Wajib Tahu! Ini Jurus ‘Tadabbur’ Alam Semesta Kunci Iman Sejati
PEDURUNGAN, muhammadiyakotasemarang.org — Semua yang ada di langit dan bumi adalah tafsir nyata dari Asmaul Husna. Inilah pesan utama yang digaungkan dalam Kajian Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tlogosari Kulon yang diadakan di Masjid Luqmanul Hakim pada Ahad (5/10/25).
Menghadirkan Ustadz Muhammad Muhtar Arifin Sholeh, seorang Dosen UNISSULA dari Fakultas Agama Islam, kajian ini membuka mata peserta untuk melihat sains dan alam semesta bukan hanya sebagai fakta ilmiah belaka, melainkan sebagai bukti otentik dan ayat-ayat keagungan Sang Pencipta yang terhampar luas.
Ustadz Muhtar menekankan pentingnya menyeimbangkan kajian antara ilmu agama (ayat qawliyah) dan pemahaman terhadap alam semesta (ayat kawniyah). Ia menyatakan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi yang kita kembangkan adalah cara paling efektif untuk Tadabbur Alam Semesta dan memahami kebesaran Allah melalui ciptaan-Nya.
Ilmu Pengetahuan: Pintu Gerbang menuju Keimanan
Dalam pemaparannya yang mendalam, Ustadz Muhtar menegaskan bahwa seorang Muslim idealnya adalah peneliti ulung. Ia mendorong jamaah untuk merefleksikan bagaimana keteraturan kosmik, mulai dari presisi gerak planet hingga kompleksitas sistem biologi, merupakan manifestasi sifat Allah yang Maha Kuasa dan Maha Bijaksana (Al-Khaliq).
“Seringkali, kita terfokus hanya pada ayat-ayat yang tertulis di dalam mushaf, padahal semua yang ada di langit dan bumi ini adalah tafsir nyata dari Asmaul Husna. Semakin kita mendalami fisika, biologi, atau astronomi, seharusnya semakin yakin kita akan keesaan dan kesempurnaan Allah,” tegas Ustadz Muhtar.
Ia menambahkan, “Jangan takut pada Sains. Justru saat Anda menemukan kerapian sebuah sel atau putaran galaksi, di situlah Anda harus bersujud, karena itu adalah tanda tangan Tuhan yang paling jelas.”
Kajian ini, yang berfokus pada pembinaan umat Tlogosari, secara efektif mengikis pandangan yang memisahkan antara ilmu pengetahuan dan keimanan.
Ustadz Muhtar menyebut semangat ini sebagai ciri khas dari ulul albab (orang-orang yang berakal) yang selalu merenungi ciptaan Tuhan. Beliau juga berpesan, “Membaca Al-Qur’an itu wajib, tapi membaca alam semesta itu adalah bonus ilmu yang akan melipatgandakan keyakinan Anda!”
Kegiatan ini merupakan program berkelanjutan untuk menjadikan umat lebih cerdas, berwawasan luas, dan mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan modern.
Acara yang berlangsung khidmat di Masjid Luqmanul Hakim ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif, menunjukkan semangat belajar yang tinggi dari warga.
Pesan penting yang dibawa dari acara ini adalah sebuah ajakan untuk mengubah cara pandang: dunia bukan sekadar tempat tinggal, melainkan sebuah kitab terbuka yang berisi ayat-ayat keagungan.