MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, SEMARANG TENGAH – Dalam rangka memperkuat silaturahmi antar warga Muhammadiyah dan Aisyiyah di Kelurahan Sekayu, Kecamatan Semarang Tengah sekaligus mengenalkan sejarah Masjid Taqwa Sekayu. Maka pimpinan ranting muhammadiyah dan aisyiyah Sekayu menggelar kegiatan jalan sehat pada hari Ahad, tanggal 17 September 2023.
Mengambil titik start dan finish di pertigaan sekayu masjid dan sekayu temenggungan, kegiatan jalan sehat tersebut mengambil rute sekayu raya I, sekayu raya II, jalan inspeksi, pertigaan bedagan, SDN Sekayu, mushola At-Taqwa Bedagan, jalan pemuda, sekayu raya, sekayu raya I, dan finish di sekayu temenggungan.
Kegiatan jalan sehat tersebut disambut antusias oleh warga muhammadiyah dan aisyiyah yang berdomisili di kelurahan Sekayu dan sekitarnya. Sekitar lebih dari 200 orang mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tampak mengikuti kegiatan jalan sehat tersebut.
Selain melakukan kegiatan jalan sehat, para peserta juga diperkenalkan dengan sejarah dari masjid Taqwa Sekayu yang sudah ada dari tahun 1413, dan para peserta bisa melihat sejarah masjid Taqwa Sekayu tersebut melalui relief yang ada di jalan Sekayu raya II persisnya depan gang masjid. Pada tiap jengkal relief yang ada di masjid Sekayu terpampang nyata sosok Sunan Kalijaga. Digambarkan bersorban lengkap dengan jubah khasnya.
Di daerah Sekayu yang dulu bernama Perkayuan yang artinya banyak kayu, Sunan Kalijaga diceritakan bersua dengan Kiai Kamal, seorang murid sekaligus utusan Sunan Gunungjati. Kiai Kamal selanjutnya membantu Sunan Kalijaga saat membangun sebuah masjid yang kini mahsyur dikenal sebagai masjid Sekayu. Awalnya masjid Sekayu hanya dibuat ala kadarnya. Bahkan bentuknya amat sederhana. Dinding-dindingnya dari lembaran kayu. Sedangkan alasnya masih berupa tanah.
Usai mndapatkan penjelasan dari sejarah masjid Sekayu melalui gambaran relief tersebut, selanjutnya para peserta mendapatkan sarapan gratis serta pembagian doorprise dari panitia yang semakin menambah semarak dari kegiatan jalan sehat tersebut. Serta terdapat pula pelayanan pos binaan terpadu (Posbindu) dari pengurus RW I untuk memberikan edukasi dan pelayanan kesehatan gratis mengenai penyakit tidak menular (PTM), antara lain penyakit jantung, diabetes, dll.
Editor : Muhammad Huzein Perwiranagara