Pertanyaan mengenai identitas sang pembohong besar akhir zaman terus memicu rasa penasaran umat Islam. Melanjutkan pembahasan dari dua tulisan sebelumnya (seri tulisan Dajjal pertama dan Dajjal kedua), artikel ketiga ini secara khusus mengupas bentuk asli Dajjal.
Kita akan membedah bentuk asli Dajjal yang paling ditakuti sepanjang sejarah manusia berdasarkan riwayat hadis sahih. Pemahaman ini sangat penting agar kita semakin waspada terhadap ancaman fitnahnya.
Penjelasan detail mengenai bentuk asli Dajjal sering kali bermula dari pengalaman spiritual Rasulullah. Nabi Muhammad SAW mendapatkan gambaran wujud tersebut melalui mimpi yang terjadi berulang kali. Beliau pernah bermimpi sedang thawaf di Ka’bah dan melihat Nabi ‘Isa. Saat menoleh, beliau tiba-tiba melihat sosok Dajjal yang mendapat pengawalan ketat dari dua orang.
Oleh karena sumber informasinya berasal dari mimpi kenabian, narasi pengungkapan bentuk asli Dajjal memiliki beberapa variasi. Pengalaman profetik ini termasuk ke dalam kategori ayat mutasyabihat yang membutuhkan penafsiran secara berhati-hati. Namun demikian, hasil takwil ulama tetap bisa kita terima selama maknanya tidak bertentangan dengan ruh syariat Islam.
Wujud Fisik dan Bentuk Asli Dajjal dalam Hadis
Rasulullah secara gamblang menyebutkan ciri fisik untuk memperingatkan umatnya tentang bentuk asli Dajjal. Salah satu ciri utamanya adalah kondisi matanya yang cacat dan mengerikan.
إن الله تَعَالَى لَيْسَ بِأَعْوَرَ، أَلاَ وَإِنَّ الْمَسِيْحَ الدَّجَّالَ أَعْوَرُ الْعَيْنِ الْيُمْنَى؛ كَأَنَّ عَيْنَهُ عِنَبَةٌ طَافِيَةٌ
Sesungguhnya Allah Ta’ala tidak buta sebelah, dan ketahuilah sesungguhnya al-Masih Dajjal adalah picek mata sebelah kanannya. Matanya bagaikan anggur yang menonjol (HR Bukhari: 3184, 3185, 4051, 5451, 6484, 6590, 6858, Muslim: 246).
Selanjutnya, hadis lain juga menggambarkan postur tubuh sang pembohong yang berbadan besar dan berambut keriting.
أِلْتَفَتُ فَإِذًا رَجُلٌ أَحْمَرُ جِسِيْمُ جَعْدُ الرَأْس
Kemudian aku menoleh, tiba-tiba ada seseorang yang kulitnya merah, berbadan besar, rambut kepalanya keriting (HR Bukhari: 6508).
Bahkan, Rasulullah menyerupakan bentuk asli Dajjal dengan seseorang yang benar-benar hidup pada zaman tersebut. Beliau menyamakannya dengan seorang pria bernama Ibnu Qathan dari Bani Khuza’ah.
هَذَا الدَّجَّالُ . أَقْرَبُ النَّاسِ بِهِ شَبَهًا ابْنُ قَطَنٍ » . رَجُلٌ مِنْ خُزَاعَةَ
Ini adalah Dajjal, manusia yang paling mirip dengannya adalah Ibnu Qathan, laki-laki dari bani Khuza’ah (HR Bukhari: 6595).
Riwayat Muslim juga menegaskan bahwa Ibnu Qathan adalah seorang pemuda berambut sangat keriting.
إِنَّهُ شَابٌّ، قَطَطٌ، عَيْنُهُ طَافِيَةٌ، كَأَنِّي أُشَبِّهُهُ بِعَبْدِ الْعُزَّى بْنِ قَطَنٍ
Sesungguhnya dia adalah seorang pemuda, rambutnya sangat keriting, matanya menonjol, seolah-olah aku sedang menyerupakannya dengan ‘Abdul ‘Uzza bin Quthn (HR Muslim: 250).
Versi lain menyebutkan Ibnu Qathan berasal dari bani Mushthaliq dari Khuza’ah (HR Bukhari: 6805 Ahmad: 5760).
Selain ciri tersebut, bentuk asli Dajjal juga tergambar sebagai sosok laki-laki mandul yang sama sekali tidak memiliki keturunan.
هُوَ عَقِيمٌ لاَ يُولَدُ لَهُ (HR Muslim: 2927).
Kondisi mata memang menjadi sorotan utama karena membuat bentuk asli Dajjal tampak sangat menakutkan.
وَعَيْنُهُ الْيُمْنَى عَوْرَاءُ جَاحِظَةٌ وَلاَ تَخْفَى كَأَنَّهَا نُخَامَةٌ فِى حَائِطٍ مُجَصَّصٍ وَعَيْنُهُ الْيُسْرَى كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّىٌّ
Mata kanannya melotot -tidak bisa dipungkiri- seakan-akan dahak yang menempel pada tembok yang dicat, sedang mata kirinya seperti bintang yang terang (HR Ahmad: 11328).
Riwayat Ahmad lainnya melengkapi deskripsi tersebut dengan menyebutkan matanya tampak seperti kaca berwarna hijau.
إِحْدَى عَيْنَيْهِ كَأَنَّهَا زُجَاجَةٌ خَضْرَاءُ (HR Ahmad: 20220).
Ancaman Fitnah Terbesar di Era Kebohongan
Terlepas dari wujud fisiknya yang menyeramkan, Dajjal sejatinya adalah makhluk yang menjalani keseharian layaknya manusia biasa. Rasulullah membenarkan fakta ini dalam sabdanya.
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَدْ أَكَلَ الطَّعَامَ وَمَشَى فِي الْأَسْوَاقِ يَعْنِي الدَّجَّالَ
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, Sesungguhnya Dajjal juga memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar (HR Ahmad: 19142).
Meskipun wujudnya manusia, dia justru membawa ujian paling dahsyat sepanjang sejarah peradaban. Tidak ada satupun makhluk sejak penciptaan Nabi Adam hingga kiamat yang fitnahnya melebihi Dajjal. Senjata utama fitnah ini adalah memanipulasi fakta kebenaran secara masif.
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَمَامَ الدَّجَّالِ سِنِينَ خَدَّاعَةً يُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ وَيُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ وَيَتَكَلَّمُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ
Rasulullah bersabda, sesungguhnya, sebelum munculnya Dajjal akan ada beberapa tahun munculnya para penipu, sehingga orang jujur didustakan sedangkan pendusta dibenarkan. Orang yang amanat dikhianati sedangkan orang yang suka berkhianat dipercaya, dan para ruwaibidhah angkat bicara (HR Ahmad: 128280).
Kondisi dunia saat ini sedang berada pada era disrupsi yang bergerak cepat menuju era post-truth atau era kebohongan. Kekacauan informasi di masyarakat ini ibarat hamparan tanah datar yang akan memuluskan langkah Dajjal. Para relawan penyebar berita bohong di ranah politik hingga keagamaan secara tidak sadar sedang membuka jalan bagi turunnya sang pembohong besar. Oleh sebab itu, setiap Muslim wajib membentengi tauhidnya sejak dini agar selamat dari pusaran fitnah tersebut.
Baca juga seri lengkap artikel Dajjal:
Mengenal Ciri-ciri Dajjal Menurut Hadis dan Maknanya di Era Modern
Siapa Dajjal Sebenarnya? Membedah Ciri Dajjal Menurut Islam Lewat Fakta Sejarah
Siapa Sebenarnya Dajjal? Kenali Tanda Nyata Kemunculan Dajjal yang Kerap Diabaikan Umat
Siapa Sebenarnya Dajjal? Kenali Fitnah Surga Dajjal dan Rahasia Surat Al-Kahfi
Siapa Sebenarnya Dajjal? Mengungkap Kekejaman Dajjal dan Rahasia Keteguhan Iman Umat
Siapa Sebenarnya Dajjal? Mengungkap Kematian Dajjal di Akhir Zaman dan Turunnya Nabi Isa
Siapa Sebenarnya Dajjal? Waspada Sosok Pemimpin Sesat yang Lebih Menakutkan