Jangan Buru-buru Pulang, Ini Keutamaan 2 Raka’at Shalat Ba’diyah Maghrib

Oleh:

Redaksi

Setelah menunaikan shalat fardhu Maghrib, seringkali kita terburu-buru untuk beranjak dan melanjutkan aktivitas. Padahal, ada satu amalan sunnah ringan yang memiliki keutamaan luar biasa jika dikerjakan, yaitu shalat sunnah Ba’diyah Maghrib.

Shalat dua raka’at ini bukan hanya menjadi penyempurna ibadah fardhu, tapi juga merupakan bagian dari amalan yang ganjarannya adalah sebuah rumah di surga.

Shalat Ba’diyah Maghrib adalah shalat sunnah yang dikerjakan sebanyak dua raka’at persis setelah shalat fardhu Maghrib. Pelaksanaannya yang ringan ini ditegaskan sebagai salah satu kebiasaan (sunnah) yang dijaga oleh Rasulullah SAW.

Hal ini sebagaimana diceritakan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Umar:

“Aku pernah shalat bersama Rasulullah saw. dua raka’at sebelum dzuhur, dua raka’at sesudahnya, dua raka’at sesudah Maghrib, dua raka’at sesudah Isya’ dan dua raka’at sesudah Jum’ah. Adapun pada Maghrib, Isya’ dan Jum’ah, aku kerjakan shalat bersama Nabi saw”.

Berikut penjelasan mengenai tata cara dan keutamaan shalat Ba’diyah Maghrib yang disarikan dari buku Tuntunan Shalat-Shalat Tathawwu’ terbitan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY Tahun 2015.

Keutamaan terbesar dari shalat Ba’diyah Maghrib terletak pada nilainya sebagai bagian dari shalat rawatib dua belas raka’at dalam sehari semalam. Bagi siapa saja yang konsisten (istiqamah) dalam menjalankannya, Allah SWT menjanjikan ganjaran yang tak ternilai.

Ganjaran tersebut adalah dibangunkan sebuah rumah baginya di surga kelak. Janji ini didasarkan pada hadits riwayat Ummu Habibah, di mana Rasulullah SAW bersabda:

”Barang siapa yang mengerjakan shalat dua belas raka’at, Allah akan membangunkan baginya rumah di surga, yaitu: 4 (empat) raka’at sebelum dhuhur, 2 (dua) raka’at sesudahnya, 2 (dua) raka’at sebelum ashar, 2 (dua) raka’at sesudah maghrib, dan 2 (dua) raka’at sebeluh shubuh”.

Dengan meluangkan sedikit waktu untuk melaksanakan dua raka’at ringan setelah Maghrib, kita tidak hanya sedang berupaya mengikuti sunnah Nabi, tetapi juga sedang “membangun” istana kita di surga kelak. Tentu ini adalah sebuah investasi akhirat yang sangat berharga dan sayang untuk dilewatkan.

Editor:

Adib Abyan

Bagikan berita ini

Kabar Lainnya

Scroll to Top