MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, Amalan yang pahalanya tidak akan terputus diistilahkan sebagai amal jariyah. Meskipun istilah amal jariyah sudah banyak dibicarakan oleh masyarakat, namun banyak yang belum tahu apa sebenarnya arti dari amal jariyah ini. Jika dilihat secara tata bahasa atau secara harfiahnya, maka istilah ini merujuk pada dua suku kata, “amal’ dan “jariyah” yang merupakan serapan dari bahasa Arab. Jika diartikan secara per kata, maka “amal” memiliki arti sebagai perbuatan, sementara “jariyah” artinya mengalir.
Dengan merujuk pada pengertan harfiah tersebut, maka bisa dikatakan bahwa amal jariyah merupakan perbuatan yang mengalir. Jika dimaknai lebih dalam, maka amal jariyah adalah sebuah perbuatan yang kebaikan dan amalannya akan terus mengalir sampai kapanpun. Dalam arti lain, amal jariyah ini merupakan suatu perbuatan yang dilakukan oleh seseorang demi kebaikan dan kemaslahatan di jalan Allah, namun ketika dirinya sudah tidak ada dan meninggal sekalipun, amalan dari perbuatannya itu tetap akan membuahkan pahala. Tentunya, selama apa yang dibuatnya berguna dan bermanfaat bagi orang lain, maka selama itu pula orang tersebut akan mendapat pahala dari Allah.

Jika melihat dari segi pengertian dan makna, maka sudah sangat jelas sekali bahwasannya amal jariyah ini merupakan amal yang tidak akan terputus setiap ganjaran atau pahalanya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلا مِنْ ثَلاثَةٍ : إِلا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
Terjemahan : Dari Abu Hurairah RA berkata: Rasulullah bersabda: “Apabila manusia itu meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga: yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak sholeh yang mendoakan kepadanya.” (HR Muslim).
Dalam hadits tersebut, terdapat salah satu amalan yang pahalanya tidak akan terputus meskipun orang yang melakukan amalan tersebut sudah mati. Hal itu tidak lain adalah sedekah jariyah, karena sedekah jariyah ini adalah sebuah amalan yang pahalanya terus mengalir dan tidak terputus.
Sebagaimana diriwayatkan juga dalam hadits berikut ini :
إِنَّ مِمَّا يَلْحَقُ الْمُؤْمِنَ مِنْ عَمَلِهِ وَحَسَنَاتِهِ بَعْدَ مَوْتِهِ عِلْمًا عَلَّمَهُ وَنَشَرَهُ وَوَلَدًا صَالِحًا تَرَكَهُ وَمُصْحَفًا وَرَّثَهُ أَوْ مَسْجِدًا بَنَاهُ أَوْ بَيْتًا لِابْنِ السَّبِيلِ بَنَاهُ أَوْ نَهْرًا أَجْرَاهُ أَوْ صَدَقَةً أَخْرَجَهَا مِنْ مَالِهِ فِي صِحَّتِهِ وَحَيَاتِهِ يَلْحَقُهُ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ
Terjemahan : Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Sesungguhnya yang didapati oleh orang yang beriman dari amalan dan kebaikan yang ia lakukan setelah ia mati adalah: Ilmu yang ia ajarkan dan sebarkan, Anak shalih yang ia tinggalkan, Mushaf Al-Qur’an yang ia wariskan, Masjid yang ia bangun, Rumah bagi ibnu sabil (musafir yang terputus perjalanan) yang ia bangun, Sungai yang ia alirkan, Sedekah yang ia keluarkan dari harta ketika ia sehat dan hidup.(HR Ibnu Majah dan Ibnu Khuzaimah dari Abu Hurairah r.a. Al-Matjarur-Rabih hlm. 24 nomor 36).
Jika melihat dari segi pengertian dan makna, maka sudah sangat jelas sekali bahwasannya amal jariyah ini merupakan amal yang tidak akan terputus setiap ganjaran atau pahalanya. Pun apalagi kita tidak punya materi namun kita punya pengetahuan, lalu kita mengajarkan ilmu tersebut dan bermanfaat bagi orang banyak, maka pahalanya untuk kita akan terus mengalir. Dan itu pun disebut juga sebagai amal jariyah.
Keutamaan Amal Jariyah
Dengan memerhatikan beberapa penjelasan lengkap mengenai amal jariyah ini, tentu sangat besar sekali makna dan hakikatnya. Tak hanya itu, rupanya amal jariyah pun bisa membawa manfaat dan keutamaan yang sangat luar biasa. Beberapa keutamaannya seperti berikut ini:
1. Seseorang yang melakukan shodaqoh atau amal jariyah, maka hal tersebut tidak akan pernah membuat hartanya berkurang, justru hal tersebut akan membukakan pintu rezeki bagi pelakunya.
2. Mereka yang melakukan amal jariyah memiliki kedudukan yang mulia di sisi Allah SWT.
3. Allah SWT melipatgandakan pahala bagi siap saja yang melakukan amal jariyah, dan pahala dari perbuatan tersebut tidak akan pernah terputus meskipun pelakunya telah meninggal dunia.
4. Allah SWT akan menghapuskan segala kesalahan dan dosa-dosa bagi pelaku amal jariyah.
5. Dengan beramal jariyah, maka pintu-pintu keburukan akan tertutup dan pintu-pintu kebaikan akan terbuka dengan lebar.
6. Amal jariyah merupakan salah satu tanda syukur atas karunia yang telah diberikan Allah SWT. Selain itu, perbuatan tersebut juga dapat mencerminkan keimanan seorang hamba kepada penciptanya.
7. Amal jariah merupakan suatu perbuatan yang dapat membersihkan jiwa seseorang dari sifat kikir, sombong, dan tamak. Karena sifat-sifat tersebut dapat menghantarkan seseorang ke dalam siksa api neraka.

Salurkan donasi terbaik anda melalui:
Lazismu PDM Kota Semarang
Memberi Untuk Negeri
Zakat
Bank Syariah Indonesia
777 888 1785
Infaq
Bank Syariah Indonesia
777 888 1785
Konfirmasi :
0856 4087 3531 (call center Lazismu Kota Semarang)
0813 2755 1238 (Abdullah Hasan)
Penulis : AM Jumai
Editor : Muhammad Huzein Perwiranagara