Muhammadiyah Semarang Senjatai Tim Media Persyarikatan dalam Workshop Reputasi Digital
SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org– Reputasi organisasi adalah mata uang paling berharga di era digital. Riset menunjukkan 93% konsumen mempertimbangkan reputasi online sebelum bertransaksi, dan 84% pimpinan perusahaan meyakini reputasi digital adalah faktor risiko terpenting. Data ini menegaskan pentingnya branding dan citra positif bagi Muhammadiyah.
“Di tengah arus informasi yang tak terbendung, reputasi sebuah organisasi tidak lagi ditentukan di ruang rapat, melainkan di timeline media sosial, laman pencarian, dan platform digital. Di era ini, citra organisasi dapat terbangun atau hancur hanya dalam hitungan menit,” tegas Sekretaris Majelis Pustaka dan informasi (MPI) Pimpian Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang Yasykur Hisyam M, ketika ditemui muhammadiyahsemarangkota.org, Kamis (20/11/25).
Menyikapi tantangan tersebut, MPI bersama sekretariat PDM Kota Semarang mengambil langkah strategis dengan menyelenggarakan “Workshop Reputasi Digital dan Rakor Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PCM se-Kota Semarang”, pada Sabtu, 22 November 2025, mulai pukul 07.30 di Hotel Candi Indah, Jl. Dr. Wahidin No.112 Kota Semarang.
Acara vital ini mengusung tema “Sinergi Media Muhammadiyah: Membangun Reputasi dan Branding Digital dengan Pemanfaatan Kecerdasan Artificial”.
Yasykur Hisyam yang juga merupakan ketua panitia kegiatan menjelaskan, bahwa tujuan workshop dan rakor ini adalah menyamakan visi, meningkatkan kapasitas, dan menyinergikan program media di seluruh tingkatan, sehingga tercipta gerakan media Muhammadiyah yang solid dan terstruktur. Secara khusus, kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan media dan kehumasan yang relevan di era digital.
Fokus lainnya adalah membangun sinergi dan mengoordinasikan program reputasi digital branding media antara sekretariat, MPI PDM Kota Semarang dengan sekretariat serta MPI di tingkat PCM dan Ortom. Workshop ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam memproduksi konten digital yang berkualitas dan berpotensi viral.
Kunci Branding dan Konten Viral dari Para Narasumber Ahli
Sesi seminar akan menghadirkan para ahli di bidangnya. Peserta akan mendapatkan wawasan dari Hadi Santoso (Ketua MPI PDM Kota Semarang) yang membahas Urgensi Membangun Reputasi dan Branding Muhammadiyah di Ranah Digital. Materi dilanjutkan dengan Raka Manggala (Founder Brand-Customer Accelerator, Owner Kolamide.id) yang berbagi Kiat Praktis Membangun Reputasi dan Branding Muhammadiyah di Ranah Digital.
Daya tarik lainnya datang dari Abduh Imanulhaq (Manajer Online Tribunjateng.com) yang akan memberikan tips mengenai Kiat Praktis Memproduksi dan Menyebarkan Konten Digital yang Berpotensi Viral.
Selain itu, acara ini memuat sesi Sosialisasi Brand ID Visual Muhammadiyah dan Standarisasi Media. Sesi ini sangat penting untuk menyeragamkan identitas organisasi di dunia digital, mulai dari logo, template grafis, video, hingga collateral design.
Peserta juga akan mengikuti Workshop Pembuatan Konten Berita dan Copywriting dengan Bantuan AI, yang dibawakan oleh Agung S Bakti dari Kordinator Divisi Media Center MPI PDM Kota Semarang.
Fasilitas Khusus: Rompi dan ID Card Media
Untuk mendukung rencana tindak lanjut workshop ini, panitia juga akan menyiapkan fasilitas peserta berupa rompi media dan ID card tim media sebagai identitas peliputan. Fasilitas akan memudahkan personal PCM, ortom, media masjid dan UPP ketika turun lapangan untuk reportase dan produksi konten media, sekaligus memperkuat identitas mereka sebagai Tim Media Muhammadiyah.
Yasykur Hisyam menekankan harapan agar seluruh elemen Muhammadiyah di Kota Semarang yang telah diundang agar mendukung dan mengirimkan delegasi terbaiknya untuk mengikuti acara ini.
“Pendaftaran peserta ditutup hari ini, Kamis (20/11/25). Delegasi yang diundang agar segera mendaftar sebelum jam 21:00 nanti malam, untuk kami finalisasi pesertanya,” ucap Yaskur.
Adapun informasi lengkap kegiatan workshop reputasi digital dan Rakor MPI ini bisa diklik pada tautan ini.