Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Bukan Formalitas Belaka! Aksi Pimpinan Turun Gunung Serap Suara Akar Rumput

23 Februari 2026, 17:47 WIB 3 menit baca
Empat pimpinan Muhammadiyah duduk di meja depan yang dilapisi taplak hijau motif matahari, berada di depan spanduk acara Safari Ramadhan di sebuah masjid dengan dinding marmer abu-abu.
Jajaran pimpinan PDM Kota Semarang saat melakukan kunjungan ke Masjid At Taqwa Patemon, Gunungpati, untuk menyerap aspirasi jamaah dan mengoordinasikan program dakwah pada Ahad (22/2/2026).

Semarang, muhammadiyahsemarangkota.org — Pernahkah Anda membayangkan bagaimana rasanya sebuah gerakan sosial mampu menyatukan ratusan hati dalam satu meja buka bersama setiap harinya? Buktinya, antusiasme luar biasa mewarnai agenda Safari Ramadhan PDM Kota Semarang saat menyambangi PCM Gunungpati 2 pada Ahad (22/2/2026). Kehadiran jajaran pimpinan daerah di Masjid At Taqwa Patemon ini bukan sebatas kunjungan formal, melainkan langkah nyata untuk memotret langsung denyut nadi jamaah di akar rumput.

Sinergi yang terbangun antara pimpinan dan jamaah menciptakan atmosfer organisasi yang jauh lebih inklusif dan bertenaga. Alhasil, setiap masukan yang muncul dari bawah menjadi energi baru bagi pimpinan untuk merancang program yang benar-benar bermanfaat bagi umat. Pasalnya, Muhammadiyah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang lahir memiliki keterikatan batin yang kuat dengan kebutuhan riil masyarakat.

Menyerap Aspirasi Demi Kemajuan Inklusif di Gunungpati

Selanjutnya, Wakil Ketua PDM Kota Semarang, Drs. H. Nurbini, MSI., menegaskan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah untuk mempererat koordinasi terkait program dakwah. Buktinya, pimpinan daerah turun langsung untuk mendengarkan setiap harapan dan saran demi kemajuan bersama seluruh elemen umat Islam di Semarang. Tokoh pendidikan ini melihat potensi SDM di Gunungpati sangat luar biasa karena letaknya yang bersinggungan langsung dengan kawasan kampus.

Nurbini menjelaskan bahwa sinkronisasi program sangat penting agar gerakan di tingkat daerah dan cabang bisa berjalan beriringan secara efektif.

“Tujuan dari informasi ini adalah untuk koordinasi berkaitan dengan kegiatan sehingga bisa bersinergi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang,” tutur Nurbini saat menyapa jamaah.

Dampaknya, setiap ide segar dari jamaah akan menjadi bahan evaluasi penting untuk menciptakan dakwah yang menggembirakan bagi semua kalangan. Ternyata, konsep pelayanan yang menyenangkan terbukti mampu membuat masjid selalu ramai oleh kehadiran sekitar 250 jamaah setiap harinya.

Back to Masjid: Mengalirkan Kebaikan Hingga Pelosok Cabang

Kemudian, acara semakin terasa bermakna dengan adanya penyaluran dana program “Ramadhan Back to Masjid” yang didukung penuh oleh Lazismu. Buktinya, bantuan ini menjadi stimulan penting bagi pengurus masjid untuk terus meningkatkan fasilitas dan pelayanan ibadah bagi masyarakat sekitar. Sang Ketua PCM Gunungpati 2, Kasmui, menyambut hangat bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian nyata dari pimpinan pusat kota kepada cabangnya.

Kasmui memaparkan bahwa kunci keramaian masjid di wilayahnya terletak pada pendekatan dakwah yang luwes dan tidak memberatkan jamaah.

“Konsepnya kita tidak memaksa orang, yang penting jamaah senang dan meramaikan masjid,” ungkap Kasmui dengan nada penuh syukur.

Akhirnya, Safari Ramadhan ini membuktikan bahwa kekuatan Muhammadiyah terletak pada komunikasi yang jujur antara pimpinan dan anggotanya. Sejatinya, keberhasilan sebuah gerakan bukan hanya dilihat dari kemegahan bangunannya, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh umat secara luas. Mari kita jaga semangat kebersamaan ini agar cahaya hidayah dari masjid terus terpancar sepanjang bulan suci!

Baca Juga :

Menjemput Berkah, Safari Ramadhan PDM Kota Semarang Perkuat Sinergi di Akar Rumput

Kado Ramadhan 2026: Aksi Nyata Turba PDM Kota Semarang di Semarang Barat

Kontributor: Tim MPI PDM Semarang
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: