Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Mahasiswa UNIMUS Ubah Limbah Jagung Jadi ‘Corn Ribs’ dan Teh Berkhasiat, Dongkrak Ekonomi Warga Demak

22 September 2025, 16:17 WIB 2 menit baca
Mahasiswa UNIMUS Ubah Limbah Jagung Jadi ‘Corn Ribs’ dan Teh Berkhasiat, Dongkrak Ekonomi Warga Demak

DEMAK, muhammadiyahsemarangkota.org- Siapa sangka, bonggol dan rambut jagung yang selama ini hanya dianggap sampah bisa disulap menjadi produk kuliner dan kesehatan bernilai tinggi. Inovasi ini datang dari para mahasiswa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) A.R Fachruddin Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) yang kini tengah menggerakkan program ekonomi kreatif di Desa Jamus, Kecamatan Mranggen, Demak.

Para mahasiswa ini tidak hanya mengenalkan cara membuat produk unik seperti corn ribs renyah dan teh dari rambut jagung yang kaya manfaat, tetapi juga membekali warga dengan keterampilan wirausaha. Tujuannya jelas, memberdayakan masyarakat agar mampu mandiri secara ekonomi dan membuka peluang usaha baru.

Pada Sabtu (20/9/2025), puluhan petani, pelaku UMKM, dan ibu rumah tangga desa antusias mengikuti pelatihan yang diadakan di Aula Desa Jamus. Mereka diajarkan mengolah jagung menjadi berbagai produk, termasuk tepung serbaguna dari bonggol jagung yang biasanya dibuang.

“Program ini adalah langkah nyata kami untuk memberdayakan masyarakat agar bisa mandiri secara ekonomi,” ujar Novi, Ketua Tim PPK Ormawa IMM AR Fachruddin. Ia menambahkan, inisiatif ini bertujuan membantu warga Jamus membangun desa mereka sesuai dengan program Desa Berdaya.

Selain pelatihan teknis pengolahan, tim mahasiswa juga memberikan bimbingan praktis mengenai cara mendaftarkan Nomor Induk Berusaha (NIB). Langkah ini dinilai krusial untuk memberikan legalitas usaha dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk desa.

Dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang melimpah, pelatihan ini diharapkan mampu menumbuhkan UMKM baru dan memperkuat identitas Desa Jamus sebagai pusat ekonomi kreatif di bidang pangan dan kesehatan.

Kontributor: Afida Nur Aulia
Editor: Agung S Bakti
Bagikan: