Cari Konten

Live search akan muncul saat mengetik. Klik tombol Cari untuk melihat seluruh hasil pencarian.

SMP Muhammadiyah 1 Semarang Kemas Isra Mi’raj Jadi Ajang Kompetisi dan Pengajian Inspiratif

20 Januari 2026, 18:27 WIB 3 menit baca
Ratusan siswa dan siswi SMP Muhammadiyah 1 Semarang duduk dengan tertib di atas karpet hijau Masjid At-Taqwa Indraprasta, mendengarkan tausiyah dari seorang ustaz yang berdiri di sisi kiri ruangan
Membangun generasi berakhlak: Suasana puncak peringatan Isra Mi’raj SMP Muhammadiyah 1 Semarang di Masjid At-Taqwa Indraprasta (15/01/2026). Selain kompetisi Ismuba, para siswa mendapatkan tausiyah mendalam dari Ustadz Arifin, S.Ag., mengenai sejarah perjalanan suci Rasulullah SAW dan pentingnya meneladani sikap pantang menyerah dalam menghadapi tantangan hidup

Semarang, muhammadiyahsemarangkota.org — Suasana SMP Muhammadiyah 1 Semarang mendadak riuh dengan semangat kompetisi yang positif selama dua hari terakhir. Para siswa tidak hanya duduk mendengarkan ceramah, tetapi mereka aktif mengasah bakat keagamaan dalam rangka memperingati perjalanan suci Rasulullah. Pasalnya, sekolah ini baru saja merampungkan rangkaian kegiatan Isra Mi’raj di sekolah yang berlangsung meriah pada Rabu hingga Kamis (14-15 Januari 2026).

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Semarang, Suryotomo, S.Pd., memantau langsung jalannya acara yang bertujuan membangun kemandirian siswa tersebut. Pengurus sekolah merancang kegiatan ini agar para murid bisa memetik pelajaran berharga tentang kesabaran dalam menghadapi tantangan hidup. Oleh karena itu, momen peringatan tahun ini tampil beda dengan memadukan unsur edukasi, kompetisi, dan penguatan spiritual.

Adu Bakat dalam Kompetisi Ismuba yang Menantang

Selanjutnya, hari pertama perayaan fokus pada berbagai cabang Lomba Ismuba yang mencakup Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab.

Para siswa kelas 7 hingga 9 saling pamer keahlian, mulai dari Lomba Cerdas Cermat (LCC) Islami hingga Lomba Video Pendek Kreatif yang sangat kekinian.

Bahkan, kompetisi Adzan serta gerakan shalat berjamaah menjadi ajang pembuktian kualitas ibadah harian mereka.

Persaingan ketat ini menghasilkan deretan jawara, seperti kelas 7C yang sukses menyabet juara LCC dan Arjun (9C) yang memukau juri dalam lomba Adzan.

Maka dari itu, sekolah memberikan apresiasi tinggi berupa hadiah menarik saat puncak acara sebagai bentuk dukungan atas kreativitas siswa.Dampaknya, motivasi belajar ilmu agama pun meningkat drastis melalui metode lomba yang menyenangkan seperti ini.

Lantunan Ayat Suci dan Tausiyah Mendalam di Masjid At-Taqwa

Selain itu, puncak kegiatan berpindah ke Masjid At-Taqwa Indraprasta dengan suasana yang lebih khidmat namun tetap semarak.

Penampilan grup Rebana serta kelompok Tahfidz sekolah membuka acara dengan lantunan ayat suci yang menyejukkan hati.
Kemudian, Ustadz Arifin, S.Ag., hadir sebagai narasumber utama yang mengupas tuntas proses perjalanan Isra Mi’raj dari sisi sejarah dan akidah.

Sosok pendidik agama tersebut menjelaskan secara terperinci setiap tahapan perjalanan Nabi Muhammad SAW menghadap Sang Pencipta.

Para siswa nampak antusias mendengarkan setiap pemaparan, terutama saat membahas latar belakang peristiwa agung tersebut. Ternyata, metode penyampaian yang interaktif membuat materi sejarah yang berat menjadi lebih mudah mereka pahami.

Meneladani Kesabaran Nabi di Tahun Kesedihan

Akhirnya, Suryotomo, S.Pd., memberikan pesan penutup yang sangat menyentuh mengenai pentingnya meneladani sikap Nabi Muhammad SAW.

Pemimpin sekolah ini mengingatkan jamaah bahwa Isra Mi’raj terjadi pada masa Amul Huzni atau tahun kesedihan bagi Rasulullah.

Ternyata, di balik setiap kesulitan yang berat, Allah selalu menjanjikan kemudahan serta jawaban atas doa setiap hamba-Nya.Suryotomo berharap setiap siswa mampu menerapkan sifat pantang menyerah dalam menghadapi kesulitan belajar maupun tantangan zaman.

Sebab, kekuatan iman dan ketaatan menjadi modal utama bagi generasi muda Muhammadiyah untuk terus maju.Mari Sahabat, kita jadikan semangat Isra Mi’raj ini sebagai pengingat untuk selalu berserah diri hanya kepada-Nya di setiap langkah kehidupan.

Kontributor: Arif
Editor: Rizqi Aulia
Bagikan: