Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.
Headline 5 menit baca

Yuk Praktikan, Menyempurnakan Doa Sebelum Tidur Sesuai Sunnah

Drs. H. Danusiri, M.Ag.

Komisi Dakwah MUI Kota Semarang, Wakil Ketua PDM Kota Semarang, Dosen Al Islam dan Kemuhammadiyahan Unimus

Yuk Praktikan, Menyempurnakan Doa Sebelum Tidur Sesuai Sunnah
Menyempurnakan doa sebelum tidur dengan istighfar tiga kali merupakan adab tidur dalam Islam yang sangat dianjurkan untuk menggugurkan dosa harian. (Ilustrasi: AI/Gemini)

Allah SWT memerintahkan umat Islam agar menjalankan agama secara kaffah atau menyeluruh. Perintah suci ini menuntut setiap mukmin berislam secara konsisten selama 24 jam penuh setiap harinya. Oleh karena itu, kita wajib mempraktikkan doa sebelum tidur serta menjaga adab tidur dalam Islam sesuai sunnah.

Kita juga harus menjaga adab keislaman di mana pun, baik saat berada di masjid maupun di pasar. Mari kita renungkan firman Allah SWT mengenai perintah berislam secara utuh tersebut.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ كَاۤفَّةًۖ وَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu – (QS al-Baqarah: 208).

Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga mengingatkan umatnya tentang kuatnya godaan setan di tempat ramai.

لَا تَكُونَنَّ إِنْ اسْتَطَعْتَ أَوَّلَ مَنْ يَدْخُلُ السُّوقَ وَلَا آخِرَ مَنْ يَخْرُجُ مِنْهَا فَإِنَّهَا مَعْرَكَةُ الشَّيْطَانِ

Janganlah kamu menjadi orang yang pertama kali masuk ke dalam pasar dan orang terakhir kali keluar darinya. Karena, bagaimanapun, pasar itu adalah sasaran utama syetan dan di situlah syetan mengibarkan benderanya – (HR Muslim: 4489).

Pentingnya Menyempurnakan Doa Sebelum Tidur

Manusia rata-rata membutuhkan waktu enam hingga tujuh jam sehari untuk beristirahat. Karena durasinya cukup panjang, kita harus memastikan rutinitas ini tetap bernilai ibadah.

Jika kita mengabaikan doa sebelum tidur, kita membuang peluang kebaikan selama berjam-jam setiap harinya. Oleh karena itu, mari praktikan amalan yang sejalan dengan tuntunan sunnah sebelum tidur.

Rasulullah SAW mengajarkan sebuah amalan dasar doa sebelum tidur yang sangat akrab bagi seluruh umat Islam. Agar mudah dilafalkan, berikut adalah teks Arab beserta bacaan latinnya:

كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِراشِهِ، قَالَ بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وأَمُوتُ

(Bismikallaahumma ahyaa wa amuutu)

Nabi, Ketika mendatangi tempat tidur berdoa, dengan nama-Mu ya Allah hidup dan matiku – (HR Bukhari: 5837, 5839, 5849, 5850, 6845, 6846, Muslim: 4846, Turmuzi: 3339, Abu Dawud: 4390, Ahmad:17862, 17938, 20404, 22148, 22198, 22280, 22301, 22362).

Para pendidik biasanya mengajarkan bacaan dasar tersebut kepada anak-anak sejak masuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK). Sayangnya, banyak orang dewasa berpendidikan tinggi masih saja membatasi amalan malamnya pada doa singkat ini.

Penulis menganggap kebiasaan melafalkan doa singkat sebelum tidur ini layaknya kualitas “kelas TK” karena belum ada tambahan amalan spiritual. Kita tentu perlu menyempurnakan kualitas ibadah malam kita agar sejalan dengan tingkat kedewasaan.

Yuk Praktikan Istighfar Sebelum Terlelap

Sebagai mukmin yang cerdas, kita sebaiknya melengkapi doa sebelum tidur dengan memperbanyak bacaan istighfar pelebur dosa. Rasulullah SAW sangat menganjurkan amalan penyempurna ini untuk menetralisir dosa-dosa harian kita. Berikut adalah lafal lengkap istighfar tersebut beserta teks latinnya yang dibaca sebanyak tiga kali:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَالَ حِينَ يَأْوِي إِلَى فِرَاشِهِ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ ذُنُوبَهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ رَمْلٍ عَالِجٍ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ عَدَدِ وَرَقِ الشَّجَر

(Astaghfirullahal ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaihi)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, Barangsiapa ketika akan tidur ia mengucapkan: (aku memohon ampun kepada Allah yang tidak ada Tuhan yang patut di sembah selain Dia, Yang Maha Hidup dan Maha Benar, dan aku bertaubat kepada-Nya) sebanyak tiga kali, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan, sebanyak gunung pasir, dan sebanyak jumlah daun di pepohonan (HR Ahmad: 19625).

Membaca istighfar menjelang terlelap memiliki kualitas kepasrahan batin yang sangat murni. Saat berzikir usai shalat berjamaah, konsentrasi kita sering terpecah karena urusan sosial. Kita sering sibuk bersalaman dengan jamaah di sebelah kanan, kiri, maupun depan. Akibatnya, hubungan batin antara hamba dengan Sang Pencipta menjadi kurang mendalam atau rasihh.

Sebaliknya, saat kepala menyentuh bantal, kita benar-benar pasrah sepenuhnya kepada kehendak Allah SWT. Kita memfokuskan jiwa raga tanpa sedikit pun gangguan urusan duniawi. Orang Jawa menyebut kondisi ini sebagai kepasrahan bongkokan jiwa raga kepada Ilahi. Wajar jika Allah SWT membalas kepasrahan tersebut dengan melebur dosa sebanyak buih di lautan.

Yuk praktikan lafal istighfar tiga kali tersebut sebagai penyempurna doa sebelum tidur kita. Amalan sederhana ini mampu mengangkat kualitas istirahat kita menjadi kelas terdidik yang penuh berkah. Terapkan selalu sunnah ini agar kita senantiasa meraih ampunan dan rida-Nya setiap malam.

Editor: Agung S Bakti
Isi artikel adalah tanggung jawab kontributor sepenuhnya.
Bagikan: