Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Laki-Laki & Perempuan Bisa Pakai! Natus Skincare Milik Aisyiyah Resmi Rilis

25 Januari 2026, 13:46 WIB 3 menit baca
Suasana dalam ballroom hotel mewah yang dipenuhi tamu undangan duduk di meja bundar dengan taplak kuning emas. Di depan panggung terdapat layar proyektor besar dan latar belakang biru bertuliskan 'Grand Launching Natus Skincare' dengan tema pantai
Resmi mengudara di industri kecantikan: Suasana peluncuran Natus, brand skincare halal inklusif milik PT Ekonomi Aisyiyah Hasanah Makmur di Kota Lama Semarang (24/01/2026). Produk ini hadir sebagai wujud nyata dakwah ekonomi dalam menyediakan kosmetik yang halal dan toyyib bagi seluruh lapisan masyarakat.

Semarang, muhammadiyahsemarangkota.org — Siapa bilang perawatan kulit hanya monopoli kaum hawa? Buktinya, kini tren perawatan wajah semakin inklusif dan menjadi kebutuhan dasar bagi setiap orang. Menjawab tantangan tersebut, PT Ekonomi Aisyiyah Hasanah Makmur resmi memperkenalkan Natus, sebuah brand skincare halal untuk laki-laki dan perempuan. Acara grand launching yang berlangsung mewah di Metro Park View Hotel Kota Lama Semarang ini menandai langkah besar Aisyiyah masuk ke industri kecantikan nasional, Sabtu (24/01/2026).

Suasana penuh kegembiraan menyelimuti ballroom saat prosesi pemotongan tumpeng berlangsung sebagai simbol lahirnya produk kebanggaan ini. Pasalnya, Natus hadir sebagai solusi basic care yang melindungi kulit sekaligus menjamin keamanan kandungan bahan-bahannya. Tamu undangan yang terdiri dari pimpinan Aisyiyah hingga mahasiswa pun berkesempatan mencoba sampel gratis berupa moisturizer, sunscreen, dan facial wash.

Misi Dakwah Ekonomi Lewat Produk Halal dan Toyyib

Selanjutnya, Direktur Utama PT Ekonomi Aisyiyah, Prof. Dr. Eka Handriani, mengungkapkan alasan kuat di balik pemilihan lini bisnis kosmetik ini.

Sosok profesor ini menegaskan bahwa kehadiran Natus adalah wujud nyata kontribusi Aisyiyah dalam meramaikan bisnis produk halal.

Sejatinya, pemilihan skincare bertujuan agar manfaatnya bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang gender.

“Kami memilih skincare karena produk ini laki-laki pun menggunakannya. Sebagai bidang dakwah, kami memastikan skincare yang kita gunakan tentunya halal dan toyyib,” tutur Prof. Eka dengan penuh semangat.

Oleh karena itu, narasumber ini berharap Natus bisa menjadi produk kebanggaan nasional yang tidak hanya laku di pasar Jawa Tengah, tetapi juga hingga pelosok tanah air.

Targetkan Seluruh Pelosok Indonesia dan Dukungan Jamaah

Selain itu, Direktur Operasional Sus Seto turut membagikan pandangannya mengenai strategi pengembangan bisnis Natus ke depan.

Tokoh operasional ini memikul tanggung jawab besar agar Natus bisa bersaing dengan brand besar yang sudah berdiri puluhan tahun.

Alhasil, penguatan jaringan di dalam persyarikatan dan ikatan organisasi menjadi kunci utama kesuksesan distribusi produk.

“Mimpi kami adalah membawa Natus sampai ke seluruh pelosok tanah air. Kami sangat mengharapkan dukungan dari semua lini ikatan agar produk PT Ekonomi Aisyiyah ini bisa berkembang pesat,” tegas Sus Seto.

Dampaknya, sinergi antar anggota Muhammadiyah dan Aisyiyah akan mempercepat pertumbuhan ekonomi organisasi secara mandiri dan profesional.

Kualitas Dunia untuk Kemandirian Perempuan Indonesia

Kemudian, Ketua PWA Jawa Tengah sekaligus Komisaris Utama, Dr. Eny Winaryanti, M.Pd., memberikan testimoni luar biasa mengenai keunggulan produk ini.

Ternyata, meski baru meluncurkan tiga produk awal, kualitas Natus sudah mendapatkan pengakuan dari para pengguna awal yang merasakan perubahan positif pada kulit mereka.

Maka dari itu, Eny mengajak seluruh umat untuk bersama-sama membangun kemandirian ekonomi perempuan Indonesia.

“Mari bergabung membangun ekonomi umat dan kemandirian perempuan. Dari Jawa Tengah, kita bawa produk berkualitas ini menuju Indonesia, bahkan hingga pasar dunia,” ajak Dr. Eny dengan optimis.

Akhirnya, peluncuran Natus Skincare membuktikan bahwa dakwah tidak hanya di mimbar, tetapi juga melalui produk konsumsi yang aman dan syar’i.

Sejauh ini, respons kolega dan komunitas mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kehadiran brand kosmetik yang inklusif ini. Semoga langkah ini menjadi awal dari kemajuan ekonomi yang lebih berdampak luas bagi masyarakat Indonesia.

Kontributor: Tim MPI PDM Semarang
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: