Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Tapak Suci Putera Muhammadiyah Semarang Borong 18 Emas di Udinus Cup 2026

10 Februari 2026, 20:40 WIB 3 menit baca
Kontingen Tapak Suci Putera Muhammadiyah Semarang merayakan gelar Juara Umum di Udinus Tugu Muda Championship 2026.
Para atlet dan pelatih TSPM Pimda 062 Kota Semarang berfoto bersama trofi Juara Umum 1 Pra Remaja dan Juara Umum 2 Remaja usai berlaga di Udinus Tugu Muda Championship 2026.

SEMARANG TENGAH, muhammadiyahsemarangkota.org – Prestasi gemilang kembali ditorehkan kontingen Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang sukses mendominasi podium dalam ajang Udinus Tugu Muda Championship 2026. Berlangsung di GOR Satria Hasanuddin pada (6-7/02/26), para pendekar muda ini tampil perkasa menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah.

Kemenangan besar ini bukan sekadar angka di atas kertas. Sebaliknya, raihan tersebut menjadi bukti nyata bahwa regenerasi atlet silat berprestasi Semarang kini semakin solid. Keberhasilan ini sekaligus mengukuhkan posisi TSPM Pimda 62 Kota Semarang sebagai kawah candradimuka bagi bibit-bibit unggul bela diri.

Dominasi Tanpa Lawan di Kategori Pra Remaja

Sejak hari pertama kompetisi dimulai, atmosfer kemenangan sudah terasa di kubu kontingen. Para atlet menunjukkan teknik yang matang dan ketenangan luar biasa. Hasilnya, mereka sukses mengamankan gelar Juara Umum Tapak Suci Semarang untuk kategori Pra Remaja dengan selisih poin yang cukup jauh.

Selain itu, berdasarkan data Hasil Kejuaraan Silat Udinus 2026, semangat juang para pesilat tetap membara pada kelas yang lebih tinggi. Mereka berhasil membawa pulang trofi Juara Umum 2 Kategori Remaja. Tak hanya itu, panitia juga menobatkan tim ini sebagai Juara Favorit secara keseluruhan karena sportivitas dan penampilan yang memukau.

Hujan Medali dari Tangan Pendekar Muda

Secara keseluruhan, kontingen kebanggaan warga Semarang ini mengumpulkan total 45 medali. Perolehan tersebut terdiri dari 18 medali emas, 10 perak, dan 17 perunggu. Nama-nama seperti Vania Chairunisa, Naura Azza Prianindi, dan Muhammad Arfan Alfarizqi menjadi bagian dari barisan pemenang yang mengharumkan nama Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

Setiap medali emas yang melingkar di leher atlet merupakan buah dari disiplin latihan yang sangat ketat. Freya Diandra Suprapto, Muhammad Al Ghozali Prakoso, dan rekan-rekan setimnya membuktikan bahwa teknik tinggi adalah kunci kemenangan. Mereka mampu mengeksekusi serangan dan bantingan dengan akurasi yang luar biasa di atas matras.

“Prestasi ini merupakan kabar baik bagi TSPM Pimda 062 Kota Semarang. Oleh karena itu, kami berharap para atlet tetap menjaga semangat konsistensi mereka untuk meraih juara pada event-event besar berikutnya,” ungkap Komarudin, pelatih tim, dengan nada penuh rasa bangga.

Investasi Karakter Melalui Pencak Silat

Lebih dari sekadar mengejar medali, kemenangan dalam balutan seragam merah kuning ini memberikan dampak besar bagi perkembangan karakter. Melalui ajang ini, para atlet muda belajar tentang arti kerja keras serta cara mengelola tekanan di bawah sorot lampu gelanggang yang panas.

Keberhasilan di Udinus Tugu Muda Championship 2026 diharapkan menjadi batu loncatan bagi para pendekar seperti Nada Nadhifa, Adzra Azalea, hingga Refitrine Zakiya. Dengan doa dan usaha yang sungguh-sungguh, mereka membuktikan bahwa tidak ada puncak yang terlalu tinggi untuk didaki. Mari kita nantikan prestasi gemilang berikutnya dari para penjaga tradisi bela diri bangsa ini.

Baca juga :

Guncang GOR USM! Tapak Suci Semarang Panen Medali dan Sabet Piala Juara Umum

Borong Medali di Seleksi Popda, Tapak Suci Kota Semarang Siap Jadi Tulang Punggung di Porprov

Kontributor: Yasykur
Editor: Adib Abyan Alb
Bagikan: