Sering merasa bingung dan ragu saat dihadapkan pada pilihan hidup yang berat? Jangan biarkan kegalauan berlarut-larut. Sebagai seorang muslim, kita diajarkan untuk meminta petunjuk langsung kepada Allah SWT melalui Shalat Istikharah.
Yuk, simak panduan resminya di sini agar hatimu mantap melangkah!
Dalam menjalani kehidupan, kita seringkali dihadapkan pada persimpangan pilihan yang sulit. Baik itu masalah jodoh, pekerjaan, pendidikan, maupun urusan duniawi lainnya. Islam memberikan solusi indah untuk mengatasi keraguan tersebut, yakni dengan Shalat Istikharah.
Berikut panduan Shalat Istikharah yang disarikan dari buku Tuntunan Shalat-Shalat Tathawwu’ terbitan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY Tahun 2015.
Apa itu Shalat Istikharah?
Shalat Istikharah adalah shalat sunnah yang dikerjakan untuk memohon petunjuk kepada Allah SWT dari berbagai urusan yang membingungkan.
Kapan waktu pelaksanaannya? Shalat Istikharah tidak ditentukan waktunya secara kaku. Ibadah ini dapat dilakukan baik siang ataupun malam hari, sesuai dengan kebutuhan Anda, asalkan tidak dilakukan pada waktu-waktu yang dilarang untuk shalat (seperti tepat saat matahari terbit, tepat saat matahari di atas kepala, atau saat matahari terbenam).
Tata Cara Shalat Istikharah
Tata cara pelaksanaannya cukup sederhana, yakni dikerjakan sebanyak 2 rakaat seperti shalat sunnah pada umumnya, kemudian dilanjutkan dengan berdoa secara spesifik kepada Allah SWT.
Hal ini berdasarkan Hadits riwayat Jabir bin ‘Abdullah:
ﻛﺎ َ ن َ رَﺳ ُ ﻮل ُ اﷲِ ﺻ َ ﻠﻰ َّ اﷲُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ وَﺳ َ ﻠَّﻢَ ُﻌَﻠِّﻤُﻨَﺎ اﻻ ِ ﺳ ْ ﺘِﺨ َ ﺎرَةَ ﻓﻲ ِ اﻷ ْ ُُﻮرِ ﻛﻠ ُ ِّﻬَﺎ ﻛَﻤَﺎ ُﻌَﻠِّﻤُﻨَﺎ اﺴ ُّ ﻮرَةَ ﻣِﻦ ْ اﻟْﻘُﺮْآن ِ َﻘُﻮل ُ : إِذَا ﻫَﻢَّ أَﺣَ ﺪ ُ ُﻢْ ﺑِﺎﻷ ْ َْﺮِ ﻓَﻠْﻴﺮ َ ْﻛَﻊْ رَْﻌَﺘَﻴﻦ ْ ِ ﻣِﻦ ْ َﻴﺮ ْ ِ اﻟْﻔَﺮِﻀ َ ﺔِ ُﻢَّ ﻟﻴ ِ َﻘُﻞ ْ
“Bahwa Rasulullah saw. mengajarkan kepada kami beristikharah dalam segala hal sebagaimana ia mengajarkan pada kami akan surat dari al Qur’an. Ia mengatakan: ”Apabila ada kepentingan bagimu untuk melakukan sesuatu, hendaklah kerjakan shalat dua raka’at di luar shalat fardhu, kemudian membaca (do’a)…”
Doa Shalat Istikharah
Setelah selesai shalat dua rakaat, dianjurkan membaca doa yang diajarkan Rasulullah SAW berikut ini. Saat sampai pada bagian menyebutkan “hajat” atau kepentingan, sebutkanlah perkara yang sedang membuat Anda ragu.
Bacaan Doa Arab:
اﻠﻬُﻢَّ إِﻧﻲ ِّ أَﺳ ْ ﺘَﺨ ِ ﻴﺮُك َ ﺑِﻌِﻠْﻤِﻚ َ وَأَﺳ ْ ﺘَﻘْﺪ ِ رُك َ ﺑِﻘُﺪ ْرَﺗِﻚ َ وَأَﺳ ْ ﺄَُﻚ َ ﻣِﻦ ْ ﻓَﻀ ْ ﻠِﻚ َ اﻟْﻌَﻈ ِ ﻴﻢ ِ ﻓَﺈِﻧَّﻚ َ َﻘْﺪ ِ رُ وَﻻ َ أَﻗْﺪ ِ رُ وََﻌْﻠَﻢُ وَﻻ َ أَﻋْﻠَﻢُ وَأَﻧْﺖ َ ﻋَﻼ َّ مُ اﻟْﻐُﻴُﻮب ِ اﻠﻬُﻢَّ إِن ْ ﻛُﻨْﺖ َ َﻌْﻠَﻢُ أَن َّ ﻫَﺬَا اﻷ ْ َْﺮَ ﺧَ ﻴﺮ ْ ٌ ﻟﻲ ِ ﻓﻲ ِ دِﻳﻨﻲ ِ وَﻣَﻌَﺎﺷﻲِ وَﻋﺎ َ ﻗِﺒَﺔِ أَْﺮِي أَوْ ﻗَﺎل َ ﻋﺎ َ ﺟ ِ ﻞ ِ أَْﺮِي وَآﺟ ِ ﻠِﻪِ ﻓَﺎﻗْﺪ ُ رْهُ ﻟﻲ ِ وَ َ ﺴﺮ ِّ ْهُ ﻟﻲ ِ ُﻢَّ ﺑَﺎرِك ْ ﻟﻲ ِ ِﻴﻪِ وَِن ْ ﻛُﻨْﺖ َ َﻌْﻠَﻢُ أَن َّ ﻫَﺬَا اﻷ ْ َْﺮَ ﺷﺮ َ ٌّ ﻟﻲ ِ ﻓﻲ ِ دِﻳﻨﻲ ِ وَﻣَﻌَﺎﺷﻲِ وَﻋﺎ َ ﻗِﺒَﺔِ أَْﺮِي أَوْ ﻗَﺎل َ ﻓﻲ ِ ﻋﺎ َ ﺟ ِ ﻞ ِ أَْﺮِي وَآﺟ ِ ﻠِﻪِ ﻓَﺎﺻﺮ ْ ِﻓْﻪُ َﻨﻲ ِّ وَاﺻﺮ ْ ِﻓْﻨﻲ ِ َ ﻨْﻪُ وَاﻗْﺪ ُ رْ ﻟﻲ ِ اﻟﺨْ َﻴﺮ ْ َ ﺣَﻴْﺚ ُ ﻛﺎ َ ن َ ُﻢَّ أَرْﺿ ِ ﻨﻲ ِ
(lalu sebutkan kepentingan/permohonannya)
Terjemahan:
“Ya Allah, arahkanlah diriku kepada yang baik dengan ilmu-Mu, dan berilah aku kemampuan dengan kekuasaan-Mu, dan aku selalu mengharapkan anugerah-Mu yang melimpah, sesungguhnya Engkau Yang Maha Kuasa, dan aku tidak kuasa sedikitpun, dan Engkau Yang Maha Mengetahui, dan aku tidak tahu sedikitpun. Dan Engkaulah Yang maha Mengetahui segala yang ghaib.
Ya Allah, jika hal ini baik bagiku, bagi agama, dunia penghidupan dan kesudahan urusanku, maka mohon Engkau tetapkan kebaikan dan kemudahan bagiku, kemudian limpahkanlah berkah bagiku.
Jika hal ini jelek bagiku, bagi agama, dunia, penghidupan dan kesudahan urusanku, mohon Engkau jauhkan ia dari padaku dan jauhkan aku dari padanya dan limpahkanlah kepadaku keutamaan juga adanya, kemudian jadikanlah aku orang yang rela dengan pemberian itu”.
InsyaAllah dengan berserah diri melalui ikhtiar Shalat Istikharah ini, Allah SWT akan memberikan kemantapan hati pada pilihan yang terbaik menurut pandangan-Nya.
Baca juga : Menghidupkan Malam: Panduan Lengkap Shalat Lail Sesuai Tuntunan Tarjih Muhammadiyah