Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.
Lokasi pembangunan kembali masjid At-Taqwa Muhammadiyah


MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, NGALIYAN – Masjid memiliki fungsi yang sangat sentral dalam Islam. Fungsi masjid bukan saja sebagai tempat ibadah ritual umat Islam, tetapi juga sebagai tempat pendidikan dan pengembangan ilmu melalui majelis ta’lim, sarana dakwah untuk pencerahan dan pemberdayaan umat, tempat bermusyawarah untuk memecahkan masalah umat, dan institusi sosial yang didalamnya diletakkan pranata pranata sosial baik yang dibentuk oleh syari’ah melalui wahyu maupun tradisi lokal yang ada.


Persyarikatan Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah Islam di Indonesia memiliki peran strategis dalam membanguan karakter umat dan bangsa ini. Melalui kegiatan dakwah Islam amar ma’ruf nahi munkar, Muhammadiyah mengambil peran ”memajukan Indonesia, mencerahkan semesta”. Dalam risalah Islam berkemajuan hasil Muktamar Muhammadiyah – ’Aisyiyah ke-48 di Surakarta disebutkan bahwa Muhammadiyah harus bermanfaat bagi semua orang tak peduli agamanya apa. Muhammadiyah mendirikan sekolah, rumah sakit, panti asuhan bukan untuk mengislamkan semua orang atau memuhammadiyahkan semua orang, tetapi untuk meninggikan martabat manusia. Langkah strategis dakwah pemberdayaan ini dirumuskan dalam konsep Gerakan Jamaah dan Dakwah Jamaah, dan ini menjadi salah satu tujuan Muhammadiyah dalam mewujudkan masyarakat Islam sebenar-benarnya namun berbasis pluralitas dan toleransi.


Pembangunan kembali Masjid At-Taqwa di Wonorejo Wates Ngaliyan merupakan relokasi masjid yang terletak di Jalan Gatot Subroto Ngaliyan karena terkena Proyek Jalan Tol Semarang – Batang. Keberadaan Masjid At-Taqwa ini terletak di Komplek Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Muhammadiyah Kader Ulama’ (TQMKU) Ahmad Dahlan Jl. Raya Palir Wates Ngaliyan. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang berkomitmen ”memajukan Semarang, mencerahkan semesta” melalui pembangunan kembali Masjid At-Taqwa sebagai sebagai sarana ibadah santri pesantren tahfidz dan masyarakat sekitar.

Donasi pembangunan kembali masjid At-Taqwa Muhammadiyah


Pembangunan kembali Masjid At-Taqwa ini direncanakan akan dilakukan di atas tanah seluas 1647 m2 dengan luas bangunan masjid 927,2 m2 dan direncanakan dapat menampung hingga 220 orang jamaah. Pembangunan ini membutuhkan biaya sebesar Rp 6.765.800.000,- (enam milyar tujuh ratus enam puluh lima juta delapan ratus ribu rupiah).


Pembangunan Masjid At-Taqwa ini sangat dibutuhkan masyarakat sekitar dengan mempertimbangkan keadaan lingkungan kampung Wonorejo, Wates Ngaliyan yang penduduknya mayoritas Islam namun sarana ibadah (masjid) yang ada di sekitar belum mencukupi untuk berkegiatan sekitar 200 jamaah di sekitar yang terdiri atas masyarakat sekitar, pelajar dan mahasiswa, jamaah majelis ta’lim, jamaah tahlilan, serta para pekerja, pelaku bisnis, dan musafir yang singgah. Selain itu, pembangunan Masjid At-Taqwa ini juga diperlukan sebagai pusat kegiatan para mahasantri Pesantren Tahfidz Quran dan Kader Ulama (TQMKU) Ahmad Dahlan yang berlokasi di komplek yang sama.




Sumber : Panitia pembangunan kembali masjid At-Taqwa Muhammadiyah
Editor : Muhammad Huzein Perwiranagara