Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.
Mushola Al-Falah Gunung Brintik, lokasi pelaksanaan qurban kolaborasi PCM Semarang Selatan, Lazismu Kota Semarang, dan MCA Kota Semarang


MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, SEMARANG SELATAN – Momen Idul Adha 1444 H bagi sebuah lembaga dakwah adalah sangat bermanfaat. Salah satunya untuk pemberdayaan masyarakat marjinal. Kegiatan utamanya adalah penyembelihan hewan qurban dan pendistribusian dagingnya. Lokasi kegiatan di mushola Al-Falah Gunung Brintik, Semarang Selatan. Dimana pembagian daging hasil qurban tersebut di peruntukkan semuanya bagi masyarakat Gunung Brintik, setelah di kembalikan haknya sohibul qurban.


Kegiatan Lazismu terutama adalah mensosialisasikan program tersebut kepada masyarakat luas. Baik melalui jalur resmi kelembagaan maupun chanel media sosial yang lebih mudah di akses. Mulai saat di canangkan di awal Juni hingga menjelang hari H idul qurban, telah dilakukan sosialisasi dan kunjungan-kunjungan ke berbagai tokoh masyarakat serta tokoh persyarikatan. Kegiatan ini dilakukan bersama melibatkan stakeholder yang bersedia menjalankan pola dakwah sosial sebagaimana dilaksanakan.


Penyembelihan hewan qurban di lokasi pemberdayaan semula di rencanakan hari Rabu, dan dapat terlaksana pada Kamis (29/6/23). Ketika tim Lazismu menyerahkan hewan qurban pada hari Rabu, panitia baru mendapatkan qurban 2 ekor kambing, ditambah 2 dari hasil penggalangan Lazismu, terhitung baru empat ekor kambing. Namun dengan izin Allah, masyarakat calon sohibul qurban yang mengetahui acara tersebut di laksanakan, mereka langsung mengirim hewan qurban ke lokasi. Walhasil, sore harinya satu persatu sohibul qurban mengantarkan qurbannya bahkan hingga malam hari.

Proses pembagian daging qurban di mushola Al-Falah Gunung Brintik, Semarang Selatan


Sampai dengan Kamis pagi itu, tidak disangka hewan qurban terkumpul sebanyak 12 ekor kambing. Masyarakat sekitar sudah berdatangan, berkumpul di lokasi mushola. Kebanyakan mereka takjub, baru kali ini terkumpul hewan qurban sebanyak ini, tahun lalu mendapatkan 2 ekor kambing saja. Para warga siap bergotong royong mengeksekusi kambing qurban tersebut, di pimpin oleh Ustad Ali Muhtar, yang adalah tokoh masyarakat sekaligus imam mushola Al-Falah.


Mengeksekusi 12 ekor kambing secara gotong royong menjadikan pekerjaan cepat selesai. Kambing di potong di kuliti dan di potong kecil-kecil, lalu di kemas dijadikan paket daging beserta tulangnya. Tidak lupa hak sohibul qurban dikembalikan, selebihnya di distribusikan kepada seluruh warga, yang meliputi 6 RT yaitu RT 5 s/d 10 di wilayah RW 03. Satu RT beranggotakan rata-rata 40 kk. Sehingga distribusi daging qurban mencakup sekitar 240 kk di RW 03 Gunung Brintik. Masih ada tambahan lagi sebanyak 15 paket daging qurban dari PRA Wonodri dan 20 paket dari masjid Assalam menambah jumlah paket daging untuk di distribusikan ke warga.


Ali Muhtar menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Muhammadiyah dan Lazismu atas perannya menggerakkan ibadah qurban di musholla Al-Falah. Ali berpendapat bahwa masyarakat lingkungannya mulai timbul kesadaran baru akan pentingnya ibadah qurban untuk mengembangkan kegiatan kemasyarakatan di lingkungan itu.


Secara terpisah pimpinan cabang Muhammadiyah Semarang Selatan, AM Jumai juga menyatakan terharu atas pencapaian yang tidak di sangka-sangka tersebut. Pada awalnya PCM merasa kurang optimis karena waktu persiapan program yang sangat sempit, kurang dari satu bulan. Dengan pencapaian ini dirinya sangat bersyukur pada Allah, dan memberikan apresiasi kepada masyarakat terutama sohibul qurban yang telah tergerak untuk saling membantu. Menjalankan ibadah sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial, saling menguatkan di masyarakat.


Panitia juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh sohibul qurban, tokoh masyarakat setempat, juga kepada Lazismu, PCM Semarang Selatan, PRM, PRA dan juga kepada MCA atas terselenggaranya kegiatan qurban ini. Semoga Allah selalu melindungi dan memudahkan setiap amal kebaikan yang di lakukan, amiin ya robbal alamin.





Kontributor : Abdullah Hasan Pardjojo
Editor : Muhammad Huzein Perwiranagara