Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Usung Aksentuasi Cendekia, Pimpinan Baru PK IMM KHSR Unimus Siap Cetak Kader Transformatif

4 September 2026, 15:23 WIB • 2 menit baca
Pengurus PK IMM K.H. Sahlan Rosjidi Unimus mengenakan jas merah maroon berdiri memegang berkas SK pelantikan di panggung Aula Lantai 8 GKB II Unimus bersama Dr. Eny Winaryati, M.Pd. dan PC IMM Kota Semarang.
Ketua Umum PK IMM KHSR Unimus 2026, IMMawati Qotrunnada Ashfiya, secara resmi menerima SK Pelantikan yang disaksikan oleh Wakil Rektor III Unimus Dr. Eny Winaryati, M.Pd. serta jajaran PC IMM Kota Semarang di Aula Lantai 8 GKB II Unimus.

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Kader mahasiswa berbasis pesantren kini siap membuktikan peran strategis mereka. Merekalah santri muda yang lahir dari rahim pesantren di lingkungan kampus. Selanjutnya, PK IMM KHSR Unimus meneguhkan arah kepemimpinan baru bertajuk The Next Transformative Movement pada Kamis (3/9/2026).

Langkah ini menjadi penegas komitmen para mahasiswa. Nilai tradisi pesantren tidak menghalangi mereka untuk tampil kritis dan progresif. Oleh karena itu, pengurus baru siap melahirkan gerakan intelektual yang adaptif. Ratusan mahasantri baru Ponpes K.H. Sahlan Rosjidi turut menyaksikan momen penting ini.

Ketua Umum PK IMM KHSR 2026, IMMawati Qotrunnada Ashfiya, menekankan pentingnya progresivitas kader. Selain itu, ia berkomitmen membentuk cendekiawan berkarakter unggul di lingkungan pesantren.

“Mari belajar dan berproses di rumah kita, IMM KH Sahlan Rosjidi sebagai satu-satunya Pimpinan Komisariat yang didukung penuh Ponpes Unimus,” tegas Qotrunnada Ashfiya saat menyampaikan pidato perdananya.

Melampaui Seremonial Demi Menghadirkan Dampak Nyata Persyarikatan

Amanah baru ini mendorong pimpinan komisariat untuk bergerak lebih dari sekadar menjalankan rutinitas panggung organisasi. Bahkan, Pimpinan Cabang IMM Kota Semarang menjadikan momen pengukuhan ini sebagai pijakan awal untuk membuktikan peran strategis mahasiswa dalam persyarikatan.

Dukungan dan harapan besar pun mengalir dari struktur kepemimpinan cabang. Sebab, organisasi menuntut para pengurus baru agar mampu melahirkan program kerja yang menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia kampus.

“Kedepannya saya berpesan IMM KHSR dapat memberikan dampak nyata untuk kawan-kawan pimpinan dan terkhusus bagi Persyarikatan,” ujar Ketua Umum PC IMM Kota Semarang, IMMawan Muhammad Haikal Nabil, S.Sos.

Meniatkan Setiap Aksi Gerakan Sebagai Nilai Ibadah

Pihak rektorat mengapresiasi tinggi semangat transformatif yang diusung oleh para pimpinan baru tersebut. Namun, pihak kampus mengingatkan bahwa keberhasilan pimpinan tidak hanya berpatokan pada megahnya agenda kegiatan, melainkan pada ketulusan niat di balik aksi nyata.

Wakil Rektor III Unimus, Dr. Eny Winaryati, M.Pd., menekankan pentingnya dimensi spiritual dalam setiap langkah perjuangan organisasi mahasiswa. Sebab, integritas kader sejati selalu lahir dari landasan moral yang kokoh.

“Sebagai kader, tentunya kita harus meniatkan segala aksi nyata semua program kerja yang dijalankan selalu diiringi niat beribadah melalui organisasi,” tutur Eny Winaryati saat menutup pesannya.

Bagikan: