Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Cetak Trainer Pendamping Remaja, Nasyiatul ‘Aisyiyah Semarang Gelar TOT Pasmina di Unimus

1 November 2026, 14:31 WIB • 2 menit baca
Puluhan kader pemudi Nasyiatul 'Aisyiyah Kota Semarang berbusana muslimah bernuansa merah muda duduk mengelilingi meja susunan U-shape menyimak pemateri yang berdiri di depan meja berlaplak hijau logo Muhammadiyah.
Suasana hangat penuh nuansa merah muda pada agenda Training of Trainers (TOT) Pos Pelayanan Remaja Nasyiatul 'Aisyiyah (Pasmina) yang digelar oleh PDNA Kota Semarang di Ruang Indoor Cafe Arunika Unimus, Semarang, Ahad (1/11/2026). Sebanyak 45 peserta dibekali 6 materi inti mencakup fikih remaja, kesehatan reproduksi, hingga psikologi demi melahirkan kader pendamping yang siap terjun melayani remaja di tingkat cabang dan ranting.

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org  – Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PDNA) Kota Semarang menggembleng puluhan kader muda melalui Training of Trainers (TOT) Pos Pelayanan Remaja Nasyiatul ‘Aisyiyah (Pasmina). Kegiatan strategis ini berlangsung meriah dengan nuansa merah muda di Ruang Indoor Cafe Arunika Unimus, Ahad (1/11/2026).

Pelatihan khusus ini bertujuan mencetak para trainer tangguh yang siap memberikan pelayanan, edukasi, serta pendampingan kesehatan bagi remaja di tingkat cabang dan ranting. Sebab, keberadaan Pasmina menjadi ruang aman untuk mencetak generasi penerus bangsa yang sehat, berdaya, dan berakhlak mulia.

Acara yang memadukan semangat belajar dan atmosfer kehangatan kader ini diikuti sebanyak 45 peserta, panitia, serta narasumber. Selain itu, jajaran pimpinan persyarikatan turut hadir memberikan dukungan, mulai dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA), hingga kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Semarang.

Perluas Jangkauan Layanan Remaja hingga Tingkat Ranting

Melalui pelatihan ini, Nasyiatul ‘Aisyiyah Semarang berkomitmen memastikan program pelayanan remaja tidak hanya berhenti pada tingkat daerah. Ketua PDNA Kota Semarang, Prasasti Nugrahaning Gusti, S.H., menegaskan bahwa para alumni pelatihan ini telah sah menjadi trainer yang siap terjun ke lapangan.

“Melalui Pasmina ini kita harapkan di cabang dan ranting bisa memberikan ruang pelayanan, edukasi, dan pendampingan bagi remaja. Supaya kegiatan Pasmina ini tidak berhenti di daerah saja, selesai berkegiatan TOT Pasmina teman-teman sudah sah menjadi kader yang bisa memberikan pelayanan di wilayah masing-masing,” ujar Prasasti Nugrahaning Gusti di Semarang, Ahad (1/11/2026).

Prasasti mengimbau seluruh peserta untuk menyerap enam materi inti secara tuntas. Oleh karena itu, kurikulum pelatihan dibekali dengan teologi Al-Ma’un, fikih remaja, manajemen Posyandu, kesehatan reproduksi, psikologi remaja, hingga pendidikan remaja.

“Jadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat kapasitas diri, memperkuat kolaborasi, dan meneguhkan komitmen dalam menghadirkan generasi remaja yang sehat, berdaya, berakhlak mulia, serta menjadi penerus bangsa dan persyarikatan,” tambah Prasasti optimis.

Dukungan PDM Semarang dan Penguatan Kapasitas Kader Muda

Apresiasi tinggi datang langsung dari jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang. Wakil Ketua PDM Kota Semarang yang membidangi LSBO, Drs. H. Jumadi, M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas inisiatif dan semangat kader muda Nasyiatul ‘Aisyiyah dalam mengawal isu remaja.

Jumadi menilai langkah PDNA Kota Semarang ini menjadi bukti nyata kepedulian persyarikatan terhadap masa depan generasi muda. Bahkan, penguasaan materi kesehatan reproduksi dan psikologi remaja dianggap sangat krusial dalam menghadapi tantangan zaman saat ini.

Hasilnya, para peserta yang lulus dari TOT Pasmina ini siap mengemban amanah sebagai edukator sebaya. Dengan demikian, Nasyiatul ‘Aisyiyah Kota Semarang makin kokoh dalam menghadirkan dakwah komunitas yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kontributor: Afida
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: