MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, NGALIYAN – Masjid At-Taqwa 2 Wates mengadakan Pengajian Umum dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj sekaligus Tarhib Ramadan 1446 H pada Ahad, 15 Februari 2025. Acara ini dihadiri sekitar 200 jamaah yang dengan khidmat menyimak kajian yang disampaikan oleh Drs. H. Fahrurrozi M.Ag. dengan pembawaan yang renyah dan jenaka. Turut hadir dalam acara ini perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Dr. Bunyamin M.Pd. yang memberikan sambutan sekaligus dukungan atas kegiatan tersebut.
Sebelum kajian dimulai, Panitia Bulan Ramadan Masjid At-Taqwa mengajak jamaah untuk turut serta memakmurkan masjid melalui berbagai program yang telah disusun oleh Takmir Masjid. Program-program tersebut meliputi salat tarawih berjamaah, kajian-kajian islami, serta buka puasa bersama yang diharapkan dapat meningkatkan kebersamaan di bulan suci Ramadan.
Dalam kajiannya, Ustadz Fahrurrozi mengulas berbagai topik keislaman, termasuk asal-usul nama bulan dalam penanggalan Jawa yang diadaptasi dari kalender Islam, seperti Asyura menjadi Sura, Rabiul Awal menjadi Mulud, hingga Ramadan yang disebut Poso. Beliau juga menyinggung pentingnya meluruskan keyakinan dan menghindari tahayul dengan pendekatan yang bijaksana.
Selain itu, kajian ini menekankan makna Isra’ Mi’raj sebagai peristiwa yang mengajarkan pentingnya salat dalam kehidupan seorang Muslim. Ustadz Fahrurrozi juga mengingatkan jamaah untuk tidak terjebak dalam iri terhadap nikmat orang lain, serta memahami bahwa hidup hanyalah tentang sawang sinawang.
Dalam rangka menyambut Ramadan, beliau mengajak jamaah untuk membawa serta anak-anak dalam kegiatan ibadah, karena mereka adalah generasi penerus yang kelak akan mendoakan orang tua. Ia juga mengingatkan tentang keutamaan memberi makan kepada orang yang berpuasa, yang pahalanya setara dengan berpuasa itu sendiri.
Acara ini berlangsung dengan penuh antusiasme dari para jamaah, yang berharap agar kegiatan serupa terus diadakan guna mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan Masjid At-Taqwa 2 Wates.
Kontributor : Agung Setia Bhakti
Editor : Muhammad Huzein Perwiranagara