Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Masuk Program Wilayah 3T, PCM Tembalang 1 Kedatangan Sapi Kurban Raksasa Bantuan Pemerintah

28 Mei 2026, 09:39 WIB 3 menit baca
Sejumlah panitia kurban sedang bergotong royong memegangi seekor sapi cokelat berukuran besar yang telah direbahkan di lantai area penyembelihan, dengan secarik kertas pengumuman program kurban kementerian tertempel di atas tubuh sapi.
Panitia dan warga saat bergotong royong mempersiapkan prosesi penyembelihan sapi kurban dikdasmen seberat 720 kilogram di Gedung Dakwah Harmoni Kedungmundu, Semarang, Rabu (27/5/2026). Bantuan personal dari Menteri Dikdasmen Prof. Abdul Mu'ti ini ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat di daerah terluar lewat program tebar kurban 3T.

Semarang, muhammadiyahsemarangkota.org — Kehadiran Sapi Kurban Dikdasmen seberat 720 kilogram dari pemerintah pusat sukses memicu kegemparan sekaligus mengalirkan rasa bahagia yang luar biasa bagi masyarakat di sekitar Gedung Dakwah Harmoni Kedungmundu. Oleh karena itu, agenda Gebyar Kurban besutan PCM Tembalang 1 pada Rabu (27/5/2026) kali ini memuat momentum yang sangat istimewa. Warga setempat mengaku tidak menyangka mendapat kiriman hewan kurban raksasa langsung dari Jakarta.

Pihak panitia menjelaskan bahwa kiriman bernilai tinggi tersebut merupakan bagian dari program resmi kementerian terkait. Menariknya, institusi pusat merancang pengiriman hewan kurban ini secara khusus demi menyokong program kawasan 3T di tingkat lokal. Kehadiran bantuan ini langsung menyita perhatian publik serta memantik rasa penasaran sekaligus haru di tengah masyarakat.

Selama puluhan tahun, masyarakat luas memandang wilayah pinggiran Tembalang sebagai area terluar yang membutuhkan perhatian khusus dari instansi pusat. Pasalnya, angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di kawasan tersebut masih bertengger di kategori yang sangat rendah. Melalui program afirmasi inilah, kementerian terkait datang membawa stimulus nyata untuk memenuhi keperluan pangan warga.

Alasan Historis Menteri Abdul Mu’ti Rangkul Kawasan Menengah ke Bawah

Terkait latar belakang pemilihan lokasi, Ketua PCM Tembalang 1, Nasikhin, memberikan penjelasan gamblang mengenai program strategis kementerian tersebut. Sebab, Kementerian Dikdasmen saat ini memiliki program khusus bertajuk tebar kurban untuk daerah tertinggal, terluar, dan terdalam (3T). Kondisi ekonomi masyarakat sekitar yang didominasi kelas menengah ke bawah membuat wilayah ini wajar mendapatkan bantuan.

“Kementerian Dikdasmen itu punya program tebar kurban untuk daerah 3T. Nah, karena kita dianggap sebagai daerah yang terluar sehingga perlu mendapat perhatian untuk diberi bantuan sapi itu untuk masyarakat daerah sini. Kami selaku PCM akan bertanggung jawab dan mengelola sepenuhnya,” jelas Nasikhin.

Di sisi lain, kedekatan emosional antara sang menteri dengan para pengurus lokal juga menjadi faktor penentu utama lainnya. Hal tersebut terjadi karena Prof. Abdul Mu’ti merupakan tokoh besar yang tumbuh, berkembang, dan memiliki sejarah panjang di Kota Semarang. Oleh sebab itu, sang menteri sangat memahami denyut nadi dan kondisi riil masyarakat marginal di wilayah Tembalang 1.

Gerakan Gotong Royong Warga: Skema Distribusi Daging Kurban Sebelum Matahari Terik

Merespons berkah besar tersebut, jajaran pengurus persyarikatan menyatakan rasa gembira yang mendalam atas kepedulian dari kementerian terkait. Pihak panitia langsung menyambut kabar baik ini dengan menggerakkan seluruh potensi relawan dan warga sekitar untuk bahu-membahu. Koordinator lapangan sengaja mengajak masyarakat memadati proses penyembelihan agar memupuk rasa kepemilikan bersama.

“Tentu saja kami sangat berbahagia, sangat bergembira sekali atas perhatian Pak Menteri yang langsung menyerahkan kurban secara pribadi kepada kami. Ini menjadi kabar yang menggembirakan bagi masyarakat karena mereka dapat hewan kurban yang sangat besar. Dari mulai penyembelihan sampai pendistribusian, kami bergerak bersama warga karena ingin menyatu,” tutur Sekretaris PCM Tembalang 1, Sayono.

Guna menyukseskan agenda distribusi kilat, pengurus membagi tim lapangan ke dalam beberapa kelompok kerja yang fleksibel. Artinya, para relawan akan mengemas seluruh daging kurban secara rapi untuk kemudian menyalurkannya kepada warga dhuafa yang paling berhak. Melalui sinergi yang apik ini, PCM Tembalang 1 sukses menyulut lilin kebahagiaan Iduladha di wilayah pinggiran Kota Semarang.

Kontributor: Alam dan Faiz
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: