Ubah Hobi Jadi Ruang Syiar, Intip Sengitnya Laga Final Pickleball Masjid At-Taqwa Bandarharjo
SEMARANG – Deretan adu reli cepat dan smes tajam mewarnai partai puncak Turnamen Pickleball yang digagas Takmir Masjid At-Taqwa Bandarharjo pada Sabtu (5/9/2026) malam. Halaman sekolah yang disulap menjadi lapangan mendadak riuh oleh sorak-sorai penonton yang menyaksikan persaingan sengit para pemuda Semarang Utara.
Deretan adu reli cepat dan smes tajam mewarnai partai final tersebut. Pihak pengurus masjid sengaja memilih olahraga tren ini sebagai sarana dakwah kekinian. Langkah kreatif tersebut sukses merangkul anak muda di kawasan pesisir.
Ketua Takmir Masjid At-Taqwa, Bambang Sutrisno, SE, menegaskan pentingnya strategi dakwah yang relevan. Menurutnya, pengurus masjid harus merangkul pemuda melalui kegiatan yang mereka gemari.
“Pengurus takmir harus memiliki terobosan kekinian dalam berdakwah. Salah satunya mendekati masyarakat melalui olahraga yang sedang tren,” ujar Bambang usai menyerahkan piala.
Persaingan Panas Lapangan dan Penobatan Pasangan Tangguh
Tensi pertandingan di atas lapangan terus meningkat hingga menit akhir. Setelah bertarung menguras stamina, duet Dodik dan Ryan sukses merebut posisi Juara 1.
Sementara itu, pasangan Rony dan Rudjiman meraih posisi Juara 2 setelah memberikan perlawanan alot. Pasangan Kaswadi dan Ivan menyabet gelar Juara 3. Lalu, pasangan Wahyono dan Suwadi Gundul mengamankan gelar Juara Harapan.
Lurah Bandarharjo, Sayoko, S.Pd, mengapresiasi tinggi terobosan unik ini. Menurutnya, olahraga terjangkau ini sangat ampuh merekatkan keakraban antarwarga.
Siapkan Panggung Lebih Kolosal di Awal Tahun Depan
Keberhasilan kompetisi sengit ini mendapat dukungan penuh dari tokoh masyarakat lokal, H. Joko Santoso, SE, MM, selaku sponsor tunggal. Bahkan, melihat tingginya kualitas permainan para peserta, Joko Santoso langsung memastikan bakal memboyong ajang serupa pada Januari 2027 mendatang dengan skala yang lebih luas.
Dukungan moral juga mengalir deras dari jajaran LPMK, Karang Taruna, hingga tokoh RT dan RW setempat. Ketua Panitia, Ismed Putra Nuryadi, S.Pd, berharap persaingan sehat ini menjadi pemicu lahirnya agenda kepemudaan yang lebih rutin.
Lewat tensi tinggi di arena permainan, Takmir Masjid At-Taqwa Bandarharjo sukses membuktikan sebuah formula baru. Dari kompetisi sengit di halaman sekolah, olahraga tren kini resmi menjadi sarana perekat silaturahmi yang menyehatkan bagi anak muda.