Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Milad 113 Muhammadiyah: 20 Ribu Warga Putihkan Balai Kota Semarang

21 Desember 2025, 10:29 WIB 3 menit baca
Milad 113 Muhammadiyah: 20 Ribu Warga Putihkan Balai Kota Semarang

SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang, Dr. Fachrurrozi, M.Ag., menegaskan bahwa Muhammadiyah adalah gerakan Islam yang inklusif dan tidak anti-budaya. Hal tersebut disampaikannya di hadapan sekitar 20.000 peserta yang memadati halaman Balai Kota Semarang dalam acara Jalan Sehat dan Gelar Budaya memperingati Milad 113 Muhammadiyah, Ahad (21/12/2025).

“Muhammadiyah hadir untuk membahagiakan dan memajukan masyarakat. Persyarikatan juga tidak anti-budaya, karena nilai-nilai agama dan budaya dapat berjalan beriringan dalam membangun peradaban,” ungkap Kyai Fachrurrozi yang menyebut kegiatan ini sebagai wujud syukur dan penguatan silaturahmi inklusif bagi warga Semarang.

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 06.00 WIB ini dilepas oleh Penjabat (Pj) Sekda Kota Semarang, Budi Prakosa, S.T., M.T. Antusiasme masyarakat terlihat sangat luar biasa, terbukti dengan ludesnya 20.000 kupon yang disediakan panitia.

Apresiasi dari Pemerintah Kota

Dalam kesempatan tersebut, Penjabat (Pj) Sekda Kota Semarang, Budi Prakosa, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi tinggi atas kiprah Muhammadiyah selama lebih dari satu abad. Menurutnya, Muhammadiyah mampu terus tumbuh karena senantiasa menjawab tantangan zaman dengan kerja nyata, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial.

“Seratus tiga belas tahun merupakan perjalanan panjang. Muhammadiyah berkontribusi nyata melalui pelayanan kesehatan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan,” tuturnya.

Rute dan Semarak Door Prize

Peserta menempuh rute yang dimulai dari Balai Kota menuju Tugu Muda, dilanjutkan ke Jalan Imam Bonjol sebagai titik pengumpulan kupon, lalu melewati Jalan Piere Tendean, Jalan Pemuda, dan kembali finish di Balai Kota.

Untuk mendukung kenyamanan, panitia telah menyediakan berbagai kantong parkir mulai dari area belakang Balai Kota hingga beberapa mal dan gedung di sekitar lokasi.

Kemeriahan peringatan Milad 113 Muhammadiyah semakin memuncak dengan pembagian berbagai doorprize fantastis. Hadiah utamanya meliputi empat paket umrah, sepeda motor, serta total uang tabungan senilai Rp60 juta, dan puluhan peralatan elektronik.

Gelar Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi

Selain jalan sehat, acara ini juga diisi dengan Gelar Budaya yang menampilkan pertunjukan seni bernuansa lokal dan keislaman dari 11 sekolah Muhammadiyah. Di area kegiatan, terdapat 80 stan bazar Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan UMKM dari seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kota Semarang sebagai bagian dari penguatan ekonomi dakwah. Acara ini juga diisi dengan Deklarasi UMKM Halal dan aksi penggalangan dana.

Sejumlah tokoh tampak hadir mengiringi kegiatan ini, di antaranya Wakil Ketua PWM Jateng Drs. H. Wahyudi, M.Pd. dan Prof. Dr. H. Rozihan, S.H., M.Ag, anggota DPD RI Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum, Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., serta Direktur RS Roemani dr. Sri Mulyani, Sp.A., M.Kes.

Hadir lengkap jajaran pimpinan PDM Kota Semarang, diantaranya Sekretaris Drs. Suparno, M.Ag., Bendahara Heru Krisnawan, dr. Shofa, Drs. H. Nurbini, M.S.I., Dr. AM. Jumai, dan tokoh lainnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Bambang Supriyono, M.Pd., sempat menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas atas potensi gangguan arus lalu lintas di jantung kota selama kegiatan ini berlangsung.

Adapun informasi lengkap dan terkini terkait kegiatan jalan sehat dan gelar budaya peringatan Milad 113 Muhammadiyah ini dapat diakses melalui akun Instagram resmi @muhammadiyahkotasemarang atau laman muhammadiyahsemarangkota.org.

Sementara siaran langsung gelar budaya bisa disaksikan mulai pukul 08;30 di channel youtube PDM Kota Semarang @muhammadiyahkotasmg.

Kontributor: Lukmanul Hakim
Editor: Agung S Bakti
Bagikan: