Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Saat Atmosfer Masjid Nabawi Dibawa Syekh Abdurrahman Jaber ke Masjid At-Taqwa

24 November 2025, 16:21 WIB 2 menit baca
Saat Atmosfer Masjid Nabawi Dibawa Syekh Abdurrahman Jaber ke Masjid At-Taqwa

SEMARANG TIMUR,muhammadiyahsemarangkota.org— Mengenakan gamis krem berbalut rompi hitam serta penutup kepala khas Timur Tengah, Syekh Abdurrahman Jaber duduk tenang di panggung sederhana Masjid At-Taqwa Halmahera.

Wajahnya memancarkan keteduhan, dihiasi senyum yang menyiratkan kelembutan sekaligus ketegasan. Sosoknya seolah mengobati kerinduan jamaah akan almarhum Syekh Ali Jaber, sang kakak. Kini, Syekh Abdurrahman mengambil peran melanjutkan estafet dakwah membumikan Al-Qur’an di Tanah Air.

Ahad siang (23/11/2025), ratusan jamaah memadati setiap sudut Masjid At-Taqwa, Karangtempel, Semarang Timur. Mereka tidak sekadar datang untuk melihat sang ulama, tetapi ingin menyerap ilmu langsung dari sumbernya.

Aura kharismatik ulama asal Madinah ini sukses menyihir jamaah untuk duduk takzim, menyimak setiap kata yang keluar dengan logat khas Arab-Melayu yang kental.

Membawa Atmosfer Masjid Nabawi

Syekh Abdurrahman tidak hanya berceramah dalam Tabligh Akbar bertajuk “Mencetak Sejuta Penghafal Al-Qur’an” ini. Ia memimpin langsung salat Zuhur berjamaah, membawa atmosfer kekhusyukan Masjid Nabawi ke tengah hiruk-pikuk Semarang.

Bacaan ayat sucinya mengalun fasih dan menyentuh hati, membuat sebagian jamaah tak kuasa menahan air mata haru.
Dalam tausiyahnya, Syekh Abdurrahman mengajak para kepala keluarga untuk mengambil peran aktif.

Ia mendorong setiap ayah dan ibu untuk menjadikan rumah mereka sebagai madrasah pertama bagi lahirnya para penghafal Al-Qur’an. Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Semarang Timur dan Yayasan Cinta Darul Fathan, selaku inisiator acara, merancang momen ini untuk menanamkan benih cinta Al-Qur’an yang lebih kuat di hati masyarakat.

Menghapus Sekat Golongan

Ketua PCA Semarang Timur, Ina Farida, menyambut antusiasme warga yang begitu besar. Ia menegaskan bahwa acara ini menjadi bukti nyata keterbukaan dakwah Muhammadiyah. Menurutnya, Masjid At-Taqwa bukan sekadar menara gading bagi warganya sendiri, melainkan rumah bagi seluruh umat Islam.

“Selama ini panggung kita sering menampilkan penceramah internal. Namun hari ini, Syekh Abdurrahman membuktikan bahwa Masjid At-Taqwa membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja yang merindukan kebaikan,” ujar Ina penuh semangat.

Gerakan Infak dan Renovasi Masjid

Semangat berbagi langsung menyeruak di penghujung acara. Jamaah tidak hanya diam mendengarkan, tetapi langsung bergerak memberikan infak terbaik mereka untuk mendukung program Sejuta Penghafal Al-Qur’an. Mereka berlomba-lomba menitipkan harta sebagai investasi akhirat.

Di saat bersamaan, Takmir Masjid At-Taqwa juga mengajak jamaah bergotong royong untuk perbaikan fisik bangunan. Pengurus masjid membuka donasi untuk renovasi atap yang mulai rapuh termakan usia. Hari itu, kehadiran Syekh Abdurrahman Jaber sukses membakar semangat warga Semarang: membangun jiwa dengan Al-Qur’an, sekaligus merawat rumah ibadah tempat mereka bersujud.

Baca juga : Baca Qur’an Dulu, Jangan Drakor Mulu

Kontributor: Tim Media PCA Semarang Timur
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: