Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

Terbongkar! Rahasia Kekuatan Baru Pelajar Muhammadiyah Semarang.

21 Juli 2025, 18:36 WIB 3 menit baca
Terbongkar! Rahasia Kekuatan Baru Pelajar Muhammadiyah Semarang.

TEMBALANG_muhammadiyahsemarangkota.org- “Aku mau mulai hari ini!” Kalimat sederhana dari M. Fadhlan Kholid, Duta GenRe Jawa Tengah 2024, sukses menyulut semangat 150 pelajar baru Muhammadiyah di Kota Semarang. Momen berharga ini terjadi dalam Pembukaan Fortasi 2025 dan Dialog Pelajar pada Sabtu, (12/07/2025), di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang.

Fortasi tahun ini bukan sekadar ajang perkenalan, melainkan ajakan untuk bertransformasi menjadi pelajar yang beriman, berilmu, dan tangguh menghadapi tantangan zaman, seperti yang ditekankan dalam tema “Fortasi Beraksi: Dari Ta’aruf Menuju Transformasi Pelajar Islami.”

Pembukaan Fortasi ini dihadiri banyak tokoh penting, seperti Dr. Bambang Pramusinto dari Dinas Pendidikan yang mewakili Wali Kota Semarang, H. Jumadi dari PDM Kota Semarang, Bapak Sutomo Ketua Dikdasmen, serta para kepala sekolah dan pengurus PR IPM se-Kota Semarang. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kuat membimbing generasi muda Muhammadiyah.

Fortasi Beraksi: Ngebut Menuju Pelajar Transformatif

H. Jumadi, perwakilan PDM Kota Semarang dan Pembina Ortom, menyambut hangat siswa-siswi baru, berpesan bahwa sekolah adalah “rumah kedua” mereka untuk belajar dan berkembang.

“Kalian sekarang harapan masa depan, penerus perjuangan Muhammadiyah,” tegas Jumadi, sekaligus menitipkan pesan kepada PD IPM agar membimbing adik-adik dalam Fortasi, memastikan adaptasi dan pertumbuhan lancar demi pelajar yang unggul dalam iman, ilmu, dan akhlak.

Prosesi Pembukaan Fortasi tahun 2025 dilakukan secara simbolis oleh Dr. Bambang Pramusinto dari Dinas Pendidikan yang mewakili Wali Kota Semarang, didampingi H. Jumadi (Wakil Ketua PDM Kota Semarang) di sisi kiri, Drs. Sutomo, A.Md., MM. (Majelis Dikdasmen & PNF) di sisi kanan, serta segenap pimpinan organisasi otonom (ortom) lainnya. (Foto: Rahma)

Misi besar Fortasi 2025 adalah menjadi jembatan perkenalan awal menuju perubahan diri signifikan, mencetak pelajar Muhammadiyah yang menguasai ilmu agama, umum, serta bermental baja.

Rahma Nurmalita, Ketua PD IPM Kota Semarang, menegaskan sekolah adalah “ruang untuk mengenal diri dan orang lain.” Ia ingin setiap peserta didik menyadari bahwa menjadi pelajar itu bermakna sangat dalam.

“Kamu akan tahu bahwa menjadi pelajar bukan sekadar hadir, tetapi berarti,” pesannya, menekankan peran aktif dan kontribusi nyata, membentuk pelajar transformatif yang cerdas, peka isu sosial, dan punya jati diri kuat.

“Speak Up, Show Up”: Saatnya Pelajar Bersuara, Negeri Mendengar

Setelah pembukaan, acara berlanjut ke sesi Dialog Pelajar. Mengusung tema “Speak Up, Show Up: Pelajar Bersuara, Negeri Mendengar,” sesi ini jadi platform bagi pelajar menyuarakan aspirasi. M. Fadhlan Kholid, Duta GenRe Jawa Tengah 2024, mengajak pelajar berani menyampaikan pendapat santun dan aktif berkontribusi.

Momen foto bersama dengan M. Fadhlan Kholid, Duta GenRe Jawa Tengah 2024, dan seluruh peserta Pembukaan Fortasi 2025. (Foto: Rahma)

“Jangan anggap sepele satu suara yang jujur. Perubahan besar memang butuh waktu, tetapi selalu dimulai dari seseorang yang cukup peduli untuk berkata: ‘Aku mau mulai hari ini,’” tegasnya.

Kegiatan ini berlangsung lancar dan penuh antusiasme, menjadi bekal penting bagi siswa-siswi baru. Harapannya, mereka menjadi agen perubahan yang siap berkontribusi bagi bangsa dan umat.

Fortasi 2025 menanamkan semangat bahwa setiap pelajar punya peran krusial membentuk masa depan lebih baik. Mari bersama mendukung pelajar Muhammadiyah agar terus berkembang, berani bersuara, dan menggerakkan transformasi positif.

Kontributor: Rahma Nurma
Editor: Riki Apr
Bagikan: