Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Pemberdayaan Ekonomi Muallaf melalui Pelatihan Pembuatan Susu Kedelai

24 Juni 2025, 16:54 WIB 3 menit baca
Pemberdayaan Ekonomi Muallaf melalui Pelatihan Pembuatan Susu Kedelai

MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, SEMARANG – Pada hari Ahad, 22 Juni 2025, Muallaf Center Aisyiyah Kota Semarang menggelar pertemuan rutin dua bulan sekali yang dimeriahkan dengan kegiatan penguatan ekonomi bagi para muallaf binaannya. Pada pertemuan kali ini, Muallaf Center Aisyiyah Semarang mengadakan pelatihan pembuatan susu kedelai, atau yang lebih dikenal sebagai sari kedelai oleh BPOM.

Kegiatan penguatan ekonomi bagi para muallaf berlangsung di Rumah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang, yang terletak di Jalan Majapahit No. 101, Semarang.

Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa tokoh penting, termasuk Ketua Kantor Layanan Lazismu Aisyiyah, Nur Badriyah, dan Kepala Kantor KL Aisyiyah, Solikhati. Kehadiran mereka menambah semangat dan motivasi bagi para muallaf yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dengan lokasi yang strategis dan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para muallaf dan masyarakat sekitar. Muallaf Center Aisyiyah Semarang terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, terutama dalam bidang ekonomi dan sosial.

Pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Susu kedelai merupakan salah satu alternatif sumber protein yang baik dan dapat dikonsumsi oleh semua kalangan.

Teori dan Praktek Pembuatan Susu Kedelai

Sebelum memulai praktek, Ikhwanto selaku mentor menyampaikan teori tentang susu kedelai, termasuk pengenalan, cara pembuatan, dan teknik pemasarannya.

“Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para muallaf dalam bidang ekonomi,” kata Ikhwanto

Dengan demikian, para anggota muallaf binaan dapat memahami konsep dasar pembuatan susu kedelai dan meningkatkan keterampilan mereka dalam bidang ini. Fasilitas yang diperoleh oleh anggota muallaf binaan dalam kegiatan ini antara lain praktek langsung pembuatan susu kedelai dengan disertai sesi tanya jawab.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para muallaf dapat meningkatkan kemandirian ekonomi mereka dan menjadi lebih berdaya saing di masyarakat,” tambah Ikhwanto.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para muallaf dan meningkatkan kemandirian ekonomi mereka.

Pemanfaatan Ampas Kedelai

Dalam kegiatan ini, Nur Badriyah, Ketua Kantor Layanan Lazismu Aisyiyah, berkenan menambahkan penjelasan kepada seluruh peserta tentang pemanfaatan ampas kedelai.

“Ampas kedelai bisa dimanfaatkan untuk dibuat NuGet atau gembus dengan dicampur sedikit ragi,” kata Nur Badriyah.

Sebagai penutup kegiatan, hasil pelatihan pembuatan susu kedelai dimasukkan ke dalam botol-botol dan ditempel stiker MCA Kota Semarang untuk dibawa pulang oleh seluruh peserta pelatihan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para muallaf dapat meningkatkan kemandirian ekonomi mereka dan menjadi lebih berdaya saing di masyarakat,” tambahnya.

Bingkisan untuk Muallaf Binaan

Dalam kegiatan ini, Lazismu Kota Semarang melalui Kantor Layanan Aisyiyah memberikan bingkisan rendangmu (qurbanmu) dan kedelai untuk masing-masing peserta. Nur Badriyah juga mendukung secara pribadi dengan membagikan kain sifon yang telah dijahit untuk menyaring kedelai dan kedelai setengah kilo kepada seluruh peserta.

“Kami berharap para muallaf binaan bisa praktek di rumah dan meningkatkan pendapatan mereka,” kata Nur Badriyah.

Selain itu, MCA Kota Semarang juga membagikan doorprize kepada peserta. Tak lupa juga para muallaf binaan mengumpulkan kaleng infaq Lazismu yang akan disetorkan ke Lazismu Kota Semarang.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini dimaksudkan untuk menambah pemasukan ekonomi muallaf binaan, menguatkan keimanan, serta jiwa sosial,” pungkasnya.

Kontributor: Siti Arbainah
Editor: Muhammad Huzein Perwiranagara
Bagikan: