Lantik Kepala Sekolah Baru, SD Muhammadiyah 10 Semarang Targetkan Cetak Generasi Qurani Berakhlak Mulia
SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Tren peningkatan jumlah pendaftar di sekolah Muhammadiyah Kota Semarang belakangan ini memicu semangat baru untuk terus memperkuat fondasi karakter anak didik sejak dini. Momentum emas itulah yang melatari jalannya pelantikan Bapak Suwarno, S.Pd. sebagai Kepala SD Muhammadiyah 10 Semarang yang baru pada Kamis (9/7/2026) hari ini, dengan membawa misi besar memperkuat pembiasaan hafalan Juz 30 demi mencetak generasi Qurani berakhlak mulia.
Kegiatan khidmat yang berlangsung pukul 09.00 WIB ini dirangkaikan dengan pembinaan guru dan karyawan di lingkungan PCM Semarang Utara. Momentum ini menjadi langkah awal kepemimpinan sekolah untuk menyusun strategi nyata dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan pada Tahun Pelajaran 2026/2027.
Dalam pembinaannya, Dr. Bunyamin, M.Pd. menyampaikan bahwa secara historis jumlah pendaftar di sekolah Muhammadiyah Kota Semarang menunjukkan tren yang menggembirakan. “Ini menjadi tanda bahwa kepercayaan masyarakat terhadap sekolah Muhammadiyah terus tumbuh,” tegas Dr. Bunyamin. Namun, beliau mengingatkan agar seluruh pihak tetap bekerja keras agar sekolah selalu menjadi pilihan utama.
Untuk menjaga tren positif tersebut, SD Muhammadiyah 10 Semarang diarahkan segera melakukan survei langsung kepada masyarakat di wilayah Brotojoyo. Langkah promosi ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan riil warga dan TK di wilayah Semarang Utara secara berkelanjutan.
Pelayanan Hati dan Sinergi Lingkungan
Selain mengasah urusan promosi, Dr. Bunyamin juga menempatkan aspek pelayanan kepada orang tua siswa sebagai perhatian utama sekolah. Terkait hal itu, seluruh guru dan tenaga kependidikan harus memberikan pelayanan yang ramah, profesional, serta membangun komunikasi yang baik. “Dalam dunia pendidikan, pelayanan yang baik menjadi kunci tumbuhnya kepercayaan masyarakat,” ujarnya dengan lugas.
Selanjutnya, ia juga mendorong kepala sekolah yang baru untuk aktif menjalin komunikasi dengan para tokoh masyarakat, lurah, ketua RW, hingga ketua RT. Sinergi yang kuat ini harapannya mampu memperluas dukungan publik sekaligus menjadi media promosi sekolah yang efektif dari mulut ke mulut.
Sementara itu pada aspek manajemen, Dr. Bunyamin menekankan pentingnya pengelolaan APBS yang sehat dan transparan. Pihak sekolah kini harus jeli menggali sumber pendanaan kreatif, termasuk membangun jejaring dengan donatur demi mendukung pembangunan ruang kelas baru (RKB).
Penguatan Karakter Islami Sejak Dini
Di bidang akademik, SD Muhammadiyah 10 Semarang wajib membudayakan pembiasaan literasi, numerasi, dan kemampuan membaca Al-Qur’an sejak dini. Tiga kemampuan dasar tersebut harus menjadi budaya harian sekolah agar menjadi fondasi kuat bagi perkembangan peserta didik.
Kendati demikian, keunggulan sekolah tidak hanya bertumpu pada pencapaian angka di atas kertas saja. Pembiasaan hafalan Juz 30 dipasang sebagai program unggulan untuk memperkokoh karakter Islami siswa. Lewat sentuhan spiritual ini, sekolah optimis dapat mencetak generasi Qurani berakhlak mulia yang siap menjawab tantangan zaman.
Agenda pelantikan ini sukses memantik semangat baru bagi seluruh guru dan karyawan yang hadir. Dengan visi yang lebih tajam, mereka bersiap membawa sekolah bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan berkemajuan di Semarang Utara.