
MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, TEMBALANG – Pentas Seni SD ‘Aisyiyah Saubari Bening Hati merupakan kegiatan pertunjukan yang diselenggarakan sebagai kegiatan penutup akhir tahun ajaran 2022/2023. Tidak jauh berbeda pada sekolah umumnya, pertas seni diadakan dalam program tahunan. Namun SD ‘Aisyiyah Saubari Bening Hati sebagai sekolah yang baru memiliki ijin operasional di tahun 2022 menyambut dengan suasana yang tidak biasa dikarena ini adalah pengalaman pensi petama sekolah.
Berlokasi di Jl. Bukit Kencana Raya no 7, kelurahan Meteseh, kecamatan Tembalang. Kegiatan ini mengusung tema “Gelar Kreasi Budaya Jawa Tengah”yang dimaksudkan agar lebih mengenal budaya Jawa Tengah yang dipersembahkan dalam berbagai bentuk tarian, kuliner serta icon beberapa kota di jawa tengah. Dalam gelar ini diawali pra acara marching band yang merupakan salah satu kegiatan ekstra kulikuler di sekolah, Penampilan marching disambut meriah oleh para tamu. Dilanjut kegiatan Pembukaan yang dipandu oleh MC Ibu Guru Kelas III, Dewi Ariyanti, S.Pd. dan Ibu Guru Kelas II, Laylatun Nur Aini, S.Pd. Kegiatan dibuka secara hikmat dengan lantunan tilawah dan saritilawah oleh Ananda Ananda Aqilatul Munawwaroh dan Ananda Anindita Vega Syakira dari SD ‘Aisyiyah SBH.
Kepala sekolah SD Aisyiyah Saubari Bening Hati, Qurotul A’yuni, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih sebanyak-sebanyaknya kepada panitia dan tim beserta wali murid atas kontribusi, kolaborasi dan kreativitas terbaiknya. Alhamdulillah dalam pensi pertama ini semua anak-anak tampil 100% unjuk keberanian di panggung.
Dalam acara pentas seni tersebut turut hadir Bendahara PDM Kota Semarang, Ir. H. Heru Isnawan,M.M yang juga merupakan pewakif SD ‘Aisyiyah SBH, didalam sambutannya menyampaikan bangga dan berharap anak-anak bisa lebih berani lagi keluar untuk berkompetisi di ajang lainnya.

Runtutan tampilan diawali dengan tari jaranan, tari ngunduh belimbing, tari padhang bulan , tari jamuran , tari prahu layar. Setengah kegiatan dijeda dengan pentas tapak suci yang merupakan salah satu ekskul di SD ‘Aisyiyah SBH. Dilanjut dengan tampilan tari goyang semarangan, tari semarang rumah kita, tari gambang suling, cublak-cublak suweng, menyanyi lir ilir, dan ditutup dengan tari gundul-gundul pacul.
Tentunya kegiatan ini sukses dan meriah juga karena support dari komite serta para wali murid. Para wali murid berantusias hingga mereka lembur sampai malam menyiapkan booth ciri khas kota masing-masing. Stand 1 menyajikan ikon kota Semarang, stand 2 menyajikan ikon kota Demak, stand 3 menyajikan ikon kota Brebes, Tegal, stand 4 menyajikan ikon kota Kudus, stand 5 menyajikan ikon kota Solo. Setiap stand mempersembahkan keunikan kota masing-masing. Tentunya tak kalah uniknya kuliner yang disajikan juga sesuai kekhasan kota masing-masing. Kuliner di setiap booth/stand disajikan untuk konsumsi para tamu, jadi siapapun disilakan mengambil. Tak kalah meriah kegiatan dilengkapi dengan pemberian doorprize secara random untuk anak-anak yang bisa menjawab pertanyaan dan berani maju ke depan.
Editor : Muhammad Huzein Perwiranagara