Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Sinergi Lintas Wilayah: Tim Medis Muhammadiyah Jateng Perkuat Layanan Kesehatan di Tapanuli

9 Desember 2025, 18:03 WIB 3 menit baca
Sinergi Lintas Wilayah: Tim Medis Muhammadiyah Jateng Perkuat Layanan Kesehatan di Tapanuli

TAPANULI SELATAN, muhammadiyahsemarangkota.org – Jarak ribuan kilometer tak menyurutkan langkah tim medis dari Jawa Tengah untuk mengulurkan tangan ke lokasi bencana di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Lima personel terpilih yang tergabung dalam Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah Jawa Tengah resmi mendarat dan langsung tancap gas memberikan layanan kesehatan pada Jumat (5/12).

Mereka hadir di Pos Layanan MDA Batang Toru bukan sekadar membawa peralatan medis, melainkan membawa pesan solidaritas yang kuat bagi para penyintas.

Kehadiran tim ini menjadi respons vital di tengah situasi darurat akibat Siklon Tropis Senyar yang melanda wilayah tersebut sejak akhir November lalu.

Pasukan medis ini segera mengisi celah layanan kesehatan yang sempat lumpuh akibat infrastruktur yang hancur diterjang banjir bandang dan tanah longsor.

Warga setempat menyambut antusias kedatangan para “pahlawan medis” ini, mengingat kebutuhan akan pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan sangat mendesak di pengungsian.

Muhammadiyah Jawa Tengah memastikan komposisi tim yang dikirim memiliki kapabilitas mumpuni untuk menangani situasi krisis di lapangan.

EMT Muhammadiyah Jateng yang diterjunkan berjumlah lima orang. Tim itu terdiri dari Rendra Perwira Aditama sebagai dokter dari RS PKU Muhammadiyah Delanggu; Kirnawan Fadholi dan Dian Firmansyah sebagai perawat yang berasal dari RS PKU Muhammadiyah Temanggung dan RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan; serta Nur Adi Wibowo yang bertugas sebagai apoteker dari RS PKU Muhammadiyah Gombong,” dilansir dari Suara Muhammadiyah (9/12/2025)

Tim medis ini bekerja bahu-membahu dengan relawan lokal, memastikan setiap keluhan fisik warga akibat cuaca ekstrem dapat tertangani dengan presisi.

Dukungan personel dari luar daerah ini sangat krusial, sebab fasilitas kesehatan lokal banyak yang terdampak dan akses jalan menuju rumah sakit rujukan terputus total.

Ratusan Ribu Warga Terdampak Bencana

Bencana yang dipicu anomali cuaca di Selat Malaka ini memang meninggalkan jejak kerusakan yang luar biasa masif di Tapanuli Selatan.

Hujan deras tanpa jeda yang mengguyur kawasan perbukitan menyebabkan tanah menjadi labil, memicu longsor yang menutup akses jalur lintas Tarutung–Sibolga.

Berdasarkan data asesmen Poskor PDB Muhammadiyah Tapanuli Selatan, skala dampak bencana ini mencatatkan angka yang memilukan hati.

Sebanyak 179.835 jiwa terdampak langsung, dengan 69 orang menderita luka-luka dan membutuhkan perawatan intensif dari tim medis.

Duka mendalam dirasakan warga dengan jatuhnya korban jiwa sebanyak 85 orang, sementara 39 lainnya masih dinyatakan hilang dalam proses pencarian.

Kerusakan fisik juga terlihat nyata dengan 402 rumah yang hilang tersapu arus dan 1.488 hunian lainnya rusak, memaksa ribuan orang mengungsi.

Fasilitas umum tak luput dari hantaman bencana; 54 bangunan publik termasuk sekolah rusak, serta 10 amal usaha Muhammadiyah ikut terdampak.

Di sektor ekonomi, para petani harus menelan pil pahit karena 577 hektare sawah mereka hancur, melenyapkan harapan panen dalam waktu dekat.

Krisis Air Bersih dan Komitmen Relawan

Tantangan di lapangan bagi para relawan medis ini cukup berat, terutama terkait krisis air bersih dan sanitasi di 13 kecamatan terdampak.

Meski demikian, semangat EMT Muhammadiyah Jateng tak surut; mereka berkomitmen menjaga pos layanan tetap aktif selama warga membutuhkan pertolongan.

Koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar bantuan logistik dan medis bisa menembus daerah-daerah yang masih terisolasi.

Aksi nyata relawan dari Jawa Tengah ini menjadi bukti bahwa kepedulian mampu melintasi batas geografis demi memulihkan kehidupan saudara sebangsa di Tapanuli Selatan.

Bac juga : Panggilan Kemanusiaan dari Jawa Tengah: Pasukan Elite Muhammadiyah Bergerak ke Lokasi Bencana Sumut

Kontributor: Diko (Suara Muhammadiyah)
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: