Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Membangun Sekolah Unggul Muhammadiyah, Energi Baru Pendidikan Berkemajuan Lewat Halalbihalal

7 April 2026, 10:47 WIB • 2 menit baca
Suasana acara Halal Bihalal Majelis Dikdasmen PNF PDM Kota Semarang di Hotel Candi Indah, menampilkan narasumber di panggung dan audiens duduk rapi di meja bundar.
Suasana khidmat Halal Bihalal Keluarga Besar Majelis Dikdasmen & PNF PDM Kota Semarang di Hotel Candi Indah, Jatingaleh, Minggu (5/4). Acara ini fokus membahas strategi transformasi menuju Sekolah Unggul Muhammadiyah yang berkemajuan.

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Mewujudkan Sekolah Unggul Muhammadiyah bukan sekadar mimpi, melainkan target nyata yang dicanangkan dalam Halal Bihalal Majelis Dikdasmen PNF Semarang untuk merancang strategi pendidikan masa depan. Pertemuan krusial ini berlangsung khidmat di Hotel Candi Indah (HCI) Jatingaleh, Semarang, pada Ahad (05/04/26).

Seluruh peserta yang memadati aula hotel membawa misi serupa. Mereka ingin menggerakkan roda Pendidikan Berkemajuan Muhammadiyah melalui kolaborasi yang lebih erat dan nyata. Semangat harmoni pun menjadi napas utama dalam pertemuan pasca-Lebaran tersebut.

Fokus Utama: Sekolah Unggul Muhammadiyah

Drs. Sutarto, MM selaku Ketua Majelis Dikdasmen PNF Kota Semarang mengajak para pengelola sekolah untuk segera berakselerasi. Ia mendorong Transformasi Sekolah Muhammadiyah agar institusi ini mampu bersaing di level global. Namun, ia mengingatkan agar sekolah tetap memiliki akar karakter yang kuat.

Sutarto menegaskan bahwa kerja sama adalah kunci utama kemajuan. Ia memberikan motivasi langsung agar setiap unit pendidikan bertransformasi menjadi Sekolah Unggul Muhammadiyah.

“Kita harus memperkuat kolaborasi untuk memajukan institusi pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah. Mari bergerak bersama menuju pendidikan yang berkemajuan dengan semangat harmoni,” tegas Sutarto dalam sambutannya.

Silaturahmi Sebagai Fondasi Kesuksesan

Prof. Dr. Suparman Syukur, M.A. hadir memberikan perspektif mendalam mengenai arti persaudaraan dalam organisasi. Menurutnya, Hikmah Halalbihalal memiliki kaitan erat dengan keberhasilan sebuah lembaga untuk menjadi Sekolah Unggul Muhammadiyah. Guru besar ini menekankan bahwa organisasi yang sukses pasti menjaga Silaturahmi Organisasi Pendidikan secara konsisten.

“Siapa yang ingin mendapatkan rezeki lapang dan umur panjang, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi,” ujar Prof. Suparman saat mengutip hadis riwayat Bukhari. Pesan ini mengingatkan para guru bahwa kekompakan internal adalah kunci utama meraih keberkahan dalam mengelola sekolah.

Selain itu, ia menambahkan bahwa kualitas puasa Ramadhan harus membekas pada perilaku nyata. Oleh sebab itu, setiap individu wajib menjaga persatuan agar tidak terjadi perpecahan di dalam tubuh organisasi.

Mencairkan Ego di Hari Kemenangan

Oleh karena itu, kolaborasi antar-satuan pendidikan kini menjadi harga mati. Semangat dari Jatingaleh ini akan menjadi bahan bakar hebat untuk mewujudkan Sekolah Unggul Berkemajuan secara merata di Semarang.

Sebagai penutup yang menyentuh, seluruh keluarga besar Majelis Dikdasmen & PNF melakukan sesi musafahah. Momen emosional di Hotel Candi Indah ini efektif menghapus sekat-sekat ego atau ketegangan kerja selama setahun terakhir. Kini, dengan hati yang lebih lapang, mereka siap menyongsong tantangan untuk mencetak Sekolah Unggul Muhammadiyah yang lebih kompetitif.

Baca juga :

Tradisi Syawal Muhammadiyah, Inilah Makna Menghapus Jeda Menyelami Rasa

Gebrakan Nasyiatul Aisyiyah: Rajut Ukhuwah Demi Cetak Keadaban Perempuan Dunia

Kontributor: Halim
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: