Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Ketawa, Basah, Kompak! Beginilah Rasanya Capacity Building Ala PDM Kota Semarang

30 November 2025, 12:08 WIB • 2 menit baca
Ketawa, Basah, Kompak! Beginilah Rasanya Capacity Building Ala PDM Kota Semarang

MAGELANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Capacity Building PDM Kota Semarang bukan sekadar menambah wawasan, tetapi memperkuat kapasitas organisasi melalui diskusi panel bersama Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, Ketua PDM Kabupaten Magelang, dan Ketua PDM Kota Semarang. Setelah sesi pembukaan dan diskusi yang intens, peserta langsung diajak mempraktikkan nilai kerja sama melalui tantangan arus Sungai Elo (29/11/2025). Dari momen inilah mereka belajar bahwa soliditas tim tidak cukup dibahas di forum, tetapi harus diuji langsung di atas perahu karet yang dihantam arus deras.

Rafting menjadi rangkaian acara paling ditunggu, terutama bagi peserta yang memilih aktivitas pemacu adrenalin ini. Dari total peserta kegiatan, 40 orang memilih arung jeram sebagai opsi rekreasi mereka. Sebagian besar adalah para pemuda dari berbagai unsur Ortom dan peserta capacity building, sementara peserta senior lebih banyak memilih jalur wisata VW yang lebih santai. Pilihan ini memberikan nuansa berbeda, namun tetap menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan organisasi.

Adrenalin Meledak Perahu Meluncur

Perjalanan menuju sungai dimulai dengan angkutan wisata yang membawa para peserta ke titik start. Setiba di lokasi, mereka mengenakan pelampung, helm, dan menerima satu dayung masing-masing.

Pemandu memberikan briefing singkat mengenai teknik mendayung dan aturan keselamatan, membuat suasana campur antara tegang dan antusias.

Begitu perahu karet menyentuh arus pertama, riuh teriakan langsung pecah. Air menerpa wajah, perahu berguncang keras, dan adrenalin naik seketika.

“Seruuu banget! Suara saya hampir habis gara-gara teriak dan bahagia sepanjang perjalanan,” ujar Salma, peserta perwakilan Ortom Muhammadiyah, yang masih tersenyum lebar saat perahu merapat di tepi sungai.

Setiap tikungan dan bebatuan menjadi tantangan seru. Bahkan ketika ada perahu tersangkut, bukannya panik, justru yang terdengar adalah tawa dan saling menggoda antar peserta.

Rehat Singkat yang Menjadi Cerita Manis

Di tengah perjalanan 12,5 kilometer, peserta diberi kesempatan beristirahat di sebuah rest area. Di sana sudah menunggu kelapa muda segar yang dibuka langsung di tempat dan gorengan hangat yang langsung habis seketika.

Angin sejuk, suara tawa, dan tangan basah memegang kelapa muda menciptakan momen yang sulit dilupakan. Setelah energi kembali terkumpul, rombongan melanjutkan perjalanan hingga garis akhir dengan semangat yang tak berkurang.

Rafting bukan sekadar aktivitas menembus arus sungai. Setiap kayuhan dayung di Sungai Elo mengajarkan bahwa soliditas dan sinergi adalah kunci mencapai garis finish dengan selamat.

Momen ini menjadi penutup manis rangkaian capacity building bukan hanya rekreasi, tetapi latihan nyata bagaimana organisasi bisa bergerak seirama, meski arus tantangan terus datang menghadang.

Kontributor: Tim MPI PDM Semarang
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: