Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Resolusi 2026, Masjid Ramah Jamaah Harus Makmurkan Fisik dan Batin

10 Januari 2026, 17:41 WIB 3 menit baca
Suasana Rapat Kerja 2026 Masjid At Taqwa Wates Ngaliyan yang dihadiri pengurus takmir untuk membahas visi masjid ramah jamaah dan pemberdayaan ekonomi.
Sejumlah pengurus Masjid At Taqwa Wates Ngaliyan serius mengikuti Rapat Kerja (Raker) tahun 2026 untuk merumuskan program masjid ramah jamaah dan pengembangan media dakwah, Sabtu (10/01/2026).

NGALIYAN, muhammadiyahsemarangkota.org – Ketua Takmir Masjid At Taqwa Wates meluncurkan visi masjid ramah jamaah yang mengintegrasikan spiritualitas dengan pemberdayaan ekonomi. Langkah besar ini bermula dari Rapat Kerja (Raker) tahunan pada Sabtu (10/01/2026). Pertemuan tersebut merumuskan peta jalan strategis untuk satu tahun ke depan.

Prof. Ahwan Fanani, M.Ag., selaku Guru Besar UIN Walisongo Semarang, menekankan pentingnya masjid sebagai tempat yang menenangkan. Beliau menjelaskan bahwa konsep masjid ramah jamaah bermula dari pelayanan tulus dan fasilitas memadai. Oleh karena itu, pengurus berkomitmen memperkuat manajemen masjid modern agar suasana ibadah semakin inklusif bagi semua kalangan.

“Visi kita tahun ini fokus pada masjid yang nyaman, berkembang, dan memakmurkan. Kita harus memastikan setiap sudut tempat ini memberikan ketenangan bagi siapa pun yang datang,” ujar Prof. Ahwan di sela acara.

Memakmurkan Jamaah Lewat Pemberdayaan Ekonomi

Lebih jauh lagi, rencana besar ini menyentuh kemandirian finansial melalui program pemberdayaan ekonomi jamaah. Strategi tersebut bertujuan menjadikan masjid sebagai pusat solusi bagi persoalan hidup warga Wates. Salah satu langkah konkretnya adalah penguatan UMKM berbasis masjid melalui berbagai pelatihan keterampilan bagi warga sekitar.

Prof. Ahwan menegaskan bahwa kesalehan ritual harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan sosial. Ia percaya bahwa masjid yang hebat adalah masjid yang mampu merangkul kebutuhan hidup para pengikutnya secara nyata.

“Memakmurkan itu punya dua makna. Masjidnya makmur dengan kegiatan yang semarak, dan jamaahnya makmur karena masjid memenuhi kebutuhan mental hingga finansial mereka,” tegas Prof. Ahwan Fanani.

Syiar Dakwah Digital yang Adaptif

Selain aspek ekonomi, Masjid At Taqwa Ngaliyan, Wates siap melakukan lompatan besar melalui strategi “The Inclusive Digital Mosque” yang berfokus pada modernitas dan inklusivitas.

Melalui pilar Media Development, masjid kini diperkuat oleh tim “At Taqwa Media Creative” yang terdiri atas relawan pemuda dan mahasiswa untuk mengelola Digital Newsroom. Program ini memproduksi konten rutin yang dioptimalkan secara SEO, mulai dari artikel kegiatan hingga video pendek “60 Detik Berkah” di TikTok dan Reels untuk menjangkau Gen Z. Pemanfaatan teknologi ini bertujuan agar syiar masjid tetap relevan dan mampu menduduki peringkat utama pencarian Masjid di Semarang.

Ketua Bidang Media Masjid At Taqwa, Agung S. Bakti, menjelaskan bahwa digitalisasi ini adalah jembatan untuk membangun kepercayaan jemaah. “Target kami di 2026 adalah menjadikan Masjid At Taqwa sebagai pusat informasi digital yang paling informatif di Semarang Barat,” tegas Agung.

Mewujudkan Ekosistem Masjid Nyaman dan Makmur

Sinergi antara dakwah digital dan ekonomi kreatif menjadi kunci utama untuk mewujudkan masjid nyaman dan makmur. Pengurus memastikan setiap program kerja lahir dari aspirasi langsung para jamaah agar berdampak nyata. Dengan pengelolaan yang terarah, Masjid At Taqwa siap menjadi oase yang menyejukkan sekaligus memberdayakan masyarakat.

Seluruh resolusi ini mempertegas komitmen dalam membangun ekosistem masjid ramah jamaah yang mandiri. Masjid At Taqwa Wates kini membuktikan bahwa rumah ibadah mampu bertransformasi menjadi pusat peradaban modern. Mereka tetap menjaga kesucian nilai-nilai religi sekaligus relevan dengan kebutuhan umat.

Baca juga : Transformasi Masjid: Dari Ruang Ibadah Jadi Pusat Solusi Hidup Umat, Bukan Cuma Mengaji, Santri Muhammadiyah di Semarang Juga Dilatih Menguasai AI

Kontributor: Media At Taqwa Wates
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: