Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Libur Tanpa Gadget! Menukar Layar HP dengan Hafalan Al-Qur’an di PTM Ibnu Abbas

23 Desember 2025, 20:37 WIB • 3 menit baca
anak mengikuti pesantren liburan

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Siapa bilang liburan sekolah hanya seru jika bermain game seharian? Sebanyak 15 anak di Kota Semarang justru membuktikan hal sebaliknya. Mereka memilih meninggalkan kenyamanan rumah dan meletakkan ponsel pintar mereka demi mengikuti program Pesantren Liburan 2025. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu-Ahad (20-21 Desember 2025) ini bertempat di Pesantren Tahfidz Muhammadiyah (PTM) Ibnu Abbas, Candisari, Semarang.

Selama dua hari satu malam, para peserta menjalani petualangan spiritual yang sangat berkesan. Program ini hadir sebagai jawaban atas kekhawatiran orang tua terhadap tingginya ketergantungan anak pada gadget selama masa liburan. Di sini, para santri belajar bahwa kebahagiaan sejati muncul saat hati mulai terpaut dengan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Menukar Kecanduan Game dengan Ilmu yang Bermanfaat

Salah satu momen paling menarik muncul saat Arjuna, peserta asal Semarang, membagikan ceritanya. Ia mengaku merasa jauh lebih segar setelah berhenti sejenak dari layar ponsel.

Baginya, menghabiskan waktu bersama teman-teman baru di lingkungan pesantren memberikan kedamaian yang tidak ia temukan dalam permainan digital.

Program Pesantren Liburan 2025 ini memang mengemas materi secara menarik agar anak-anak tidak merasa bosan. Mereka tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mengikuti kajian subuh di Masjid Raya Candi Lama untuk memperkuat karakter.

“Kegiatan ini sangat menyenangkan. Saya merasa otak jadi lebih segar karena bisa berhenti sejenak dari kecanduan game di HP. Selain itu, di sini saya bisa menambah banyak ilmu baru,” ujar Arjuna dengan penuh semangat.

Pihak pesantren sengaja menciptakan suasana yang membuat anak-anak merasa nyaman selama proses “detoks digital” tersebut.

Hasilnya, para peserta menunjukkan kemajuan signifikan dalam penguasaan doa dan hafalan singkat dalam waktu yang cukup singkat.

Peluang Emas Beasiswa PTM Ibnu Abbas Tahun Depan

Kabar yang paling ditunggu akhirnya muncul pada puncak acara di hari Ahad. Melihat antusiasme tinggi dari para peserta, pengurus PTM Ibnu Abbas secara resmi mengumumkan rencana pembukaan program beasiswa.

Pihak pesantren menyiapkan kuota khusus bagi 15 santri berprestasi yang ingin mendalami Al-Qur’an lebih serius pada tahun ajaran mendatang.

Program beasiswa ini bertujuan menjaring bibit unggul dari Kota Semarang dan sekitarnya. Pengelola ingin memastikan bahwa anak-anak yang memiliki potensi besar dalam bidang tahfidz mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak tanpa terkendala biaya.

“Melihat semangat para peserta yang bertahan dari hari Sabtu hingga Ahad ini, kami optimis untuk membuka peluang beasiswa bagi 15 santri berprestasi tahun depan,” tegas salah satu pengurus pesantren.

Pihak pengelola berharap beasiswa ini mampu mencetak generasi muda yang memiliki akhlak mulia dan kecerdasan spiritual yang tinggi. Penutupan kegiatan ini meninggalkan kesan manis bagi para orang tua.

Mereka melihat anak-anak mereka pulang dengan senyum lebar, membawa kebiasaan baru yang lebih positif, dan semangat yang menyala untuk kembali menghafal Al-Qur’an.

Kontributor: M Fahim Ahsani
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: