MUHAMMADIYAHSEMARANGKOTA.ORG, SEMARANG – Perkembangan teknologi telah mempengaruhi tumbuh kembang anak pada masa sekarang yang menyebabkan adanya perbedaan perilaku anak zaman sekarang dengan anak zaman dulu. Generasi sekarang cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Maka dari itu para orang tua juga dituntut untuk tanggap dalam perkembangan teknologi, karena pola asuh orang tua menentukan terbentuknya perilaku anak.
Oleh karena begitu pentingnya pengaruh teknologi informasi terhadap fase tumbuh kembang anak, maka Pimpinan Daerah Aisyiyah kota Semarang mengadakan seminar interaktif dengan tema “Aisyiyah Membersamai Tumbuh Kembang Anak Dalam Pengaruh Teknologi Informasi” pada hari Ahad (24/09) bertempat di Hotel P4 Upgris, Jl. Sriwijaya no 33 Semarang.
Dalam pelaksanaan seminar interaktif aisyiyah tersebut turut hadir wakil ketua PDM kota Semarang bidang LSBO dan pengembangan ortom, H. Jumadi M.Pd., ketua PDA kota Semarang, Hj. Aminah Kurniasih M.Pd. beserta segenap jajarannya, serta perwakilan dari orang tua murid TK ABA se-kota Semarang.
Dalam pemaparan materi seminar tersebut lebih ditekankan pada kelekatan orang tua dengan perangkat selularnya, yang tentu saja menyebabkan anak-anak juga tidak asing dengan media selular ini sejak usia dini. Media sosial dapat memberikan manfaat bagi para orang tua sehingga mereka dapat memperoleh informasi yang berguna untuk mendukung proses pengasuhan anak. Namun, kelekatan anak usia dini secara langsung dengan media selular dinilai memberikan dampak yang kurang baik terhadap proses tumbuh kembang anak melalui beberapa penelitian ilmiah.
Usia dini, yaitu rentang usia 3 – 5 tahun pada anak-anak, merupakan periode emas dalam masa tumbuh kembang anak, baik secara fisiologis maupun secara emosional. Anak sangat peka dan menyerap berbagai stimulus-stimulus dari lingkungan sekitar. Anak mempelajari lingkungannya melalui hal-hal yang ia lihat, ia dengar, ia rasakan dan juga melalui interaksi yang dia jalani dengan orang di sekitarnya dan juga alat bermain yang dimilikinya. Pada masa ini, kemampuan anak untuk memahami lingkungannya akan berkembang dengan pesat, sehingga dapat dikatakan bahwa mengoptimalkan potensi perkembangan anak pada rentang usia ini akan menjadi pondasi untuk tumbuh kembang anak di masa selanjutnya. Optimalisasi potensi tumbuh kembang anak pada usia dini tentu saja memerlukan pengasuhan yang baik dari orangtua dan lingkungan sekitar.
Editor : Muhammad Huzein Perwiranagara