Resepsi Milad ke-109, PDA Kota Semarang Siap Perkokoh Dakwah Kemanusiaan!
SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Ribuan kader perempuan berkemajuan memadati Gedung Serba Guna Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) pada Sabtu (20/6/2026) pagi. Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Semarang menggelar Resepsi Milad ke-109 sekaligus Pengajian Akbar yang berlangsung sangat meriah.
Acara akbar ini mengusung tema strategis, yaitu Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan dengan Mewujudkan Perdamaian. Alunan merdu pertunjukan angklung dari anak-anak TK ABA 55 dan penampilan Tim Paduan Suara LKSA ‘Aisyiyah Kota Semarang sukses memukau hadirin sebagai pembuka acara.
Wali Kota Semarang yang diwakili oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) turut hadir memberikan apresiasi langsung. Selain itu, jajaran Pleno PWA Jawa Tengah, Pleno PDM Kota Semarang, serta seluruh utusan PCA dan PCM se-Kota Semarang ikut menyemarakkan momentum bersejarah ini.
Ketua PDA Kota Semarang, Aminah Kurniasih, S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa resepsi ini menjadi puncak dari rangkaian panjang kegiatan di tingkat cabang. Oleh karena itu, momentum milad ke-109 wajib menjadi bahan bakar baru dalam memperkuat dakwah kemanusiaan Aisyiyah.
“Sebelum acara puncak ini, cabang-cabang telah bergerak melaksanakan bakti sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga berbagai perlombaan. Pagi ini, kita berkumpul untuk menyatukan visi tersebut,” ujar Aminah Kurniasih di sela-sela acara yang masih berlangsung.
Geliat Ekonomi UMKM Perempuan dan Regenerasi Kader
Lebih lanjut, kemeriahan milad tidak hanya terlihat di dalam aula utama, tetapi juga di area halaman gedung. Deretan stan UMKM milik jajaran anggota Aisyiyah berdiri rapi menampilkan berbagai produk unggulan mulai dari kuliner hingga kerajinan tangan.
Kehadiran pasar rakyat ini menjadi bukti nyata bahwa dakwah kemanusiaan Aisyiyah juga menyentuh sektor pemberdayaan ekonomi perempuan. Maka dari itu, pihak PDA terus mendampingi para pelaku usaha agar mandiri secara finansial.
Aminah Kurniasih juga menekankan pentingnya pelibatan Angkatan Muda Perempuan Aisyiyah dalam kegiatan besar ini. Langkah taktis tersebut bertujuan untuk memupuk rasa kepemilikan organisasi sejak dini pada generasi muda.
“Kami merangkul angkatan muda perempuan agar tumbuh rasa memiliki terhadap Aisyiyah. Kita ingin mereka siap melanjutkan tongkat estafet perjuangan dan menjadi manusia yang bermanfaat,” tambahnya.
Perkuat Sinergi Bersama Organisasi Wanita Se-Kota Semarang
Sementara itu, jalannya pengajian akbar ini juga dihadiri oleh organisasi-organisasi wanita yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Semarang. Alhasil, kehadiran mereka mempertegas posisi Aisyiyah sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan problem sosial.
Meskipun demikian, Aisyiyah tetap fokus pada penguatan ideologi internal agar setiap pengurus di tingkat cabang maupun ranting tidak kehilangan arah gerakan. Perdamaian global harus dimulai dari penguatan dakwah yang inklusif di akar rumput.
Melalui sinergi total antara persyarikatan, pemerintah, dan masyarakat, gerakan perempuan ini optimis mampu menjawab tantangan zaman. Oleh sebab itu, Resepsi Milad ke-109 ini sukses menegaskan komitmen nyata dakwah kemanusiaan Aisyiyah demi mewujudkan tatanan sosial yang damai dan berkemajuan di Kota Semarang.