Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Makassar Menanti! Strategi Matang Kontingen Semarang Hadapi Olympicad

12 Januari 2026, 12:16 WIB 2 menit baca
Lima orang pimpinan Majelis Dikdasmen PDM Kota Semarang duduk di meja depan dengan taplak hijau motif batik, memberikan pembekalan kepada peserta Olympicad di dalam sebuah ruangan kelas
Sinergi menuju kemenangan: Jajaran pengurus Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Semarang memberikan arahan teknis dan penguatan mental bagi 33 peserta kontingen Olympicad di SMP Muhammadiyah 3 Semarang. Pertemuan ini mematangkan persiapan 13 cabang lomba yang akan dipertandingkan di Universitas Muhammadiyah Makassar pada Februari mendatang

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org — Kontingen ini mengirimkan 33 peserta yang terdiri dari siswa dan guru pendamping. Mereka akan berlaga pada 13 cabang lomba yang berbeda. Pilihan lombanya beragam, mulai dari Matematika, Biologi, dan Kimia. Selain itu, ada pula kategori kreatif seperti Story Telling, Desain Poster, hingga Dakwah Digital. Kategori unik seperti Ismu in Arabic dan Kaligrafi juga menjadi andalan untuk mendulang prestasi di Sulawesi.

Semangat membara menyelimuti SMP Muhammadiyah 3 Semarang pada Sabtu (10/01/2026). Puluhan siswa berkumpul untuk mematangkan persiapan menjelang ajang bergengsi Olympicad di Universitas Muhammadiyah Makassar. Agenda ini bertujuan memberikan pembekalan teknis bagi kontingen asal Kota Semarang. Harapannya, mereka lebih siap menghadapi kompetisi tingkat nasional tersebut.

Membangun Mental Calon Juara yang Tangguh

Pembekalan ini menyasar penguatan mental para peserta selain kesiapan teknis. Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Semarang, Sutarto, memberikan suntikan semangat kepada seluruh siswa.

Sosok ini ingin para siswa memiliki daya juang tinggi. Persaingan di Makassar nanti diprediksi sangat ketat karena mempertemukan sekolah terbaik se-Indonesia.

“Kita berkumpul untuk memberi dukungan dan membekali mental anak-anak menjadi calon juara. Orang tua dan guru sudah sepakat untuk saling mendoakan. Anak-anak kini bertekad datang untuk menang di Makassar,” tegas Sutarto saat memotivasi peserta.

Dukungan wali murid menjadi fondasi utama bagi kesehatan dan semangat siswa sebelum berangkat pada 11 Februari mendatang.

Sinergi Orang Tua dan Tagline “Datang untuk Menang”

Sementara itu, Pembina Majelis Dikdasmen PDM Kota Semarang, Dr. Bunyamin, M.Pd., menekankan pentingnya persiapan matang sejak dini.

Pendidik ini menjelaskan bahwa koordinasi antara sekolah dan orang tua menjadi kunci sukses tahun ini. Bahkan, beberapa orang tua siap terbang langsung ke Makassar untuk mendampingi buah hati mereka bertanding.

“Kita buat tagline tadi untuk menyemangati anak-anak; kontingen Olympicad Kota Semarang datang untuk menang. Harapannya, dengan persiapan sejak awal ini, hasilnya bisa maksimal dan kita bisa menjadi yang terbaik,” ungkap Dr. Bunyamin penuh optimisme.

Akhirnya, melalui pembekalan ini, seluruh anggota kontingen merasa lebih mantap dan percaya diri untuk membawa pulang medali emas ke Kota Atlas.

Perjalanan panjang menuju ajang yang digelar pada 11-15 Februari 2026 ini bukan sekadar mengejar piala.

Lebih dari itu, momen ini menjadi ruang bagi siswa SD, SMP, hingga SMK Muhammadiyah di Semarang untuk membuktikan kualitas karakter dan intelektualitas mereka di panggung nasional. Mari kita doakan agar kontingen kebanggaan ini kembali dengan senyuman kemenangan.

Kontributor: Tim MPI PDM Semarang
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: