Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Outing Class Inspiratif: Cara SD Muda 12 Semarang Ajarkan Sunnah Nabi Lewat Olahraga

12 Februari 2026, 14:37 WIB 3 menit baca
Siswa SD Muhammadiyah 12 Semarang belajar berenang sebagai implementasi Sunnah Nabi di kolam renang Jungle Toon Semarang.
Ceria bersama: Puluhan siswa SD Muhammadiyah 12 Semarang saat mempraktikkan olahraga sunnah berenang dalam kegiatan Outing Class di Jungle Toon, Rabu (11/02/2026).

SEMARANG BARAT, muhammadiyahsemarangkota.org – Sebagai salah satu pilihan wisata edukasi anak di Semarang, Jungle Toon menjadi saksi bagaimana nilai-nilai Sunnah Nabi diterapkan dalam aktivitas luar kelas yang penuh keceriaan. Puluhan siswa kelas 3 dan 4 SD Muhammadiyah 12 Semarang memadati area kolam renang dengan semangat tinggi pada Rabu pagi (11/02/2026).

Kegiatan tahunan bertajuk Kegiatan Outing Class ini bertujuan lebih dari sekadar rekreasi. Sekolah ingin para murid mengenal lebih dekat olahraga yang dianjurkan Nabi, yakni berenang. Melalui deburan air dan tawa, mereka belajar bahwa menjalankan perintah agama bisa terasa sangat menyenangkan.

Menanamkan Nilai Karakter Sejak Dini

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 12 Semarang, M. Burhan Khaerudin, S.Pd., memantau langsung jalannya kegiatan. Ia menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak boleh berhenti di dalam ruangan kelas saja. Menurut sang kepala sekolah, pengalaman langsung jauh lebih efektif bagi tumbuh kembang anak.

“Kami mengajak anak-anak mempraktikkan Sunnah Nabi secara nyata. Melalui berenang, mereka melatih fisik sekaligus mental yang kuat sesuai nilai-nilai Al-Islam,” jelas Burhan di sela-sela acara.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan siswa Muhammadiyah ini efektif untuk memupuk kemandirian serta keberanian murid saat menghadapi tantangan baru.

Keseruan di Wahana Jungle Toon

Setelah sesi doa dan pemanasan, para siswa segera mengeksplorasi berbagai wahana. Beberapa siswa tampak meluncur berani di seluncuran tinggi, sementara yang lain asyik bermain di kolam arus. Menariknya, para guru juga ikut terjun ke tepi kolam untuk memotivasi murid mereka secara langsung.

Ibu Amalia, S.Pd., salah satu wali kelas, melihat dampak positif dari metode ini. Ia mengamati perubahan sikap murid-muridnya yang biasanya tampak malu-malu di sekolah.

“Anak yang tadinya pendiam justru menunjukkan jiwa kepemimpinan. Mereka saling bantu dan memberi semangat kepada teman yang belum lancar berenang. Inilah bukti keberhasilan pendidikan karakter anak Semarang yang kami canangkan,” tutur Amalia dengan bangga.

Melampaui Rasa Takut

Salah satu siswa kelas 3 mengungkapkan kegembiraannya setelah berhasil mencoba perosotan paling tinggi. Awalnya, ia mengaku sempat gemetar dan ragu untuk meluncur ke bawah. Namun, berkat dukungan teman-teman dan bimbingan guru, rasa takut itu berubah menjadi sorak kemenangan.

“Ternyata berenang itu asyik dan bikin badan segar! Aku jadi tidak takut lagi,” serunya dengan wajah berseri.

Kegiatan ini pun berakhir dengan makan siang bersama yang hangat. Dengan mempraktikkan Sunnah Nabi, para siswa pulang dengan membawa lebih dari sekadar baju basah.

Mereka membawa pulang kesehatan, kepercayaan diri, dan pemahaman agama yang lebih mendalam. Semoga keberanian mereka di kolam hari ini menjadi bekal untuk mengarungi masa depan.

Baca juga :

Tanamkan Pendidikan Karakter, Siswa SD Muhammadiyah 12 Semarang ‘Jelajahi’ Tata Surya

Inovatif! Dari Salat Duha ke Demonstrasi Sains: Peringatan Hari Santri ala SD Muhammadiyah 12

Serunya Market Day SD Muhammadiyah 12 Semarang: Cetak Saudagar Cilik!

Kontributor: Tim Humas SD Muhammadiyah 12
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: