Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Kondisi rumah ibu Wajilah tampak depan

MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, GAYAMSARI – Rumah yang sdh tidak layak huni dan hampir rubuh ini adalah milik ibu Wajilah, usia 64 tahun, yang statusnya sudah janda (cerai mati), karena sang suami sudah lama meninggal dunia. Rumah ini berlokasi di Jalan Medoho Selecta, RT 03 RW 05, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari. yang mendapat kesempatan menerima program bedah rumah dari Lazismu.

Tinggal bersama anaknya, Muhammad Gusnawan yang berumur 25 tahun. Yang pembangunan rumahnya hasil dari tabungan sisa penghasilan sehari-hari hasil dari pekerjaan serabutan sekaligus sebagai ibu rumah tangga. Kayu-kayu dinding rumahnya pun semakin lapuk, bukan tidak mungkin nyawa ibu wajilah beserta anaknya bisa terancam jika sewaktu-waktu tempat yang ditinggalinya roboh. Ketika hujan tiba, tetesan air pun mengalir dari atap yang bocor.

Situasi dalam rumah ibu Wajilah

Cerita bermula dari laporan salah seorang donatur di Kantor Layanan Lazismu Gayamsari mengenai ihwal keberadaan tempat tinggal ibu Wajilah, yang jauh dari kata layak. Bahkan bangunan yang berada di Jalan Medoho Selecta, RT 03 RW 05, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari tersebut bisa dibilang tidak pantas disebut rumah. mendengar hal tersebut. Amil Lazismu KL Gayamsari yang merupakan wakil dari Lazismu Kota Semarang bergegas mengambil tindakan.

Selang beberapa hari kemudian tim Lazismu KL Gayamsari mengadakan survei pada hari Ahad, tanggal 2 Januari 2022. Survei dilakukan untuk menentukan kelayakan seseorang dalam menerima bantuan, serta berapa nilai bantuan yang akan diberikan. Dari hasil survei kondisi rumah ibu Wajilah diketahui sangat memprihatinkan. Atapnya bocor, dinding kayunya sudah dimakan usia. Sementara tidurnya beralaskan kasur yang sudah lapuk di atas tanah. Kami tidak bisa membayangkan betapa dinginnya malam hari karena angin ataupun tetesan air hujan ketika atap bocor.

open donasi bedah rumah untuk ibu Wajilah

Setelah menggali lebih jauh mengenai perencanaan pembangunan rumah ibu Wajilah. Dibutuhkan anggaran sekitar 25 juta rupiah. Untuk update hingga hari Sabtu tanggal 8 Januari 2022 ini sudah terkumpul untuk penggalangan dana sekitar 5 juta rupiah dari sumbangan para donatur di lazismu KL Gayamsari. Untuk pembangunan rumah ibu Wajilah akan dimulai pada awal Februari 2022.

Terimakasih kepada para donatur atas kebaikan hati dan sumbangsih dana sehingga renovasi rumah ibu Wajilah bisa segera direalisasikan. Mudah-mudahan menjadi amal yang barokah untuk para muzaki, ujar Zubad selaku ketua Lazismu KL Gayamsari. “Kami sadar masih banyak rumah yang kurang layak dan kami berharap para donatur mendukung program ini sehingga bisa merealisasikan rumah layak huni untuk warga yang membutuhkan. Bismillah semoga selalu tebar manfaat bagi umat,” pungkasnya.

Kantor Lazismu KL Gayamsari, yang berlokasi didalam komplek masjid At-Taqwa Al Mukaramah, Sambirejo

Salurkan donasi terbaik anda melalui

Kantor Layanan Lazismu Gayamsari
Bank Syariah Indonesia (BSI)
No Rekening 104 036 7663

Konfirmasi hub.
CS KL Lazismu Gayamsari    0812 1544 6504
Zubad Ismail                        0822 2076 7183

Penulis : Zubad Ismail

Editor : Muhammad Huzein Perwiranagara