Kunci Utama Kebahagiaan: Iman,Takwa dan Amal Saleh
NGALIYAN,muhammadiyahkotasemarang.org—Ustadz Mustofa, Kebahagiaan sejati bukanlah monopoli seorang raja, orang yang kaya raya, atau mereka yang beristri cantik.
Kebahagiaan sejati dapat diraih oleh siapa saja, baik penguasa maupun rakyat jelata, si kaya maupun si miskin, asalkan berpegang teguh pada tiga kunci utama: iman, takwa, dan amal saleh.
Ustadz Mustofa mengajak jamaah untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan dan merenungkan esensi kebahagiaan yang hakiki, yang dijanjikan bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa di dunia dan akhirat. Pada saat khutbah Sholat Jumat (19/09/2025) di Masjid At Taqwa Wates Ngaliyan menjadi momen perenungan penting bagi jamaah.
Tiga Kunci Utama Meraih Kebahagiaan Dunia dan Akhirat
Iman sebagai Landasan Pertama
Menurut Ustadz Mustofa, iman merupakan fondasi pertama dan utama. Iman berarti percaya dengan sepenuh hati kepada Allah SWT, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari kiamat, serta takdir Allah, baik yang baik maupun yang buruk.
“Perbuatan siapapun tanpa didasari dengan iman akan sia-sia dan tidak akan memperoleh kebahagiaan di sisi Allah SWT,” tegas Ustadz Mustofa dalam khutbahnya.
Tanpa landasan keimanan yang kuat dan benar, segala amal dan perbuatan baik tidak akan bernilai di hadapan Allah SWT.
Takwa sebagai Wujud Ketaatan.Syarat kedua adalah takwa kepada Allah SWT. Takwa diartikan sebagai upaya untuk senantiasa melaksanakan segala perintah Allah—meliputi perintah wajib dan sunah—serta menjauhi semua larangan-Nya dengan penuh kesadaran, kesabaran, dan keikhlasan hati.
Ustadz Mustofa menjelaskan bahwa untuk melaksanakannya sungguh berat, kecuali dengan kemauan yang keras yang didasari oleh iman yang kuat dan benar.
Amal Saleh sebagai Manifestasi Iman dan Takwa. Syarat penting yang ketiga adalah Amal Saleh. Amal saleh merupakan jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ustadz Mustofa menjelaskan bahwa iman, takwa, dan amal saleh merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
“Hanya percaya kepada Allah, iman saja tanpa disertai takwa kepada Allah itu belum cukup. Begitu pula takwa yang tidak diwujudkan dengan perbuatan, itu pun tidak akan berarti sama sekali,” jelas Ustadz Mustofa.
Amal saleh adalah manifestasi atau perwujudan nyata dari kepercayaan (iman) dan ketakwaan seseorang. Mustahil bagi seorang Mukmin yang bertakwa untuk berbuat keburukan serta melanggar norma-norma agama.
Kebahagiaan Milik Semua Umat
Ustadz Mustofa menekankan, kebahagiaan sejati dapat dimiliki oleh semua orang: “Baik itu penguasa dan rakyat jelata. Si kaya atau si miskin yang tak punya? Yang berkulit putih atau punya kulit hitam? Baik laki-laki maupun perempuan, semuanya dapat merasakan kebahagiaan.” Hal ini karena kebahagiaan yang hakiki adalah milik orang-orang yang beriman, dan senantiasa bertakwa, yang dijanjikan kebahagiaan ketika hidup di dunia dan ketika kembali di alam akhirat.