MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, SEMARANG – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Lazismu Kota Semarang menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dengan menyalurkan 150 pohon akar kuat dalam kegiatan konservasi tanah dan air di RW 7 Dusun Kalialang, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pelihara Daratmu pilar lingkungan yang melibatkan kolaborasi strategis dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang.
Penanaman pohon dilakukan di kawasan rawan longsor dan kekeringan yang selama ini menjadi perhatian warga setempat. Pohon-pohon yang ditanam terdiri dari jenis yang memiliki akar kuat, seperti nangka, alpukat, dan sukun, yang berfungsi menahan erosi tanah serta menjaga cadangan air tanah.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar penanaman, tetapi juga dibarengi dengan edukasi lingkungan bagi warga, khususnya terkait peran vegetasi dalam menjaga ekosistem dan mencegah bencana alam. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan pemahaman tentang pentingnya penghijauan, sedangkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyampaikan materi kesiapsiagaan menghadapi bencana alam seperti tanah longsor dan kekeringan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga lingkungan dan tergerak untuk berpartisipasi dalam upaya konservasi alam. Dengan penanaman pohon dan edukasi lingkungan, diharapkan kawasan rawan longsor dan kekeringan dapat menjadi lebih aman dan lestari.
Dorong Kemanfaatan Berkelanjutan
Ketua Lazismu Kota Semarang, Agus Alwi Mashuri, M.Kom, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan keagamaan dalam merawat bumi.
“Kami ingin memastikan keberlangsungan hidup di muka bumi, dengan kemanfaatan yang berkelanjutan,” ungkap Agus Alwi.
Melalui kegiatan ini, Lazismu kota Semarang berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan melestarikan alam untuk keberlangsungan hidup yang lebih baik.
Dukung Gerakan Penghijauan
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang mengapresiasi gerakan penghijauan yang dilakukan oleh Lazismu Semarang sebagai bentuk sinergi antara masyarakat, lembaga filantropi, dan pemerintah dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang juga menekankan pentingnya upaya preventif dalam mitigasi bencana melalui program penghijauan seperti ini.
Dengan adanya kegiatan ini, kedepan Dusun Kalialang menjadi wilayah yang lebih hijau, tangguh terhadap perubahan iklim, dan berdaya dalam menjaga lingkungannya secara mandiri.
Melalui kerja sama ini, diharapkan lingkungan di Kota Semarang dapat menjadi lebih lestari dan masyarakat dapat lebih siap menghadapi perubahan iklim dan bencana alam.
Kontributor : Thomi Setiawan
Editor : Muhammad Huzein Perwiranagara



