Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

LazisMU Ungkap Transparansi Laporan Dana Umat

14 Juli 2025, 21:22 WIB 3 menit baca
LazisMU Ungkap Transparansi Laporan Dana Umat

SEMARANG SELATAN, muhammadiyahsemarangkota.org – Di tengah tuntutan akuntabilitas yang tinggi di era digital, LazisMU Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam mengelola dana umat. Melalui laporan bulan Juni 2025, perhimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) ini mengungkapkan secara transparan bagaimana dana yang terkumpul disalurkan untuk berbagai program kemanusiaan. Total penghimpunan dana pada bulan Juni lalu bahkan mencapai angka fantastis, Rp1,87 miliar!

Angka tersebut, menurut data dari dokumen LazisMU Kota Semarang, terdiri dari beragam jenis dana, mulai dari zakat, infak, donasi sosial kemanusiaan (DSKL), hingga donasi untuk program intervensi atau kerja sama. Manajer Kantor Daerah LazisMU Kota Semarang, Thomy Setiawan, S.Pd., mengungkapkan bahwa capaian ini adalah bukti nyata kepercayaan masyarakat.

“Ini cermin dari amanah yang kami jalankan, sekaligus ajakan untuk melihat bagaimana dana zakat, infak, dan sedekah bertransformasi menjadi aksi nyata,” ujar Thomy dalam keterangannya kepada muhammadiyahsemarangkota.org, Senin (14/07/2025)

Ribuan Penerima Manfaat dan 9 Pilar Pendayagunaan

Dalam enam bulan terakhir, tak kurang dari 1.768 penerima manfaat telah merasakan dampak positif dari dana yang dikelola LazisMU. Mereka berasal dari berbagai kalangan, seperti anak yatim, kaum dhuafa, pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu, hingga lembaga pendidikan dan keagamaan.

Thomy Setiawan menjelaskan, LazisMU memastikan setiap rupiah disalurkan dengan tepat sasaran melalui 9 Pilar Pendayagunaan ZIS yang sudah dirancang matang.

“Pilar-pilar ini mencakup Dakwah, Kesehatan, Ekonomi, Lingkungan, Kelembagaan, Pendidikan, Kemanusiaan, Program Rutin, dan Sosial,” jelas Thomy.

Berdasarkan laporan bulan Juni, pilar yang menjadi fokus utama penyaluran dana adalah Pilar Program Rutin, dengan alokasi mencapai Rp1,34 miliar. Dana ini digunakan untuk berbagai bantuan harian seperti beasiswa, santunan lansia, paket sembako, dan kegiatan sosial keagamaan. Menyusul Program Rutin, Pilar Dakwah mendapatkan penyaluran sebesar Rp322 juta, diikuti Pilar Kesehatan dengan Rp299 juta. Pilar lainnya seperti Pendidikan, Kelembagaan, hingga Sosial juga tak luput dari perhatian.

Meskipun alokasi untuk pilar Ekonomi dan Lingkungan dalam laporan Juni 2025 terlihat lebih kecil, Thomy Setiawan menegaskan hal ini bukan berarti area tersebut diabaikan.

“Justru, angka ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami untuk memastikan program di masa depan lebih seimbang dan mampu menjangkau setiap aspek kebutuhan umat secara menyeluruh,” kata Thomy.

Program “Muharram Ceria” Berbagi Kebahagiaan

Selain laporan keuangan, LazisMU Kota Semarang juga baru saja sukses menyelenggarakan program “Muharram Ceria” untuk menyambut bulan Muharram 1447 Hijriah. Program ini didedikasikan untuk berbagi kebahagiaan dengan para yatim dan dhuafa di Kota Semarang, dengan target 100 anak yatim dan dhuafa. Puncak acara “Muharram Ceria 1447 H” telah dilaksanakan pada Ahad, 13 Juli 2025, bertempat di Masjid Taqwa Nurul Huda.

“Ini adalah salah satu contoh bagaimana kami mengimplementasikan visi kami: menghadirkan kegembiraan dan harapan bagi mereka yang paling membutuhkan,” tambah Thomy.

Ia juga menyoroti bahwa program ini sekaligus menjadi pengingat bahwa filantropi adalah tentang kepedulian yang tulus.

Transparansi yang ditunjukkan LazisMU melalui laporan ini adalah wujud nyata dari pertanggungjawaban mereka kepada para donatur, sekaligus edukasi publik tentang manfaat nyata dari ZIS sebagai instrumen sosial. Laporan ini juga menunjukkan bahwa LazisMU menerima berbagai jenis amanah, tidak hanya zakat, tetapi juga infak terikat yang ditujukan untuk program spesifik.

Kontributor: Thomy S
Editor: Riki Apr
Bagikan: