Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Tak Ada Lagi Putus Sekolah, Lazismu Semarang Guyur Beasiswa di Mijen

3 Februari 2026, 15:00 WIB 2 menit baca
Foto bersama di halaman sekolah yang menampilkan enam orang berdiri sejajar. Di tengah, seorang siswa laki-laki berseragam biru memegang papan simbolis bertuliskan 'Penyerahan Program BEASISWA MENTARI Lazismu Kota Semarang'. Siswa tersebut didampingi oleh pria berbaju batik, wanita berhijab merah marun, serta tiga pria lainnya yang mengenakan seragam putih berlogo Lazismu. Latar belakang menunjukkan bangunan sekolah dengan tanaman hijau dan langit cerah.
Memutus rantai putus sekolah: Perwakilan Lazismu Kota Semarang menyerahkan bantuan dana pendidikan melalui program Beasiswa Mentari kepada siswa di SD Muhammadiyah Plus Mijen (03/02/2026). Langkah nyata ini merupakan hasil penyaluran dana ZIS untuk membantu wali murid yang menghadapi kendala finansial agar impian anak-anak tetap terjaga.

Semarang, muhammadiyahsemarangkota.org — Harapan besar kini menyelimuti wajah para siswa dan wali murid di SD Muhammadiyah Plus Mijen pada Selasa (3/2/2026). Buktinya, Lazismu Kota Semarang hadir membawa angin segar berupa penyaluran Beasiswa Pendidikan SD melalui program Mentari. Langkah nyata ini menjadi jawaban bagi keluarga yang sedang berjuang melawan kendala finansial.

Kehadiran bantuan ini memastikan bahwa tidak ada impian anak yang harus terhenti di tengah jalan. Pasalnya, tim Lazismu bergerak cepat merespons kebutuhan biaya sekolah yang mendesak bagi siswa kurang mampu. Alhasil, suasana lingkungan sekolah hari ini terasa jauh lebih emosional dan penuh dengan rasa syukur.

Penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) ini menyasar para pejuang ilmu yang membutuhkan dukungan dana pendidikan. Oleh karena itu, kolaborasi antara Lazismu Kota Semarang dan Kantor Layanan Mijen menjadi bukti pengabdian yang tulus. Tujuannya, agar setiap siswa tetap semangat belajar tanpa perlu memikirkan beban biaya yang berat.

Sinergi Hebat Demi Masa Depan Generasi Muda

Selanjutnya, pihak sekolah menyambut baik inisiatif yang sangat membantu kelancaran proses belajar mengajar ini. Ternyata, kerja sama antara lembaga zakat dan institusi pendidikan Muhammadiyah menciptakan sistem pendukung yang sangat kuat bagi wali murid. Perwakilan sekolah memandang aksi ini sebagai bentuk nyata dari kepedulian sesama anggota persyarikatan.

Perwakilan sekolah memberikan apresiasi mendalam atas bantuan yang tersalurkan kepada anak didik mereka.

“Barokallah, semoga Persyarikatan Muhammadiyah melalui Lazismu bisa selalu menebar manfaat bagi umat dan meringankan beban sesama,” ungkap salah satu pengurus sekolah saat mendampingi prosesi penyerahan.

Maka dari itu, sosok penggerak pendidikan ini berharap agar program serupa terus berkelanjutan secara konsisten. Dampaknya, motivasi belajar siswa berprestasi yang terkendala ekonomi akan terus terjaga dan semakin meningkat.

Menebar Keberkahan Lewat Dukungan Pendidikan

Menariknya, program ini menjadi investasi besar bagi masa depan anak-anak di Kota Semarang. Sosok pengelola zakat menegaskan bahwa dana donatur kini berubah menjadi kepastian sekolah bagi siswa yang membutuhkan. Tujuannya, agar setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita setinggi langit.

Sinergi yang solid terbukti mampu menjaga mimpi generasi muda tetap menyala terang. Ternyata, dukungan finansial yang tepat sasaran efektif memutus rantai putus sekolah di tingkat dasar. Mari terus menebar manfaat agar dunia pendidikan kita semakin maju dan penuh keberkahan bagi semua.

Baca Juga :

Ketika Beasiswa Menjadi Cahaya

Kontributor: Tim MPI Mijen
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: