Oleh: Prof. Dr. Ir. Nurrahman M.Si. (Wakil Ketua Majelis Pustaka & Informasi PDM Kota Semarang)
MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, SEMARANG – Momentum kurban merupakan momen yang sangat penting bagi umat Islam, di mana mereka dapat berbagi dengan sesama dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Namun, dalam momentum ini, penting juga untuk menangani daging kurban dengan baik agar tetap aman dan sehat untuk dikonsumsi.
Muhammadiyah Kota Semarang memiliki pakarnya di bidang pangan, Prof. Dr. Ir. Nurrahman M.Si., yang baru saja menjadi guru besar di Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS). Sebagai ahli pangan, Prof. Nurrahman memiliki pengetahuan dan pengalaman yang luas dalam menangani daging kurban dengan baik.
“Dalam menangani daging kurban, kita perlu memperhatikan beberapa hal, seperti kebersihan, suhu, dan cara penyimpanan. Kita juga perlu memastikan bahwa daging kurban yang kita konsumsi aman dan sehat, serta tidak terkontaminasi oleh bakteri atau zat-zat lain yang berbahaya.” kata Prof. Nurrahman.
Prof. Nurrahman menjelaskan bahwa penanganan daging kurban yang baik dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti menyimpan daging di tempat yang sejuk dan kering, membersihkan peralatan dan permukaan yang digunakan untuk menangani daging, serta memastikan bahwa daging tidak terkontaminasi oleh bakteri atau zat-zat lain yang berbahaya.
“Dengan menangani daging kurban dengan baik, kita dapat memastikan bahwa daging tersebut aman dan sehat untuk dikonsumsi, serta dapat meningkatkan kualitas hidup kita,” tambah Prof. Nurrahman.
Muhammadiyah Kota Semarang berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam menangani daging kurban dengan baik. Dengan adanya pakar seperti Prof. Nurrahman, Muhammadiyah Kota Semarang dapat memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat tentang cara menangani daging kurban dengan baik.
“Momentum kurban ini merupakan kesempatan yang baik bagi kita untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian dalam menangani daging kurban dengan baik. Kita dapat memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kualitas hidup kita dan masyarakat sekitar.” kata Prof. Nurrahman
Dengan demikian, momentum kurban dapat menjadi kesempatan yang baik bagi kita untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian kita dalam menangani daging kurban dengan baik, serta meningkatkan kualitas hidup kita dan masyarakat sekitar.
Editor : Muhammad Huzein Perwiranagara