Tanamkan Pendidikan Karakter, Siswa SD Muhammadiyah 12 Semarang ‘Jelajahi’ Tata Surya
NGALIYAN, muhammadiyahsemarangkota.org – Mengasah empati sekaligus logika menjadi fokus utama pendidikan karakter di SD Muhammadiyah 12 Semarang melalui kegiatan luar kelas yang inspiratif. Sebanyak puluhan siswa kelas 5 dan 6 antusias mengikuti petualangan edukatif ini pada Kamis (5/2/2026).
Kegiatan bertajuk outing class ini mengajak para siswa menyambangi dua lokasi ikonik di Kota Semarang. Destinasi tersebut mencakup kantor Lazismu Kota Semarang dan Planetarium UIN Walisongo Semarang.
Pihak sekolah merancang aktivitas sekolah ini agar siswa mampu memahami fenomena alam sekaligus realitas sosial secara langsung. Perjalanan ini menjadi upaya nyata menyatukan nilai spiritual dan intelektual siswa.
Menyemai Benih Dermawan Sejak Dini
Rombongan memulai langkah pertama dengan mengunjungi kantor Lazismu Kota Semarang. Di lokasi ini, para siswa mempelajari program edukasi filantropi anak melalui dialog yang hangat.
Mereka melihat secara nyata bagaimana lembaga mengelola dana kemanusiaan untuk membantu sesama. Guru pembimbing memberikan penjelasan mendalam mengenai manfaat zakat infak sedekah bagi siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, pengalaman ini berhasil menyentuh sisi emosional para siswa agar lebih peduli lingkungan. Sekolah meyakini bahwa pendidikan karakter yang kuat bermula dari praktik berbagi sejak usia dini.
Menyingkap Tabir Rahasia Langit Malam
Setelah puas mengasah empati, petualangan berlanjut menuju Planetarium UIN Walisongo Semarang. Fasilitas astronomi canggih ini memberikan pengalaman visual yang memukau bagi seluruh peserta.
Siswa menyaksikan simulasi pergerakan planet dan rasi bintang di dalam kubah raksasa yang gelap. Aktivitas ini menjadi sarana pembentukan karakter religius sekolah dasar yang sangat efektif melalui pengamatan alam.
Selain itu, kekaguman terpancar saat siswa mempelajari fenomena gerhana secara detail. Momen ini sekaligus membuktikan bahwa ilmu pengetahuan dapat mempertebal rasa syukur kepada Sang Pencipta.
Mencetak Generasi Cerdas Berhati Lembut
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 12 Semarang, M. Burhan Khaerudin, S.Pd., menegaskan pentingnya keseimbangan dalam belajar. Ia menilai bahwa pendidikan karakter harus menyentuh aspek emosional dan logika secara bersamaan.
“Kami ingin membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara otak, tetapi juga lembut secara hati,” tutur Burhan. Ia berharap kunjungan ini mampu memantik rasa ingin tahu siswa terhadap luasnya ilmu pengetahuan.
Akhirnya, kegiatan yang berakhir pada siang hari ini meninggalkan kesan mendalam bagi peserta. Para siswa kini membawa pulang semangat baru untuk menjadi pribadi yang dermawan dan cerdas.
Baca juga :
Cara TK ABA 54 Ngaliyan Manfaatkan Isra Miraj untuk Pendidikan Karakter Anak
Kuatkan Pendidikan Karakter, Milad Muhammadiyah ke-113 di Semarang Utara Berlangsung Meriah
Strategi Pendidikan Vokasi: Cetak Lulusan Berkarakter yang Dicintai Dunia Kerja