Bukti Kepercayaan ke Muhammadiyah, Lazismu Semarang Sukses Galang Donasi Miliaran dalam Satu Malam!
SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org – Momentum perayaan Milad ke-24 Lazismu Kota Semarang berbuah capaian fantastis. Melalui acara Temu Tokoh dan Kajian Tematik bertajuk Menjemput Rezeki yang Dijanjikan, lembaga amil zakat ini sukses menggalang komitmen donasi hingga miliaran rupiah dari para muzakki dalam waktu singkat.
Agenda gathering eksklusif tersebut berlangsung di Gedung Ibrahim Tower Lantai 13, Kota Semarang pada Jumat (17/7/2026) malam. Sebanyak 100 tokoh pilihan dan tamu undangan hadir memadati ruangan. Selain itu, jajaran Pleno PDM Kota Semarang, PDA Kota Semarang, hingga Wakil Wali Kota Semarang, Ir. H. Iswar Aminuddin, M.T., ikut mengapresiasi langsung agenda akbar ini.
Ketua PDM Kota Semarang, Dr. KH. Fachrur Rozi, M.Ag., menyatakan bahwa tingginya nilai donasi yang terkumpul menjadi bukti nyata kuatnya transparansi dan akuntabilitas Lazismu. Kepercayaan donatur terus meroket karena pengelolaan keuangan Lazismu selalu meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari auditor independen.
“Alhamdulillah program yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, dakwah, sosial, ekonomi, lingkungan, dan sebagainya. Setidaknya ada kurang lebih sekian miliar terkumpul dan belum lagi sedang dihitung kesanggupan-kesanggupan dari para donatur. Itu artinya masyarakat semakin percaya kepada Lazismu, apalagi kemudian hasil audit selalu menunjukkan WTP,” urai Fachrur Rozi optimis.
Pujian Wakil Wali Kota Semarang Terhadap Manajemen Muhammadiyah
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota Semarang, Ir. H. Iswar Aminuddin, M.T., melemparkan pujian tinggi terhadap kerapian sistem manajemen di tubuh Muhammadiyah. Iswar menilai Lazismu merupakan lembaga kompeten yang menjadi solusi utama bagi masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Maka dari itu, Iswar menantang Lazismu Kota Semarang untuk terus membangun komunikasi yang lebat demi mengentaskan persoalan kemiskinan. Salah satu fokus utama yang ia titipkan adalah penguatan sektor pendidikan demi mendongkrak kualitas anak-anak di Ibu Kota Jawa Tengah.
“Persoalan sosial di masyarakat kita kan masih banyak. Kita percaya bahwa manajemen yang tercipta di dalam organisasi begitu sangat rapi dengan pengelolaan yang banyak mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Peran Lazismu, yuk apalagi di Semarang, bisa membangun secara bersama-sama,” ajak Iswar Aminuddin.
Strategi Integrasi Program Demi Hasil yang Berdampak Luas
Sementara itu, Badan Pengurus Harian (BPH) Lazismu Kota Semarang, Agus Alwi Mashuri, S.Sos., M.Kom., menjelaskan bahwa acara ini mengusung misi pertanggungjawaban publik. Pihak manajemen sengaja mengemas resepsi ulang tahun ini sebagai ruang apresiasi yang menggembirakan bagi para donatur setia.
Alwi menekankan bahwa tahun ini Lazismu mengimplementasikan tema besar mengenai integrasi gerakan Muhammadiyah. Alhasil, setiap dana yang masuk akan dikelola secara taktis agar kebermanfaatannya meluas dan menyasar langsung pada hasil yang konkret di lapangan.
“Acara ini sebenarnya acara gathering kami kepada muzakki kami, kepada donatur kami, yang kami kemas sedemikian rupa di samping pertanggungjawaban kami. Kami mencoba untuk mengimplementasikan apa yang menjadi tema besar kami, integrasi menghasilkan dampak. Bersama Anda, kami akan mencoba untuk meningkatkan amanah sehingga lebih terasa,” pungkas Alwi Mashuri.
Sinergi kuat antara tokoh dan lembaga zakat ini menjadi modal berharga bagi pembangunan kota. Oleh sebab itu, capaian milad ke-24 ini sukses membuktikan bahwa komitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas Lazismu mampu melahirkan gerakan sosial yang masif dan berdampak nyata bagi warga Semarang.