Aksi Nyata Pelajar Semarang: Bakti Sosial Bersihkan Masjid Jelang Puasa
CANDISARI, muhammadiyahsemarangkota.org – Sebuah aksi nyata pelajar Semarang tersaji di Masjid Raya Candi Lama, di mana mereka bahu-membahu dalam agenda bakti sosial kebersihan lingkungan. Sepuluh siswa pilihan dari SMK Muhammadiyah 2 Semarang turun langsung menyapu dan merapikan rumah ibadah pada Jumat (6/2).
Kegiatan bertajuk Jumat Resik SMK Muhammadiyah 2 Semarang ini bertujuan menyambut datangnya bulan suci dengan lingkungan yang asri. Para siswa terlihat sangat antusias menjalankan peran mereka sebagai duta sekolah di tengah masyarakat Candisari.
Fokus Persiapan Ramadhan 1447 H
Langkah ini menjadi bagian penting dari Persiapan Ramadhan 1447 H yang tinggal menghitung hari. Pihak sekolah ingin memastikan para jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk di lingkungan yang suci.
Oleh karena itu, para siswa berbagi tugas secara efektif untuk menyisir setiap sudut bangunan. Sebagian siswa fokus membersihkan area pelataran, sementara yang lain telaten mengelap kaca jendela hingga kembali berkilau menembus cahaya matahari pagi.
Efektivitas Kerja Bakti Masjid
Meskipun hanya melibatkan tim kecil, hasil kerja bakti masjid ini terlihat sangat signifikan. Mereka tidak hanya menyapu, tetapi juga memastikan area tempat wudu bersih dari lumut dan kotoran yang menyumbat saluran air.
“Kami ingin para siswa merasakan langsung bagaimana rasanya melayani masyarakat melalui tenaga yang mereka miliki,” ujar guru pembimbing saat memantau kegiatan. Beliau menambahkan bahwa pengalaman ini jauh lebih berharga daripada sekadar teori kebersihan di bangku kelas.
Apresiasi dari Takmir dan Warga
Pihak Takmir Masjid Raya Candi Lama menyambut hangat bantuan tenaga dari para remaja kreatif ini. Kehadiran mereka sangat membantu pengurus dalam mempersiapkan rangkaian agenda Tarhib Ramadhan yang akan melibatkan banyak warga sekitar.
Selain memberikan manfaat fisik, bakti sosial ini juga menjadi inspirasi bagi warga di wilayah Semarang. Gerakan tersebut membuktikan bahwa semangat gotong royong masih tumbuh subur di jiwa generasi muda masa kini.
Upaya para siswa ini menjadi pengingat bahwa kenyamanan ibadah adalah tanggung jawab bersama. Dengan kondisi masjid yang kini lebih rapi, masyarakat pun merasa lebih siap menyambut bulan penuh berkah dengan hati yang gembira.
Dedikasi dalam aksi nyata pelajar Semarang ini diharapkan terus berlanjut ke titik-titik lainnya. Menjaga kebersihan rumah Tuhan adalah langkah kecil yang mampu mengetuk pintu berkah dan menebar kebaikan bagi sesama manusia.
Baca juga :
Detik-Detik Harapan Itu Pulang ke Mata Mereka
Bersih Hati, Bersih Masjid: Aksi PRM Bringin Sambut Ramadan di Ngaliyan
Tim Bersih-Bersih Masjid PRM Bringin Perluas Jangkauan ke Seluruh Kota Semarang