Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Tim Bersih-Bersih Masjid PRM Bringin Perluas Jangkauan ke Seluruh Kota Semarang

12 Agustus 2025, 15:00 WIB 3 menit baca
Tim Bersih-Bersih Masjid PRM Bringin Perluas Jangkauan ke Seluruh Kota Semarang

NGALIYAN, muhammmadiyahsemarangkota.org- Setelah sukses membersihkan masjid-masjid di Kecamatan Ngaliyan dalam tiga bulan terakhir, Tim Bersih-Bersih Masjid (BBM) Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bringin, Ngaliyan, Semarang, kini siap “naik kelas”. Mulai Rabu (20/8), tim yang beranggotakan 12 relawan inti ini akan memperluas jangkauan layanan mereka ke seluruh masjid di Kota Semarang.

Ekspansi ini merupakan jawaban atas tingginya antusiasme dan permintaan dari berbagai wilayah. Setelah aksi terakhirnya di Masjid Fiqh Al Mujahidin, Mangkang Wetan,pada Rabu (6/8) lalu, tim BBM PRM Bringin memutuskan untuk tidak lagi membatasi area layanan mereka.

“Kami siap membersihkan masjid manapun di Semarang. Bagaimanapun kondisinya, tanpa terkecuali,” ujar Ketua PRM Bringin, H Musta’in, kepada muhammadiyahsemarangkota.org, Selasa (12/8/2025).

Semua layanan pembersihan masjid ini bersifat gratis tanpa biaya apapun. “Tenaga, alat pembersih, dan bahan-bahan semuanya kami tanggung. Masjid yang ingin dijadwalkan untuk dibersihkan, tinggal menghubungi langsung PRM Bringin,” jelas Musta’in.

Pihak takmir masjid, lanjut dia, bisa menyampaikan permintaan pembersihan masjid kepada kontak tim BBM-MU PRM Bringin Alham Resy Agusty di nomor handphone  081230034004 untuk dijadwalkan.

Bagi pihak yang ingin bergabung sebagai relawan atau membantu operasional tim BBM juga bisa menghubungi nomor di atas. “Kami selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin ikut berpartisipasi,” terang.

Tim BBM PRM Bringin berforo bersama setelah aksi bersih-bersih masjid Fiqh Al Mujahidin, Mangkang Wetan,pada Rabu (6/8) pekan lalu.

Sejak aksi perdana di Masjid At Taqwa Ngaliyan pada 29 Mei lalu, tim BBM PRM Bringin telah menunjukkan dedikasi tinggi. Mereka bekerja secara rutin setiap dua pekan sekali (hari rabu pekan pertama dan ketiga), membersihkan seluruh area masjid—mulai dari tempat salat, mihrab, area wudu, hingga toilet dan perlengkapan lainnya.

Aksi ini tak urung mendapat apresiasi dan dukungan, baik individu maupun korporasi. Salah satunya dari Pegadaian Syariah Semarang Timur yang membantu menyediakan operasional dan pembelian barang-barang pembersih.

“Peralatan kebersihan kami pun cukup lengkap. Vacuum cleaner, tangga lipat, berbagai macam alat kebersihan, semuanya berasal dari para donatur. Tim relawan BBM yang mengoperasikannya,” terang Musta’in.

Para relawan BBM inilah yang menjadi tulang punggung kegiatan bersih-bersih ini, ujar Mustain.

Sementara itu Tri Wardhana, Koordinator Tim BBM PRM Bringin, mengungkapkan, bagi para relawan aksi ini lebih dari sekadar membersihkan fisik masjid. “Kegiatan ini juga berfungsi sebagai spiritual healing bagi para relawan. Membersihkan rumah Allah membantu mengurangi stres dan memberikan ketenangan batin,” ungkapnya.

Hal tersebut diamini Sudwiyatmoko Wibowo atau yang akrab disapa Koko (62), salah satu relawan inti. Setiap kali tiba jadwal bersih-bersih masjid dia sangat antusias untuk berperan serta

“Serasa di ‘recharge’ lagi badan kita saat asyik membersihkan rumah Allah,” ungkap Koko dengan senyum merekah, menggambarkan bagaimana energi positif mengalir dalam dirinya setiap kali usai berpartisipasi dalam program Bersih-Bersih Masjid PRM Bringin.

Bagikan: