Kado Ramadhan 2026: Aksi Nyata Turba PDM Kota Semarang di Semarang Barat
SEMARANG BARAT, muhammadiyahsemarangkota.org – Senyum bahagia para guru dan pengurus masjid merekah saat rombongan Turba PDM Kota Semarang hadir membawa paket bantuan filantropi di wilayah Semarang Barat pada Selasa (22/02/26). Pertemuan yang berlangsung di SMP Muhammadiyah 4 Semarang ini bukan sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan wujud nyata kepedulian pimpinan terhadap akar rumput.
Jajaran pimpinan daerah hadir untuk memperkuat Sinergi Muhammadiyah Semarang melalui dialog terbuka. Dr. H. AM. Jumai bersama Drs. H. Danusiri memimpin langsung jalannya evaluasi program kerja yang sedang berjalan di tingkat cabang dan ranting.
Digitalisasi dan Tantangan Guru di Lapangan
Salah satu poin krusial yang mengemuka dalam diskusi adalah implementasi Digitalisasi SatuMu. Program ini bertujuan merapikan data keanggotaan secara nasional, namun pengurus di lapangan masih menemui beberapa kendala teknis terkait verifikasi dan biaya administrasi.
“Kami ingin memastikan sistem digital ini mempermudah, bukan justru menghambat gerak para pejuang di ranting. Pendampingan teknis akan terus kami optimalkan agar data warga Muhammadiyah terintegrasi dengan sempurna,” tegas Dr. H. AM. Jumai di sela-sela penyerapan aspirasi.
Selain masalah data, kesejahteraan pendidik juga menjadi prioritas dalam agenda Pemberdayaan PCM Semarang Barat agar kualitas pendidikan tetap terjaga. PDM berkomitmen mencari solusi atas beban administrasi yang selama ini dirasakan oleh para guru sekolah Muhammadiyah.
Lazismu Tebar Manfaat Jelang Ramadan
Suasana semakin hangat saat Program Lazismu Kota Semarang mulai menyalurkan bantuan finansial secara simbolis. Melalui semangat berbagi, Lazismu menyerahkan dana Kado Ramadhan 2026 senilai Rp11 juta untuk membantu masyarakat menyambut bulan suci dengan lebih tenang.
Selain itu, Lazismu juga menyalurkan program Peduli Guru sebesar Rp14 juta. Bantuan ini menjadi angin segar bagi para pengajar yang selama ini berkhidmat dengan penuh dedikasi.
“Bantuan ini adalah bentuk apresiasi kami untuk para guru dan masjid. Kami berharap dukungan ini mampu memicu semangat baru dalam mengelola dakwah di wilayah Semarang Barat,” ujar H. Sarmadi, M.Ag, saat menyerahkan simbolis bantuan.
Inovasi Dakwah di Era Digital
Menariknya, beberapa sekolah seperti SMP Muhammadiyah 9 mulai menunjukkan taringnya dalam promosi digital. Mereka aktif menggunakan platform TikTok dan Instagram untuk menjangkau calon siswa baru secara kreatif. Langkah ini membuktikan bahwa Muhammadiyah terus bertransformasi menjadi organisasi yang modern dan adaptif.
Sebagai penutup, PDM Kota Semarang kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah. Melalui kegiatan Turba PDM Kota Semarang ini, persyarikatan ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil selalu berpijak pada kepentingan umat dan kemajuan kota.
Baca juga :
Satu Malam di Kediaman Wali Kota: Ada Pesan Langit Mengubah Cara Pandang Puasa
5 Ciri-Ciri Orang Bertakwa: Apakah Puasa Kita Sudah Berhasil?