Bersih Hati, Bersih Masjid: Aksi PRM Bringin Sambut Ramadan di Ngaliyan
NGALIYAN, muhammadiyahsemarangkota.org – Semburat jingga baru saja memudar dari langit Ngaliyan. Cahaya keemasan mulai menyelinap melalui celah ventilasi Masjid At-Taqwa, Wates. Di atas kubah perak, sisa embun pagi menguap perlahan saat kehangatan matahari mulai memeluk kawasan tersebut. Keheningan ruang utama masjid tiba-tiba pecah oleh deru mesin penyedot debu dan aroma sabun yang segar.
Di tengah kesibukan itu, dua belas pria bergerak dengan ritme yang teratur. Mereka adalah pasukan relawan dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bringin. Tanpa seragam mentereng atau papan nama, mereka membawa misi yang sangat mulia. Para relawan ini ingin memastikan rumah Tuhan dalam kondisi terbaik untuk menyambut jemaah pada Bulan Suci Ramadan mendatang.
Konsistensi Tim BBMMu dari Bringin
Masjid At-Taqwa bukan menjadi persinggahan pertama bagi mereka. Tim Bersih-Bersih Masjid Muhammadiyah (BBMMu) bentukan PRM Bringin mencatat tempat ini sebagai lokasi ke-19 dalam agenda pengabdian mereka. Angka tersebut membuktikan konsistensi dan militansi anggota Muhammadiyah dalam berkhidmat untuk umat.
Sosok Tri Wardana (57) menjadi ruh utama di barisan depan gerakan ini. Rambutnya yang mulai memutih tampak bersaing dengan putihnya busa sabun yang ia gosokkan ke lantai. Di bawah komandonya, PRM Bringin bertransformasi menjadi unit “penyelamat” kenyamanan jemaah masjid.
“Kami memiliki tujuan utama agar jemaah merasa nyaman saat beribadah di masjid,” tutur Tri dengan suara stabil meski peluh membanjiri keningnya.
Sinergi Kuat Lintas Generasi
Menariknya, pasukan dari Bringin ini tidak bekerja sendirian. Kedatangan mereka memicu gelombang semangat bagi warga lokal dan takmir masjid. Para pemuda setempat seolah tertular energi positif yang sama untuk ikut terjun langsung.
Beberapa pemuda dengan sigap bahu-membahu menurunkan kipas angin yang semula kusam tertutup debu tebal. Mereka mengelap bilah-bilah besi hingga kembali mengkilap seperti baru. Sementara itu, di sudut tempat wudu, para remaja masjid berlutut menyikat kerak kapur yang membandel hingga porselen kembali putih bersih.
Kolaborasi lintas usia ini menciptakan pemandangan yang mengharukan. Kebijaksanaan takmir senior menyatu dengan strategi PRM Bringin dan tenaga segar para pemuda. Mereka semua melebur dalam satu tujuan, yakni menjemput keberkahan Ramadan melalui kebersihan lingkungan masjid.
Kebersamaan yang Menenangkan
Kini, karpet yang semula beraroma lembap telah menebarkan wangi mawar yang menyegarkan. Proses pembersihan menggunakan vacuum dan pewangi memberikan sentuhan kenyamanan ekstra. Saat matahari tepat berada di puncak kepala, tugas besar tim relawan pun akhirnya rampung.
Rasa lelah para relawan segera terbayar dengan momen kebersamaan di teras masjid yang kini sudah bersih. Takmir masjid menyuguhkan nasi ayam sebagai jamuan siang yang nikmat. Aroma rempah dan sambal yang menggugah selera menjadi pelengkap sempurna setelah mereka bekerja keras selama berjam-jam.
PRM Bringin telah sukses menuntaskan misi ke-19 mereka dengan sangat baik. Di balik kesyahduan salat tarawih yang akan segera tiba, terdapat jejak tangan para relawan yang tulus. Pengabdian yang senyap ini memastikan setiap jemaah dapat bersujud dengan tenang dan khusyuk.
Baca juga :
Tim Bersih-Bersih Masjid PRM Bringin Perluas Jangkauan ke Seluruh Kota Semarang
Mau Spiritual Healing? Yuk Ikut Aksi Bersih-Bersih Masjid Bersama BBM-MU PRM Bringin!