Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.


MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, SEMARANG – Semangat kebersamaan dan ukhuwah terpancar hangat dalam halalbihalal Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang, Jum’at (18/4/2025) di Masjid At Taqwa Ngaliyan, Wates. Momentum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi dakwah lintas struktur Muhammadiyah dan organisasi otonomnya.

Lebih dari 700 kader persyarikatan menghadiri momentum akbar ini. Meraka terdiri atas pengurus Muhammadiyah, Aisyiyah dan ortomnya (Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, IMM, IPM, Hizbul Wathan, dan Tapak Suci). Peserta yang hadir mulai dari pengurus daerah, cabang hingga ranting. Saat ini PDM Kota Semarang memiliki 19 PCM (Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan 109 PRM (Pimpinan Ranting Muhammadiyah).

Ketua PDM Kota Semarang Dr. K.H. Fachrur Rozi, M.Ag. langsung memimpin acara tersebut didampingi Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Semarang Aminah Kurniasih, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran pimpinan pleno PDM dan PDA Kota Semarang. Turut hadir pula Wakil Wali Kota Semarang Ir. H. Iswar Aminuddin, M.T., lurah Desa Wates dan Ketua Takmir Masjid At Taqwa Ngaliyan Prof. Dr. Ahwan Fanani, M.Ag.

Dalam sambutannya, Ketua PDM Kota Semarang menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi pemantik semangat dakwah hingga ke tingkat cabang dan ranting. Ia menegaskan pentingnya peran strategis Muhammadiyah dalam mendampingi masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, dan gerakan sosial.

“Wujud nyata Muhammadiyah dalam memberikan dampak langsung kepada masyarakat sekaligus mendukung program-program Pemerintah Kota Semarang,” ujarnya.

Ketua PDM Kota Semarang, Dr. H. Fahrur Rozi M.Ag. ketika menyampaikan sambutan dalam acara Halal Bihalal Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang

Mitra Strategis

Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Semarang, Ir. H. Iswar Aminuddin, M.T., mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah dalam memajukan Kota Semarang. Ia menyebut, keberadaan Muhammadiyah telah memberikan sumbangsih besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Muhammadiyah yang selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah. Peran Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tuturnya dalam sambutan tertulis mewakili wali kota Semarang.

Adapun halalbihalal diisi dengan tausiyah oleh oleh Ustadz Wahyudi Sarju Abdurrahim, Lc, M.M., dari Majelis Tarjih dan Tajdid PW Muhammadiyah Jawa Tengah. Pengasuh Ponpes Al Muflihun Temanggung tersebut membahas kiprah Muhammadiyah dari tingkat nasional hingga internasional. Ia juga menyoroti pentingnya regenerasi kader sebagai bagian dari keberlanjutan gerakan.

“Muhammadiyah perlu menyikapi krisis kader secara serius. Kader itu tidak bisa ditunggu datang, tetapi harus dibentuk melalui proses pembinaan yang berkelanjutan,” tegasnya di hadapan para jamaah.

Penyerahan bantuan kerjasama program peduli kesehatan pejuang sampah dari RSIA Ananda Mijen dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang kepada Lazismu Kota Semarang

Dalam halalbihalal juga disampaikan capaian penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) oleh Lazismu Kantor Daerah (Kanda) Kota Semarang. Divisi program Lazismu Kanda Kota Semarang Tri Ari Rangga Esa mengatakan angka penghimpunan ZIS selama ramadan 1446 H menyentuh angka Rp 2,628 miliar. Ada lima Kantor Layanan (KL) terbaik dalam penghimpunan tersebut dan mendapatkan apresiasi. Yakni: Kantor Layanan (KL) Banyumanik, KL Candisari 2, KL Gunungpati 2, KL Ngaliyan, dan KL Tembalang 1.

Sebagai bentuk penguatan program berkelanjutan bidang Kesehatan dan lingkungan hidup, LazisMu mengumumkan kerja sama strategis dengan RSIA Ananda Mijen dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, menandai kiprah Muhammadiyah dalam bidang kesehatan dan pelestarian lingkungan.

Kemeriahan acara halalbihalal semakin terasa dengan kehadiran stand UMKM binaan warga Muhammadiyah. Sejumlah produk unggulan dijajakan kepada hadirin yang datang. Mulai dari kuliner khas hingga kerajinan tangan. Ini menjadi wujud nyata pemberdayaan ekonomi umat sekaligus sarana promosi produk lokal.

Acara kemudian ditutup dengan doa oleh Sekretaris Takmir Masjid At Taqwa Ngaliyan Yusuf Isnan, M.A, dan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah.


Kontributor : Riky Apriyanto
Editor : Muhammad Huzein Perwiranagara