Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.


MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, SEMARANG -Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kota Semarang menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) pertama dengan mengusung tema “Perempuan Muda Berdaya: Membentuk Keluarga Tangguh”. Kegiatan ini berlangsung di Universitas Muhammadiyah Semarang pada hari Ahad, 25 Mei 2025.

Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) Nasyiatul Aisyiyah Kota Semarang menjadi momentum penting bagi organisasi ini untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak. Dalam Muskerda ini, hadir berbagai tokoh dan perwakilan organisasi, antara lain Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Semarang, Dr. Enny Winaryati M.Pd., Wakil Ketua PDM Kota Semarang, H. Jumadi S.Pd. M.Pd., Wakil Bendahara PDA Kota Semarang, Hj. Rusmiyah Hidayati A.Md., Ketua PWNA Jawa Tengah, Monica Subastia M.Pd., Perwakilan organisasi kepemudaan, seperti Pemuda Katolik, Fatayat NU, IMM Kota Semarang, dan IPM Kota Semarang, serta segenap Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Semarang dan perwakilan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah se Kota Semarang.

Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan dan komitmen untuk memperkuat peran Nasyiatul Aisyiyah dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Dengan kolaborasi dan sinergi yang kuat, diharapkan Muskerda ini dapat menghasilkan keputusan dan rekomendasi yang bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat.

Ketua PDNA Kota Semarang, Prasasti Nugrahaning Gusti S.H. ketika memberikan sambutan mengenai peran perempuan muda dalam membangun keluarga tangguh

Ketua PDNA Kota Semarang, Prasasti Nugrahaning Gusti S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perempuan muda memiliki potensi besar untuk membangun keluarga yang tangguh, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

“Perempuan muda yang berdaya mampu menciptakan keluarga yang berorientasi pada pemberdayaan perempuan,” ujarnya.

Prasasti juga berharap agar para peserta tetap semangat dalam mengikuti sesi Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) ini sampai akhir acara. Dengan semangat dan komitmen yang kuat, diharapkan Muskerda ini dapat menghasilkan keputusan dan rekomendasi yang bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat.

Sambutan ini menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus berpartisipasi aktif dalam Muskerda dan membangun komitmen untuk memperkuat peran perempuan muda dalam keluarga dan masyarakat.

Ketua PWNA Jawa Tengah, Monica Subastia M.Pd. ketika menyampaikan sambutan tentang Nasyiatul Aisyiyah sebagai proses menuju tingkat yang lebih lanjut

Ketua PWNA Jateng, Monica Subastia M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kader Nasyiatul Aisyiyah adalah tunas dari Aisyiyah yang sedang dalam proses menuju tingkat yang lebih lanjut.

“Nasyiatul Aisyiyah merupakan wadah bagi kita untuk meneruskan perjuangan Rasulullah SWT melalui risalahnya, sehingga kita dapat mengetahui tujuan hidup kita yang sebenarnya,” ujarnya.

Monica juga menekankan bahwa usia anggota Nasyiatul Aisyiyah yang rentan antara 17-40 tahun merupakan fase penting dalam menemukan jati diri seseorang. Oleh karena itu, Nasyiatul Aisyiyah memiliki program Samalakor yang bertujuan memberikan pelatihan untuk menemukan pasangan yang tepat, berkarier, dan mendidik anak.

Monica mengajak seluruh anggota Nasyiatul Aisyiyah untuk bergerak bersama membesarkan Muhammadiyah dan ortomnya.

“Eksistensi Nasyiatul Aisyiyah di masyarakat diukur dari jumlah anggota yang aktif di tingkat cabang dan ranting. Mari kita bersinergi untuk mencapai tujuan bersama,” ajaknya.

Sambutan ini menjadi motivasi bagi kader Nasyiatul Aisyiyah untuk terus berjuang dan berkontribusi dalam organisasi dan masyarakat.

Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Semarang, Dr. Enny Winaryati M.Pd. ketika menyampaikan tentang program Nasyiatul Aisyiyah harus menghasilkan produk berkualitas

Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Semarang, Dr. Enny Winaryati M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa masa-masa produktif ada di Nasyiatul Aisyiyah, sehingga Muskerda Nasyiatul Aisyiyah saat ini harus menghasilkan produk yang berkualitas.

“Produk yang berkualitas akan menopang program Muhammadiyah yang sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dr. Enny menekankan bahwa program kerja tidak harus muluk-muluk, tetapi harus tertata rapi dan terstruktur.

“Saya lebih senang menulis puisi karena puisi merupakan inspirasi dari jiwa saya. Begitu juga dengan peserta Muskerda, diharapkan tidak hanya asal datang saja, tetapi harus dapat mencurahkan ide serta ikut berkontribusi dalam setiap kegiatan yang sudah masuk dalam program kerja yang dibuat,” jelasnya.

Dr. Enny juga menekankan pentingnya program kerja yang update dan sesuai dengan perkembangan zaman saat ini.

“Program kerja harus relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman, sehingga dapat memberikan dampak yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sambutan ini menjadi motivasi bagi peserta Muskerda Nasyiatul Aisyiyah untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Wakil Ketua PDM Kota Semarang, H. Jumadi S.Pd. M.Pd. ketika menyampaikan tentang Nasyiatul Aisyiyah untuk menghasilkan program yang bagus dan bermanfaat bagi masyarakat

Wakil Ketua PDM Kota Semarang, H. Jumadi S.Pd. M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Nasyiatul Aisyiyah Kota Semarang untuk menghasilkan program yang bagus dan dapat direalisasikan ke tingkat cabang.

“Program dari Nasyiatul Aisyiyah di Kota Semarang diharapkan dapat langsung terprogram juga di tingkat cabang hingga ranting,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, H. Jumadi juga mengutip Surat An-Nur ayat 26 yang menjelaskan tentang jodoh sebagai cerminan diri.

“Ayat ini memberikan bekal kepada yang belum berkeluarga bahwa Allah akan mempertemukan jodoh yang baik,” jelasnya.

H. Jumadi mengucapkan selamat kepada Nasyiatul Aisyiyah Kota Semarang atas pelaksanaan Muskerda yang pertama dan berharap agar acara ini sukses.

“Semoga Muskerda ini dapat menghasilkan program yang bermanfaat bagi masyarakat dan memperkuat peran Nasyiatul Aisyiyah di Kota Semarang,” tambahnya.

Sambutan ini menjadi motivasi bagi Nasyiatul Aisyiyah Kota Semarang untuk terus berinovasi dan menghasilkan program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Para Pimpinan yang hadir dalam kegiatan Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) pertama Pimpinan Daerah Nasyiatu Aisyiyah Kota Semarang

Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) Nasyiatul Aisyiyah Kota Semarang akan digelar dengan agenda yang padat dan konstruktif. Agenda Muskerda ini terdiri dari dua sesi utama, yaitu Sidang Pleno dan Sidang Komisi.

Sidang Pleno akan menjadi forum bagi seluruh peserta untuk membahas tata tertib, laporan pertanggungjawaban Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Semarang, serta tanggapan dan laporan dari Pimpinan Cabang dan Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah se-Kota Semarang. Selain itu, sidang pleno juga akan menampilkan sesi seminar atau talk show dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten.

Sidang Komisi akan dibagi menjadi tiga komisi, yaitu:

Dengan agenda yang komprehensif ini, Muskerda Nasyiatul Aisyiyah Kota Semarang diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi organisasi dan masyarakat.



Kontributor : Afifah Intan Nurrahmah & Salsabila Nurrela Rahmadhani
Editor : Muhammad Huzein Perwiranagara