Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Gak Ada Lawan! Serunya PCM Banyumanik Guncang Jalanan Lewat Konvoi & Drumband Cilik

15 Februari 2026, 17:28 WIB 3 menit baca
Foto suasana siang hari di sebuah lapangan rumput hijau yang luas (Lapangan Merbau). Terlihat puluhan anak-anak kecil anggota drumband dari TK ABA mengenakan seragam kaos putih, celana biru, dan kerudung atau topi oranye cerah. Mereka berdiri dalam barisan rapi sambil mengalungkan drum biru kecil di depan badan. Beberapa anak di bagian depan memegang bendera dengan logo Muhammadiyah dan tulisan 'TK ABA 44 SEMARANG'. Di latar belakang, terlihat orang dewasa (orang tua dan panitia) sedang mengawasi, serta deretan pohon hijau di bawah langit yang sedikit berawan
Aksi menggemaskan generasi masa depan: Penampilan drumband siswa TK ABA 44 menjadi pusat perhatian dalam Pawai Tarhib Ramadan Banyumanik 2026 di Lapangan Merbau (14/02/2026). Kegiatan yang melibatkan sekitar 500 peserta ini bertujuan membangkitkan gairah spiritual masyarakat secara kolektif untuk menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan penuh suka cita.

Semarang, muhammadiyahsemarangkota.org — Lapangan Merbau Banyumanik mendadak berubah menjadi lautan kreativitas yang luar biasa pada Sabtu pagi (14/2/2026). Buktinya, ratusan anak-anak berkumpul di pusat kegiatan tersebut untuk memeriahkan Pawai Tarhib Ramadan Banyumanik 2026. Suara tabuhan drumband dan lantunan doa bergema kuat, menciptakan atmosfer spiritual yang sangat hangat bagi warga sekitar dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Aksi menggemaskan para siswa menjadi pusat perhatian utama bagi siapa pun yang melintas di area Kelurahan Padangsari. Pasalnya, acara perdana ini berhasil menyatukan energi Angkatan Muda Muhammadiyah dengan keceriaan anak-anak usia dini. Alhasil, momen ini tidak hanya menjadi sekadar tontonan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran batiniah tentang pentingnya rasa syukur menyambut bulan puasa.

Aksi Drumband Cilik dan Hafalan Al-Qur’an di Lapangan Merbau

Selanjutnya, suasana di Lapangan Merbau semakin pecah saat penampilan drumband dari TK ABA 44 Kelas A dan B mulai beraksi. Ternyata, kemeriahan berlanjut dengan unjuk bakat hafalan surat pendek dari para siswa TK ABA 47, TK ABA 39, hingga TK ABA 37. Kelompok bermain seperti KB 01 dan KB 02 juga tidak ketinggalan menunjukkan semangat mereka di hadapan ratusan pasang mata penonton.

Ketua Pelaksana, Febia Farhan, menjelaskan bahwa sekitar 500 peserta memadati lokasi sebelum melakukan konvoi kendaraan.

“Kami mengerahkan lebih dari 20 barisan mobil, termasuk odong-odong untuk anak-anak TK dan kendaraan keluarga wali murid untuk keliling rute,” tutur Farhan penuh semangat.

Dampaknya, iring-iringan kendaraan yang melintasi jalur Jati Raya hingga Sukun Raya ini sukses menyebarkan syiar Ramadan kepada masyarakat luas. Maka dari itu, panitia yang melibatkan Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, hingga IMM bertekad menjaga tradisi positif ini pada tahun-tahun mendatang.

Gairah Batiniah dan Dukungan Penuh Pemerintah Setempat

Menariknya, inisiasi hebat dari Aisyiyah Cabang ini mendapat apresiasi langsung dari pihak pemerintah setempat melalui Sekretaris Camat Banyumanik. Buktinya, Sekretaris Camat memuji kreativitas PCM Banyumanik yang mampu menggerakkan massa dalam jumlah besar secara tertib dan inspiratif. Kehadiran komunitas Masjid Uquwah Islamiyah Al-Azhar dalam rombongan pawai semakin menambah kekuatan ukhuwah di wilayah tersebut.

Ketua PCM Banyumanik, Drs. H. Maskuri, MPd, menegaskan bahwa acara ini merupakan momentum besar untuk membangkitkan gairah spiritual masyarakat secara kolektif.

“Ini merupakan momentum di mana kita membangkitkan ghairah dan semangat menyambut bulan Ramadan secara batiniah, Marhaban ya Ramadan,” ungkap Maskuri.

Akhirnya, kegiatan yang berakhir kembali di Lapangan Merbau ini memberikan kesan mendalam bagi seluruh keluarga besar Muhammadiyah Banyumanik. Sejatinya, keceriaan anak-anak di atas kereta kelinci hari ini adalah potret nyata generasi masa depan yang mencintai agamanya dengan riang gembira. Mari kita sambut bulan penuh ampunan ini dengan hati yang bersih dan penuh suka cita seperti wajah-wajah polos para peserta pawai tadi.

Kontributor: Tim MPI PDM Semarang
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: